Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kabinet Prabowo Makin Gemuk, Ekonom Sebut Reshuffle Justru Tambah Beban APBN
Ekonomi Bisnis

Kabinet Prabowo Makin Gemuk, Ekonom Sebut Reshuffle Justru Tambah Beban APBN

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 27, 2026 7:05 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Presiden Prabowo Subianto melantik enam anggota kabinet baru di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: Youtube/Setpres)
Presiden Prabowo Subianto melantik enam anggota kabinet baru di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: Youtube/Setpres)
SHARE

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat menyoroti, penambahan struktur jabatan pemerintah di tengah efisiensi anggaran. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperkirakan, akan kembali menanggung beban berat.

Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan alias reshuffle, dengan melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan Hasan Nasbi menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Pemerintah terus berbicara efisiensi anggaran, tetapi struktur jabatan justru bertambah. Apakah reshuffle ini menjawab kebutuhan rakyat, atau hanya menjawab kebutuhan politik kekuasaan?”

ujar Achmad dalam keterangannya Senin, 27 April 2026.

Achmad menilai, reshuffle yang menambah jabatan di tengah tekanan fiskal bukan tanda efisiensi, melainkan penambahan beban. Ia mencontohkan, bila dalam sebuah keluarga sedang menghadapi keuangan seret, keputusan rasional adalah memangkas belanja tidak penting, menata ulang prioritas, dan memastikan setiap pengeluaran memberi manfaat langsung. 

Namun, bila keluarga tersebut justru menambah sopir, menambah konsultan rumah tangga, dan membeli meja rapat baru. Maka masalahnya bukan lagi soal uang, tetapi soal nalar pengelolaan. 

Begitu pula negara. Saat APBN sedang ketat, jabatan baru harus diuji dengan pertanyaan keras: urgensinya apa, biayanya berapa, kewenangannya di mana, dan indikator keberhasilannya apa?”

tuturnya.

Ia menjelaskan, APBN 2026 disepakati dengan belanja negara sebesar Rp3.842,7 triliun dan pendapatan negara Rp3.153,6 triliun. Kemudian defisit dipatok sebesar Rp689,1 triliun atau setara 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan penerimaan pajak ditargetkan sebesar Rp2.693 triliun. 

Dengan postur seperti ini, negara sedang memikul target penerimaan yang berat sambil tetap membiayai belanja prioritas yang mahal,”

tuturnya.

Urgensi Penambahan Kabinet Dipertanyakan

Achmad mempertanyakan, apakah penambahan Wamenko Pangan benar-benar menyelesaikan persoalan pangan, atau sekadar menambah lapisan koordinasi. Memang pangan merupakan persoalan strategis, namun penambahan jabatan Wamenko Pangan sulit diterima publik. 

Ia menyatakan, masalah pangan Indonesia bukan semata karena kekurangan pejabat. Namun, permasalahan ada pada distribusi, ketergantungan impor, hingga lemahnya pengawasan rantai pasok.

Masalahnya ada pada akurasi data produksi, distribusi yang mahal, tata niaga yang panjang, ketergantungan impor pada komoditas tertentu, pupuk yang kerap terlambat, dan lemahnya pengawasan rantai pasok. Bila akar masalahnya berada di lapangan, menambah kursi di level koordinasi belum tentu mempercepat solusi,”

tegasnya.

Begitu pula dengan Penasihat Komunikasi Presiden sebab, saat ini pemerintah sudah memiliki Badan Komunikasi Pemerintah. Bahkan, sudah ada perangkat komunikasi kementerian, juru bicara, staf khusus, dan kanal resmi Istana. 

Jika setelah semua itu masih perlu penasihat khusus komunikasi, publik wajar bertanya: yang kurang orangnya, atau yang kurang konsistensi kebijakannya? Komunikasi pemerintah bukan sekadar seni menjelaskan, ia adalah cermin dari kualitas kebijakan. Kebijakan yang jelas akan lebih mudah dijelaskan, kebijakan yang berubah ubah akan sulit dibela sebanyak apapun penasihat komunikasinya,”

tekannya.

Achmad menuturkan, pemborosan fiskal sering tidak dimulai dari satu angka raksasa, namun dari banyak tambahan kecil yang dianggap wajar. Pasalnya, satu jabatan membawa gaji, tunjangan, fasilitas, staf pendukung, perjalanan dinas, rapat koordinasi, dan konsekuensi birokrasi. 

Yang lebih mahal lagi adalah pesan moralnya rakyat diminta hemat, negara menambah kursi. Reshuffle semestinya menjadi alat koreksi, bukan alat akomodasi, bila ada pejabat gagal, evaluasi secara terbuka. Bila ada lembaga tumpang tindih, rampingkan,”

imbuhnya.
Tag:APBNEfisiensifiskalKabinet Gemukpenghematan anggaranprabowoReshuffle Kabinet
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Kereta Api
Nasional

RI Makin Dekat Stop Impor BBM? B50 Siap Diterapkan Nasional Setelah Uji Kereta

Indonesia terus melakukan percepatan implementasi biodiesel B50, yakni campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar pada sektor perkeretaapian. Program ini, menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. (Sumber: Youtube/Setpres)
Nasional

Baru Dilantik, Jumhur Hidayat Didesak Evaluasi Total Izin dan Perkuat Penegakan Hukum

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) meminta adanya perubahan kebijakan saat Mohammad Jumhur Hidayat ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan (KLH/BPLH).  Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Boy Even Sembiring mengatakan, selama…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
4 Min Read
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
Politik

Usulan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Pengamat: Atasi Korupsi dan Kaderisasi Mandek

Merujuk kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga itu mengusulkan masa jabatan ketua umum partai politik dibatasi maksimal dua periode kepengurusan. Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai usulan…

By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ekonomi Bisnis

Purbaya Keluarkan Aturan Baru, Negara Kini Bisa Pakai Aset Sitaan Tanpa Izin

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan aturan baru, terkait pengurusan piutang negara.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Gambar ilustrasi saham
Ekonomi Bisnis

(Part I) Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo: Beban Baru Kejar Ilusi 8 Persen

Demi mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 perihal penguatan ekonomi kerakyatan,…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 jam lalu
Noer Fajrieansyah, Direktur Transformasi & Pengembangan Usaha PT Bank Mandiri Taspen (Mantap). (Sumber: Dok. Bank Mantap)
Ekonomi Bisnis

Suami Menkomdigi Meutya Hafid, Noer Fajrieansyah Ditunjuk Jadi Direktur Bank Mantap

Suami dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, yakni Noer Fajrieansyah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
7 jam lalu
Pengeboran sumur BNG-079 di Struktur Benuang, Lapangan Adera, Sumatera Selatan. (Sumber: Dok. Pertamina Drilling)
Ekonomi Bisnis

Pertamina Drilling Andalkan Walking Rig, Sumur BNG-079 Rampung Cepat 38 Hari

Kinerja sektor hulu minyak dan gas kembali menunjukkan tren positif. Pengeboran sumur…

dusep-malik
By
Dusep
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up