Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Survei Kepuasan Prabowo Tembus 72,2 Persen, Kok Bisa di Tengah Banyak Persoalan?

Kondisi saat ini banyak persoalan yang bermunculan dari rupiah anjlok, harga bahan pokok naik, MBG semrawut, dan BGN terseret masalah hukum.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang (kiri) usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026)
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang (kiri) usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hma/YU)

Hasil riset terbaru survei Poltracking Indonesia yang merilis kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menuai sorotan. Versi Poltracking, kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran mencapai 72,2 persen.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga ikut menyoroti hasil survei itu. Menurut dia, jika banyak pertanyaan terkait survei Poltracking dinilai wajar.

Banyak dipertanyakan publik, hal itu wajar karena hasil survei, apalagi berkaitan dengan pendapat umum, memang tidak statis. Umumnya hasil survei sangat dinamis mengikuti perkembangan isu yang berkembang,”

kata Jamil, sapaan akrabnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Rupiah Anjlok, MBG Semrawut

Jamil menyinggung kondisi saat ini banyak persoalan yang bermunculan. Selain rupiah anjlok, harga bahan pokok naik, program Makan Bergizi Gratis (MBG) semrawut, petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) terseret masalah hukum, hingga terbaru yakni kenaikan harga BBM non subsidi Pertamax.

Iklan

Menurut dia, isu-isu itu diperkirakan bakal memengaruhi kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo.

Hal ini kiranya yang membuat publik mempertanyakan tingginya kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran yang dirilis Poltracking,” .

jelas Jamil.

Menurut dia, hal itu wajar karena namanya pendapat umum memang selalu naik turun.

Naik bila isu yang muncul positif, namun akan menjadi negatif bila isu yang muncul juga negatif,”

lanjut eks Dekan FIKOM IISIP itu.

Dengan demikian, ia mengingatkan hasil survei Poltracking itu hanya berlaku saat penelitian berlangsung. Sebab, tak ada hasil survei pendapat umum yang bertahan lama.

Karena itu, pengguna hasil survei harus bijak menggunakannya agar tidak sesat,”

sebut Jamil.

Responden Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Sebelumnya, Poltracking Indonesia merilis hasil riset yang dilakukan pada 11-17 Mei 2026. Temuan Poltracking, menunjukkan 72,2 persen responden puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Yang sangat puas terhadap kinerja pemerintah ada di 6,2 persen. Kemudian, yang cukup puas ada di 66 persen. Kalau ditotal angka keseluruhan ada di angka 72,2 persen,”

kata Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi secara virtual, Kamis, 4 Juni 2026.

Survei terbaru Poltracking itu menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei yang dilibatkan 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen. Tingkat kepercayaan terhadap survei 95 persen.

Proses wawancara dilakukan secara tatap muka langsung dalam kurun waktu 11-17 Mei 2026.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.