Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Idrus Marham Kritik Etika Tiyo Ardianto, Penceramah: Kalau Korupsi Pantas Apa Tidak?

Kritik serupa datang dari penceramah kondang Ustadz Hilmi Firdausi yang pertanyakan konsistensi Idrus mengenai kepantasan dan etika publik.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. (Dokumentasi: owrite)
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. (Dokumentasi: owrite)

Kritik Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham terhadap mantan Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, justru memicu gelombang serangan balik di media sosial. 

Alih-alih memperdebatkan substansi kritik Tiyo terhadap Presiden Prabowo Subianto, sebagian publik mempertanyakan legitimasi Idrus berbicara soal moral dan etika, karena rekam jejak kasus korupsi yang pernah menjeratnya.

Polemik bermula ketika Idrus menyoroti cara bertutur Tiyo dalam video kritiknya terhadap Presiden Prabowo. Namun pernyataan tersebut segera mendapat respons keras dari berbagai kalangan, yang menilai kritik etika itu datang dari sosok yang pernah tersandung kasus korupsi saat menjabat Menteri Sosial.

Iklan

Sindiran Komedian

Komedian sekaligus pemerhati politik, Sammy Notaslimboy menjadi salah satu yang melontarkan sindiran tajam terhadap pernyataan Idrus.

Seorang koruptor ngomongin moral seorang aktivis dalam berkata-kata. ‘Mau jadi apa bangsa ini, katanya menanggapi cara bertutur Tyo,”

tulis Sammy di media sosial X pribadinya yang dikutip, Minggu, 14 Juni 2026.

Menurutnya, situasi tersebut menghadirkan ironi di ruang publik karena perdebatan mengenai etika justru muncul dari figur yang pernah terlibat perkara korupsi.

Kelucuan yang tragis to the max. Real implementation dari lirik lagu ‘Bento’ Khotbah soal moral, ngomong keadilan, sarapan pagi,”

sambungnya.

Komentar Idrus Tak Pantas Secara Etika

Kritik serupa datang dari penceramah kondang Ustadz Hilmi Firdausi. Ia mempertanyakan konsistensi Idrus dalam berbicara mengenai kepantasan dan etika publik.

Kalau korupsi yang bapak lakukan dulu itu tindakan pantas apa tdk pak?”

Tulis Ustadz Hilmi.

Penceramah muda ini juga menilai, standar etika seharusnya diterapkan secara konsisten kepada semua pihak, termasuk kepada pejabat negara dan pemimpin politik.

Btw, bicara masalah etika dan kepantasan, seharusnya anda menasihati juga Presiden utk berhati-hati ketika berpidato di depan publik,”

tegasnya.

Polemik tersebut memperlihatkan bagaimana isu etika politik masih menjadi perdebatan sensitif di tengah masyarakat. Kritik Idrus terhadap Tiyo yang awalnya ditujukan untuk menyoroti cara penyampaian kritik kepada Presiden, justru berbalik menjadi sorotan terhadap rekam jejak politik Idrus sendiri.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.