Fenomena berubahnya sikap sejumlah tokoh politik setelah bergabung ke lingkar kekuasaan kembali menjadi perbincangan.
Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) Islah Bahrawi menilai ada perbedaan mendasar antara loyalis yang sejak awal mendukung Prabowo Subianto, dengan tokoh-tokoh yang dahulu dikenal sebagai pengkritik keras, namun kini justru menjadi pembela paling vokal pemerintahan.
Menurut Islah, tokoh-tokoh seperti Fahri Hamzah dan Fadli Zon memiliki legitimasi politik untuk berada di lingkar kekuasaan karena mendampingi Prabowo sejak masih berada di luar pemerintahan.







