Posisi politik PDI Perjuangan yang tetap berada di luar pemerintahan menjadi sorotan setelah sejumlah partai koalisi melontarkan kritik terhadap sikap partai tersebut.
Namun alih-alih melunak, PDIP justru menegaskan bahwa peran partai politik tidak semata-mata menjadi pendukung pemerintah, melainkan juga memberikan pengawasan dan kritik ketika kebijakan dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyebut demokrasi membutuhkan partai yang berani menyampaikan kritik, bukan sekadar menjadi pendukung yang terus memuji penguasa.
Banyak yang belum tahu, justru sikap seperti PDIP inilah yang diperlukan, bukan hanya sekedar menjilat dan terus menjilat, namun juga memberikan kritik dan saran kepada pemerintah,”
kata Deddy Yevri Sitorus yang dikutip dari Facebook pribadinya, Selada, 23 Juni 2026.
Menurut Anggota Komisi II DPR RI itu, partainya memahami konsekuensi dari kekalahan politik dan memilih memberikan kesempatan kepada pihak yang memenangkan pemilu untuk menjalankan mandat yang telah diberikan rakyat.
PDIP juga tahu diri, saat pilpres kemarin kalah, maka mereka membiarkan yang menang berkuasa dan membuktikan kepada rakyat atas janji-janjinya,”
ucapnya.
Sikap itu, lanjut Deddy, menjadi alasan mengapa PDIP hingga kini tetap bertahan di luar kabinet dan tidak ikut dalam barisan partai-partai pendukung pemerintah seperti PKB yang aktif kritik PDIP.
PDIP sampai detik ini juga masih tetap berada di luar dan menjadi partai penyeimbang dengan tetap memberikan kritik jika ada kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada rakyat,”
tegasnya.
Meski demikian, Deddy memastikan posisi di luar pemerintahan bukan berarti PDIP akan menolak seluruh program pemerintah. Menurutnya, partai akan tetap mendukung kebijakan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Begitu pun sebaliknya. PDIP tak segan untuk mendukung kebijakan pemerintah jika program yang dijalankan benar-benar berpihak pada rakyat,”
jelasnya.
Di tengah kritik yang terus diarahkan kepada PDIP dari sejumlah partai koalisi, Deddy justru mempertanyakan alasan partai-partai tersebut begitu fokus menyoroti sikap politik partainya.
Lantas mengapa partai lain pada sibuk ngurusin PDIP? Kan PDIP tinggal sendirian,”
tutup Deddy.










![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].](https://www.owrite.id/wp-content/uploads/2026/06/Mahasiswa-temui-Wapres-Gibran-di-Istana-Wapres_Owrite-300x169.webp)









