Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus, melontarkan kritik balik kepada Partai Demokrat setelah diminta menunjukkan sikap politik yang lebih tegas.
Deddy Sitorus justru mengungkit sikap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menurutnya pernah mengkritik pemerintah sebelum akhirnya bergabung ke dalam kabinet.
Menurut Deddy Sitorus, Demokrat tidak berada pada posisi yang tepat untuk mempertanyakan sikap politik PDIP. Ia menyindir konsistensi politik AHY dengan mengaitkan kritik yang pernah disampaikan kepada pemerintah sebelum akhirnya menerima jabatan menteri.
Demokrat minta PDI Perjuangan tunjukkan sikap tegas. Busyet, sikap tegas kaya AHY dulu kah?,”
kata Deddy Sitorus yang dikutip dari laman facebook pribadinya, Jumat, 26 Juni 2026.
Ngegas di depan, bilang pemerintah ugal-ugalan terus ngemis jabatan menteri di ujungnya gitu?,”
sambung Deddy.
Pernyataan Deddy menjadi balasan atas kritik yang sebelumnya disampaikan elite Partai Demokrat mengenai posisi politik PDIP yang dinilai berada di luar pemerintahan tetapi tetap membangun komunikasi dengan pemerintah.
Sindiran Deddy kemudian memancing beragam komentar dari warganet yang ikut menanggapi polemik antara kedua partai tersebut.
Salah satunya datang dari pengguna facebook dengan akun Ben Yanuardi yang menilai AHY belum layak mengkritik sikap politik PDIP.
AHY belum pantas mengkritik PDIP. Partainya saja hampir diambil alih sama si Jenderal sewaktu Jokowi Presiden. Dan masih labil,”
tulis akun Facebook Ben Yanuardi.
Komentar lain juga disampaikan pengguna media sosial Abadi Parulian Hutagalung yang berspekulasi mengenai latar belakang munculnya pernyataan AHY. Pernyataan tersebut merupakan opini pribadi pengguna akun media sosial tersebut.
Mungkin AHY ditugaskan untuk bikin statement seperti itu. Kalau enggak patuh, diancam dicopot,”
tulis akun Abadi Parulian Hutagalung.
Polemik antara PDIP dan Demokrat belakangan semakin memanas setelah kedua partai saling melontarkan kritik terkait posisi politik masing-masing menjelang dinamika politik menuju Pemilu 2029.





















