Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Dikeroyok Partai Koalisi Pemerintah, PDIP: Tak Mau Kompromi Sambil Joget-Joget

Dikatakan Deddy, pola inilah yang sering kali membingungkan sebagian kalangan karena PDIP tidak menempatkan diri sebagai oposisi murni maupun pendukung penuh pemerintah.

Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus
Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus

Di tengah serangan dan sindiran dari sejumlah partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM), PDIP justru menegaskan tidak tertarik menjadi bagian dari politik kompromi yang mengharuskan partai mengabaikan kritik demi menjaga hubungan dengan penguasa.

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyindir pandangan yang menganggap partainya seharusnya bergabung saja ke dalam koalisi pemerintahan agar terhindar dari serangan politik.

PDIP memang keras kepala, harusnya kalian masuk saja sekalian dalam Koalisi Indonesia Maju dan berkompromi sambil joget-joget bersama elit partai lain agar tidak dikeroyok seperti sekarang,”

kata Deddy Sitorus yang dikutip dari facebook pribadinya, Rabu, 24 Juni 2026.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya kritik dari sejumlah partai pendukung pemerintah terhadap posisi PDIP yang dinilai ambigu. Deddy Sitorus menilai serangan yang datang dari sejumlah partai justru menunjukkan bahwa posisi PDIP masih menjadi faktor penting dalam peta politik nasional.

Iklan

Lihat tuh sekarang. Partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju mulai mengeroyok PDI Perjuangan (kecuali PKS dan Gerindra) yang masih tenang,”

ucapnya.

Menurutnya, beberapa partai seperti PKB, Golkar, PAN, NasDem, dan Demokrat kini semakin agresif mempertanyakan sikap politik PDIP.

Sementara PKB, Golkar, PAN, Nasdem dan Demokrat mulai agresif menyindir dan mempertanyakan sikap PDIP,”

ungkapnya.

Anggota Komisi II DPR RI itu kemudian melontarkan pertanyaan yang menurutnya layak menjadi bahan refleksi dalam melihat posisi PDIP saat ini.

Apakah ini pertanda PDIP semakin sulit ditaklukkan? Apakah ini pertanda bahwa PDIP semakin sulit untuk dijinakkan?,”

Partai berlambang banteng itu tidak segan mendukung kebijakan yang dianggap baik, tetapi juga tetap melontarkan kritik keras terhadap program yang dinilai bermasalah.

Dikatakan Deddy, pola inilah yang sering kali membingungkan sebagian kalangan karena PDIP tidak menempatkan diri sebagai oposisi murni maupun pendukung penuh pemerintah.

Kalau dilihat gaya politik PDIP ini memang cukup membingungkan bagi sebagian orang awam. Sikap PDIP kadang mendukung pemerintah, tapi tak jarang juga PDIP mengkritik keras pemerintah,”

tutupnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal