Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus melontarkan kritik keras yang diduga mengarah kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo di tengah sorotan publik terhadap safari politik yang belakangan dilakukan ke sejumlah daerah.
Deddy Sitorus menilai ada sosok yang gagal menghadapi ujian kekuasaan setelah memperoleh posisi politik.
Menurut Deddy Sitorus, kekuasaan yang diraih sosok tersebut tidak terlepas dari perjuangan panjang PDI Perjuangan. Namun, perjalanan politik berikutnya justru memperlihatkan perubahan sikap yang dianggap tidak sejalan dengan partai yang mengantarkannya ke tampuk kekuasaan.
Manusia satu itu memang berhasil mendapat kekuasaan, sebagian besar dengan pengorbanan darah dan keringat partai ini. Dia menikmati setiap jengkal kursi kekuasaan yang dimilikinya,”
tulis Deddy Sitorus melalui akun Facebook pribadinya yang dikutip, Senin, 29 Juni 2026.
Kunjungan Jokowi ke Sejumlah Daerah


Pernyataan itu muncul di tengah perhatian publik terhadap berbagai aktivitas politik Jokowi pasca tidak lagi menjabat sebagai presiden, termasuk kunjungan ke sejumlah daerah yang memunculkan beragam spekulasi politik menjelang kontestasi 2029.
Dalam unggahan tersebut, Deddy juga menyinggung soal cara seseorang menyikapi kekuasaan ketika telah berada di puncak jabatan.
Tetapi dia gagal melalui ‘ujian kekuasaan’, terjebak dalam ketagihan kekuasaan (power addict),”
tulisnya.
Meski tidak menyebut nama secara eksplisit dalam unggahan itu, pernyataan Deddy dipandang sebagai kritik terhadap dinamika hubungan politik antara PDI Perjuangan dan Jokowi yang memburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Memang dari dulu sudah ada pameo: jika ingin tahu tabiat dan karakter seseorang, berikan dia sekeping kuasa maka wajah aslinya akan terlihat,”
lanjut Deddy.
Keserakahan dan Candu
Ia kemudian menutup unggahannya dengan kritik yang lebih tajam mengenai dampak kekuasaan terhadap karakter seseorang.
Setebal apa pun topeng menutupi keserakahan dan kecanduan orang itu tak akan mampu menutupinya,”
tutupnya dalam tulisan itu.























