Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Heboh Surat Internal PDIP Bocor, Megawati Ungkap Arti ‘Partai Penyeimbang’ dan Bukan Oposisi
Politik

Heboh Surat Internal PDIP Bocor, Megawati Ungkap Arti ‘Partai Penyeimbang’ dan Bukan Oposisi

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: Juli 8, 2026 6:41 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
SHARE

Surat internal Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menjelaskan posisi politik partainya beredar luas.

Daftar isi Konten
  • PDIP Klaim Jalankan Fungsi Pengawasan
  • Dukung yang Pro-Rakyat, Kritik yang Menyimpang
  • Bukan Pilihan Taktis

Surat bernomor 1275/IN/DPP/VII/2026 tertanggal 1 Juli 2026 itu berisi penjelasan Megawati mengenai kedudukan PDIP dalam sistem ketatanegaraan Indonesia setelah partai berlambang banteng itu berada di luar pemerintahan.

Keaslian dokumen tersebut dikonfirmasi Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat. Ia memastikan surat tersebut merupakan dokumen resmi yang diterbitkan untuk kalangan internal partai.

Benar,”

kata Djarot saat dikonfirmasi, Rabu, 8 Juli 2026. 
Baca juga:
Bukan Cuma Water Bombing, Prabowo Kenalkan ‘Ubi Bombing’ untuk Jinakkan… Presiden RI Prabowo Subianto mendorong pengembangan metode baru untuk mempercepat penanganan kebakaran…
Bank Mandiri Mudah Diintervensi, Kepercayaan Publik Runtuh Pemblokiran rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono…
24 Agustus 1998: Saat Karier Militer Prabowo Berakhir di Meja… 24 Agustus 1998 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier militer…
  • Bukan Cuma Water Bombing, Prabowo Kenalkan ‘Ubi Bombing’ untuk Jinakkan Karhutla
  • Bank Mandiri Mudah Diintervensi, Kepercayaan Publik Runtuh
  • 24 Agustus 1998: Saat Karier Militer Prabowo Berakhir di Meja DKP

Dalam dokumen tersebut, Megawati menegaskan PDIP tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, melainkan memilih menjadi partai penyeimbang yang tetap menjalankan fungsi pengawasan.

Megawati menegaskan sistem presidensial Indonesia tidak mengenal istilah oposisi maupun koalisi sebagai kategori ketatanegaraan yang diatur konstitusi.

Dalam sistem pemerintahan presidensial yang dianut oleh Negara Republik Indonesia tidak dikenal istilah oposisi dan koalisi sebagai kategori ketatanegaraan yang diatur oleh konstitusi,”

tulis Megawati dalam surat tersebut.

Menurut Presiden ke-5 RI itu, demokrasi Indonesia bertumpu pada kedaulatan rakyat dan supremasi konstitusi, bukan pada pembelahan permanen antara kubu pemerintah dan oposisi sebagaimana lazim terjadi dalam sistem parlementer.

Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!

PDIP Klaim Jalankan Fungsi Pengawasan

Megawati menegaskan seluruh anggota DPR, termasuk yang berasal dari PDIP, tetap memiliki kewajiban konstitusional untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Karena itu, fungsi pengawasan tidak bisa dimonopoli oleh kelompok yang menyebut diri sebagai oposisi.

Fungsi pengawasan bukanlah hak eksklusif pihak yang disebut oposisi, melainkan amanat konstitusi yang melekat pada seluruh lembaga perwakilan rakyat,”

tulisnya.

Dalam surat tersebut, Megawati juga mengingatkan bahwa kekuasaan yang tidak dikontrol berpotensi menjauh dari kepentingan rakyat. Karena itu, menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan kritik, koreksi, dan mekanisme pengawasan yang efektif.

Bocoran Surat PDIP Soal “Partai Penyeimbang” dan tak Pilih Oposisi. (Sumber: Istimewa)

Dukung yang Pro-Rakyat, Kritik yang Menyimpang

Megawati menjelaskan konsep partai penyeimbang yang dipilih PDIP bukan berarti menolak seluruh kebijakan pemerintah. Sebaliknya, PDIP akan mendukung program pemerintah yang dinilai menguntungkan rakyat dan memperkuat kepentingan nasional.

Terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, memperkuat kedaulatan nasional, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, PDI Perjuangan akan memberikan dukungan sepenuhnya,”

tulisnya.

Namun, PDIP juga menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan yang dianggap bertentangan dengan konstitusi, melemahkan demokrasi, atau merugikan kepentingan publik.

Sebaliknya, terhadap berbagai kebijakan yang berpotensi menjauhkan penyelenggaraan negara dari amanat Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, melemahkan kualitas demokrasi, mengabaikan kepentingan rakyat, atau mengurangi fungsi pengawasan dan keseimbangan kekuasaan, PDI Perjuangan memiliki kewajiban moral, politik, dan konstitusional untuk memberikan kritik, koreksi, dan alternatif solusi secara konstruktif,”

tulis Megawati.

Bukan Pilihan Taktis

Megawati menegaskan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang bukanlah pilihan politik jangka pendek yang ditentukan oleh konfigurasi kekuasaan saat ini.

Ia menyebut sikap tersebut merupakan konsekuensi ideologis partai untuk menjaga demokrasi, memastikan kekuasaan tetap berjalan dalam koridor konstitusi, dan menghadirkan mekanisme checks and balances dalam pemerintahan.

Bagi PDI Perjuangan, menjadi partai penyeimbang bukanlah pilihan taktis yang ditentukan oleh konfigurasi kekuasaan sesaat,”

tulis Megawati.
Baca juga:
Rekening Aktivis Diblokir, Guntur Romli: Bank Mandiri Ngaco dan Norak! Pemblokiran rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono…
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Karhutla: Saya Tidak… Presiden Prabowo Subianto mengancam akan mencabut izin korporasi yang terbukti terlibat dalam…
Karhutla Bukan Cuma Soal Cuaca, Polda Riau Cium Ulah Manusia Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan menyatakan kebakaran hutan dan lahan…
  • Rekening Aktivis Diblokir, Guntur Romli: Bank Mandiri Ngaco dan Norak!
  • Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Karhutla: Saya Tidak Main-main
  • Karhutla Bukan Cuma Soal Cuaca, Polda Riau Cium Ulah Manusia
Tag:Megawati SoekarnoputrioposisiPartai PenyeimbangPDI PerjuanganPDIPprabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
1
Viral Foto Diduga Peserta SPPI Nongkrong di Barak, Komentar Netizen Bikin Geleng-geleng Kepala
By Ani Ratnasari
Viral Foto Diduga Peserta SPPI
2
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
3
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
4
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumatra Selatan, Palembang.
Politik

Bukan Cuma Water Bombing, Prabowo Kenalkan ‘Ubi Bombing’ untuk Jinakkan Karhutla

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong pengembangan metode baru untuk mempercepat penanganan kebakaran…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Ilustrasi Buku Rekening Bank Mandiri yang Diblokir.
Politik

Rekening Aktivis Diblokir, Guntur Romli: Bank Mandiri Ngaco dan Norak!

Pemblokiran rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
19 jam lalu
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (ketiga kanan) dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago (kanan) menggendong salah satu bayi yang dirawat di tenda darurat di RSUD TC Hillers, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (20/8/2026).
Politik

Stop Politisasi Luka NTT: Jimly Minta Pejabat Tak “Cari Muka” di Lokasi Bencana

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengingatkan para pejabat tingkat pusat dan…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
2 hari lalu
Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin menarik selang air untuk memadamkan kebakaran lahan di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Minggu (16/8/2026).
Politik

Asap Tak Punya Paspor: Karhutla Bukan Lagi Musiman, DPR Minta Pemerintah Putus Siklus Api

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem Arif Rahman mendesak pemerintah mengevaluasi…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up