Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Belajar dari Era SBY, PDIP Sedang Mainkan Kalkulasi Politik Menuju Pemilu 2029

Pengalaman politik era SBY jadi modal bagi PDI Perjuangan dalam menentukan langkah menghadapi dinamika politik nasional.

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026.
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026. (Foto: Dok. PDIP).

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan keputusan PDI Perjuangan (PDIP) tetap berada di luar pemerintahan merupakan strategi politik. Strategi itu dipakai untuk membaca peluang jelang Pemilu 2029.

Penilaian itu disampaikan setelah beredarnya surat internal PDIP Nomor 1275/IN/DPP/VII/2026 tertanggal 1 Juli 2026 yang menjelaskan posisi partai berlambang banteng tersebut itu berada di luar pemerintahan. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam surat internal itu menyampaikan sikap PDIP sebagai penyeimbang, bukan oposisi.

Tentu kan PDI Perjuangan ini kan sudah punya pengalaman terkait dengan bagaimana lakukan oposisi seperti tadi yang dibilang itu,”

kata Fernando Emas kepada Owrite, Jumat, 10 Juli 2026.

Fernando menilai pengalaman politik tersebut menjadi modal bagi PDIP dalam menentukan langkah menghadapi dinamika politik nasional beberapa tahun ke depan.

Iklan

Pada masa pemerintahan Pak SBY, PDI Perjuangan melakukan oposisi, itu kan agak berbeda. Ya, ini kan PDI Perjuangan sedang memainkan strategi politik,”

tutur Fernando

Menurutnya, keputusan untuk berada di luar pemerintahan tak bisa dilepaskan dari kalkulasi politik jangka panjang menjelang kontestasi Pemilu 2029 yang semakin dekat.

Karena mereka ini sedang melihat kira-kira seperti apa sih posisi yang betul-betul menguntungkan untuk kepentingan mereka di 2029 yang akan datang,”

jelasnya.

Dikatakan Fernando, pengalaman pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi salah satu referensi penting bagi PDIP dalam menentukan arah politiknya.

Kita melihat di saat pemerintahan SBY ternyata memberikan keuntungan yang cukup baik bagi PDIP. Kursi mereka di parlemen juga ternyata memiliki kenaikan,”

ujarnya.

Dia menambahkan, untuk strategi politik di era sekarang juga dipengaruhi perkembangan ruang digital yang bisa membentuk persepsi publik secara cepat terhadap setiap keputusan partai politik.

Jadi, kalau dilihat memang apalagi pada era digital sekarang di mana sangat begitu masif digunakan oleh lawan-lawan politik. Baik itu memberikan dampak positif maupun negatif terhadap partai-partai,”

tuturnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.