Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap banyak pejabat tinggi negara harus menjalani perawatan di rumah sakit karena bekerja keras mengejar target pemerintah.
Prabowo mengatakan demikian saat menghadiri Panen Raya Padi, Tebu, dan Kedelai di lahan garapan binaan TNI Lanud Abdurachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Saya melihat kerja keras semua unsur. Menteri-menteri, Panglima, Kapolri, semua unsur bekerja dengan gesit, tidak istirahat. Banyak pejabat tinggi negara, menteri-menteri kepala badan, terus-terusan saja yang ambruk masuk rumah sakit karena kerja keras,”
kata Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu, 19 Juli 2026.
Dia bangga terhadap kinerja para pembantunya yang dinilai bekerja maksimal untuk mengejar berbagai target pembangunan.
Ia menegaskan kerja keras itu dilakukan agar masyarakat bisa segera merasakan manfaat dari program-program pemerintah. Hal itu terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Prabowo menyampaikan Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam melimpah sehingga masyarakat tak seharusnya hidup dalam kesulitan. Maka itu, menurut dia, pemerintah berkomitmen percepat berbagai program strategis agar kesejahteraan rakyat dapat segera meningkat.
Ia menegaskan sudah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja secara maksimal dan menyelesaikan target-target pembangunan dalam waktu secepat mungkin.
Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,”
ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan pentingnya membangun kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri. Ia menyinggung pesan para tokoh bangsa yang selama ini mendorong masyarakat agar percaya Indonesia mampu berdiri di atas kekuatannya sendiri.
Menurutnya, Indonesia tak bisa bergantung pada belas kasihan negara lain sehingga kemandirian menjadi kunci untuk mencapai kemajuan.
Dia menyinggung pemerintah yang ratusan tahun datang untuk mengambil kekayaan kita.
Dan, sampai hari ini pun ada negara negara lain yang selalu ingin ambil kejayan kita dan membiarkan rakyat kita miskin, itu kita tidak terima,”
jelas Prabowo.

























