Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 8 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Thailand Tuduh Kamboja Jadikan Situs Bersejarah jadi Markas Perang
Internasional

Thailand Tuduh Kamboja Jadikan Situs Bersejarah jadi Markas Perang

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Desember 12, 2025 6:02 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
8 bulan lalu
Share
gambar ilustrasi
Dokumen istimewa
SHARE

Ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja kembali meningkat setelah militer Thailand menuduh Kamboja menjadikan situs-situs bersejarah sebagai tempat penyimpanan logistik dan titik serangan ke wilayah Bangkok.

Daftar isi Konten
  • Thailand Akan Bela Diri
  • Bangkok Antisipasi Tuduhan Balik dari Kamboja
  • Jet Tempur dan Roket Dikerahkan

Wakil Juru Bicara Angkatan Darat Kerajaan Thailand, Kolonel Richa Suksuwanon, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menghimpun bukti berupa foto dan rekaman video yang menunjukkan aktivitas tersebut.

Kami telah mengumpulkan sejumlah dokumentasi yang mengindikasikan penggunaan situs-situs budaya itu sebagai benteng, gudang senjata, hingga pos komando,”

ujar Richa dalam konferensi pers.

Thailand Akan Bela Diri

Richa menegaskan, bahwa situs arkeologi tidak seharusnya dijadikan sasaran serangan. Namun bila lokasi-lokasi tersebut dipakai sebagai bagian dari operasi militer oleh Kamboja dan mengancam keselamatan prajurit atau warga sipil Thailand, maka Bangkok berhak melakukan tindakan defensif.

Jika kami mendapati situs bersejarah itu dijadikan instalasi militer dan dipakai menyerang kami, langkah pertahanan adalah hal yang sah,”

tegasnya.

Menurut Richa, tindakan defensif tersebut juga selaras dengan hukum internasional, dan ia yakin komunitas global memahami posisi Thailand.

Bangkok Antisipasi Tuduhan Balik dari Kamboja

Militer Thailand mempercepat pengumpulan bukti karena memperkirakan Kamboja akan menuduh balik Thailand merusak situs warisan budaya di wilayah perbatasan kedua negara.

Sebelumnya, UNESCO sudah mengingatkan kedua negara agar tidak melibatkan Kuil Preah Vihear, situs warisan dunia yang selama ini menjadi titik panas konflik, dalam pertempuran bersenjata.

UNESCO mengingatkan, bahwa bentrokan di sekitar lokasi bersejarah berpotensi mengancam keberadaan kuil dan meminta kedua negara mematuhi kewajiban perlindungan budaya sesuai hukum internasional.

Jet Tempur dan Roket Dikerahkan

Pertempuran kembali pecah pada Senin 8 Desember 2025, setelah Thailand mengklaim satu prajuritnya tewas dalam baku tembak di perbatasan. Sebagai balasan, Thailand mengerahkan jet tempur untuk menggempur instalasi militer Kamboja.

Tak tinggal diam, Kamboja membalas dengan meluncurkan roket BM-21, bahkan ke beberapa area permukiman sipil di Thailand.

Hingga kini, peperangan di perbatasan telah menelan korban yang tidak sedikit korban di Thailand, 9 tentara tewas, Lebih dari 120 orang terluka, 3 warga sipil meninggal. Sementara korban di Kamboja 10 warga sipil tewas dan 60 orang luka-luka.

Konflik yang melibatkan wilayah budaya dan situs sejarah ini meningkatkan kekhawatiran bahwa ketegangan bisa meluas menjadi krisis regional bila tidak segera ditangani.

Tag:Kambojaperangsitus sejarahthailand
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Khasiat Buah Tomat, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan
By Ossid Duha Jussas Salma
Buah Tomat
1
Tak Harus Sarjana? Ini Daftar Artis yang Jadi Anggota DPR dengan Pendidikan Terakhir SMA
By Ani Ratnasari
Iyet Bustami
2
Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR
By Rahmat Tunny
Ilustrasi Kabinet Bayangan.
3
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
4
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
5

BERITA LAINNYA

Kondisi Lebanon saat digempur militer Israel.
Internasional

Penentuan Perang Timur Tengah, Lebanon – Israel Masuki Putaran Negosiasi Terakhir

Hari ketiga dan terakhir dari putaran ketujuh negosiasi Lebanon-Israel yang dimediasi AS…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Ilustrasi situasi di Gaza
Internasional

RI Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza, Hambat Peace Plan dan Perparah Derita Rakyat Palestina

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Jalur Gaza, Palestina yang…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian
Internasional

Diterpa Isu Lengser, Presiden Iran Tegaskan Tetap Pimpin Perjuangan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah laporan yang menyebut dirinya telah mengajukan pengunduran…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat akan menaiki pesawat kepresidenan
Internasional

Tarif Baru Trump Digugat Rakyatnya, 25 Negara Bagian Tuding Gedung Putih Langgar Hukum

Koalisi yang terdiri atas 25 negara bagian dan satu persemakmuran di Amerika…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up