Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / (Part I) Panen Raya OTT Daerah, Paceklik di Pusat: Menanti Sabit KPK Cabut Gulma Elite
Nasional

(Part I) Panen Raya OTT Daerah, Paceklik di Pusat: Menanti Sabit KPK Cabut Gulma Elite

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Januari 22, 2026 3:41 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Petugas KPK menunjukkan barang bukti berupa uang tunai terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pati dan Wali Kota Madiun kepada media di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta
Petugas KPK menunjukkan barang bukti berupa uang tunai terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pati dan Wali Kota Madiun kepada media di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa)
SHARE

Senin, 19 Januari 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Upaya ini kembali menunjukkan agresivitas lembaga antirasuah: dalam kurun waktu satu hari, KPK melancarkan operasi maraton yang menjaring dua kepala daerah sekaligus.

Maidi diduga memeras pengembang properti dan kontraktor dengan modus meminta fee proyek serta dana Corporate Social Responsibility yang disamarkan.

Modusnya, meminta jatah hingga 6 persen dari nilai proyek infrastruktur, salah satunya proyek pemeliharaan jalan senilai Rp5,1 miliar.

Kontraktor yang tidak sanggup membayar “upeti” dipersulit izinnya atau tidak dimenangkan tendernya.

KPK menyita bukti awal sekitar Rp550 juta – Rp600 juta, namun total penerimaan gratifikasi sejak 2025 diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sementara, Sudewo diduga melakukan jual-beli jabatan, dengan mematok tarif untuk pengisian jabatan perangkat desa (Sekdes, Kaur, dan Kasi). KPK menyita uang tunai Rp2,6 miliar yang sebagian ditemukan tersimpan dalam karung di lokasi penangkapan.

Mantan Penyidik KPK Yudi Purnomo berpendapat, fenomena “panen” OTT kepala daerah sebagai indikator positif pulihnya kepercayaan publik. Keberhasilan OTT tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat yang berani melapor.

OTT itu bertumpu kepada laporan masyarakat. Artinya ini tentu merupakan hal positif, masyarakat sudah (kembali) percaya KPK,”

kata Yudi kepada owrite.

Keberanian warga melaporkan pemimpin daerahnya adalah modal sosial yang mahal. Ia berharap momentum ini tidak terputus hanya di Madiun dan Pati.

Menanggapi kritik bahwa KPK terkesan pasif menunggu bola untuk kasus level tinggi, Yudi menyatakan penegakan hukum membutuhkan basis bukti permulaan yang kuat, bukan sekadar asumsi atau desas-desus semata.

Bergerak harus ada dasar, tak bisa random (asal) begitu. Tentu (publik) berharap ke depan KPK bisa pulih (kembali) menangani kasus-kasus besar,”

kata Yudi.

Bila ada isu atau kasus yang menarik perhatian masyarakat, tentu KPK bisa proaktif bergerak.

Namun, sebaliknya, lembaga itu tidak bisa sembarangan “mengincar” target; intel haram proaktif jika tidak ada indikasi perkara. Sebab semua harus sesuai koridor penegakan hukum.

Yudi secara tegas mewanti-wanti KPK agar tidak terlena dengan statistik penangkapan kepala daerah.

Ia mengingatkan bahwa “DNA” KPK dibentuk bukan sekadar untuk menangkap pejabat daerah, melainkan untuk membongkar korupsi sistemik di jantung kekuasaan negara.

Prestasi ini diapresiasi, tapi jangan berpuas diri. Sebab level KPK adalah kasus kasus besar seperti pada masa lalu: level Menteri, (anggota) DPR, dan kepala lembaga,”

ucap Yudi.

Bersih-bersih Pendopo

Berikut data statistik ‘Penindakan’ KPK, periode 2004-2025:

a. Wali kota/bupati dan wakil: 171 orang;
b. Gubernur: 30 orang;
c. Menteri/kepala lembaga: 41 orang;
d. DPRD: 277 orang;
e. DPR: 87 orang;
f. Eselon I-IV: 443 orang.

Selama dua dekade, KPK telah menindak 201 kepala daerah (171 Bupati/Wali Kota dan 30 Gubernur). Angka ini bak bumi dan langit jika disandingkan dengan penindakan terhadap menteri/kepala lembaga yang hanya menyentuh 41 orang.

Secara statistik, rasionya adalah 1:5. Artinya, untuk setiap satu menteri yang ditangkap, KPK mencokok lima kepala daerah.

Radar KPK terbukti sangat sensitif mendeteksi suap di pendopo kabupaten, namun belum optimal menembus gerbang kementerian.

Anomali serupa terjadi di cabang legislatif. Kursi DPRD terbukti jauh lebih “panas” dengan 277 legislator daerah yang dicokok.

Sebaliknya, anggota DPR hanya 87 orang yang tersentuh hukum. Dengan rasio 1:3, data ini mengirimkan pesan ironis: menjadi wakil rakyat di daerah memiliki risiko ditangkap KPK tiga kali lipat lebih besar ketimbang menjadi wakil rakyat di pusat.

Angka tertinggi dalam statistik KPK dipegang oleh kategori Eselon I–IV dengan 443 orang. Sekilas, ini terlihat impresif.

Namun, angka gemuk ini mencampuradukkan pejabat pengambil kebijakan (Eselon I/Dirjen) dengan pelaksana teknis (Eselon III/IV).

Dalam praktiknya, angka 443 ini didominasi oleh kepala dinas atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di daerah yang turut terseret saat kepala daerahnya jadi target OTT.

Tag:bupatiDPRGubernurKPKMenterioperasi tangkap tanganOTTSpillwalikota
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Arab Saudi Jadi Korban Kebangkitan Spanyol, Belgia Lolos dari Mimpi Buruk Iran
By Hadi Febriansyah
Laga Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026.
1
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bersiap Duduk di Kursi Pesakitan
By Rahmat Baihaqi
Pakar telematika Roy Suryo saat diamankan Polda Metro Jaya.
2
Listrik Padam di Banyak Daerah, Bahlil Beri Ultimatum Keras ke Bos PLN
By Natania Longdong
Ilustrasi aktivitas masyarakat terganggung karena adanya pemadaman listrik.
3
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Dipindah ke Rutan, Tahap Dua Kasus Ijazah Jokowi Bakal Dimulai
By Hardani Triyoga
Roy Suryo saat jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
4
Bahlil Bantah Krisis Batu Bara Pemicu Pemadaman Listrik Bergilir: Di Mana Kurangnya?
By Natania Longdong
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.
5

BERITA LAINNYA

Roy Suryo saat jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Nasional

Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Dipindah ke Rutan, Tahap Dua Kasus Ijazah Jokowi Bakal Dimulai

Proses hukum yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
12 jam lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Nasional

Prabowo Didorong Terangi Daerah 3T, Bahlil: Semua Warga Berhak Nikmati Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerataan akses…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
16 jam lalu
Ilustrasi rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Nasional

Pakar Soroti Aturan Batas Gaji MBR: Harus Ada Skema Jelas, Jangan Sampai jadi Beban APBN

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
18 jam lalu
Mahasiswa Trisaksi dan Esa Unggul di depan gedung DPR RI. (Sumber: Owrite/Fauzi-Tunny)
Nasional

(Galeri Foto) Massa Aksi Mahasiswa Trisakti-Esa Unggul Bawa Tuntutan TRITURA ke DPR

Demonstrasi mahasiswa kembali menghampiri kawasan Gedung DPR RI, Kompleks Senayan, Jumat, 19 Juni 2029.  Demonstrasi…

Muhammad FauziRahmat Tunny OWRITEdusep-malik
By
Muhammad Fauzi
Rahmat Tunny
Dusep Malik
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up