PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi masyarakat menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek dan awal Ramadan.
Penyaluran fakultatif berupa 7,8 juta tabung LPG 3 kilogram secara nasional atau 85 persen dari penyaluran normal harian.
Upaya ini merupakan antisipasi peningkatan konsumsi LPG 3 kg yang terjadi pada hari besar keagamaan dan periode meningkatnya aktivitas memasak masyarakat.
Kami memastikan penambahan pasokan LPG 3 kilogram guna melayani kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman selama libur panjang dan menjelang Ramadan,”
kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, Sabtu, 14 Februari 2026, dalam keterangan tertulis.
Ia mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram sesuai peruntukan dan membeli di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah.
Sementara, bagi masyarakat pengguna LPG non-subsidi Bright Gas, tersedia promo menarik untuk pengisian ulang tabung Bright Gas 5,5 kilogram dan Bright Gas 12 kilogram di toko resmi.
Kami akan terus memonitor penyaluran di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG tetap terjaga selama periode libur panjang ini,”
kata Roberth.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga mencatat realisasi penyaluran LPG 3 kilogram sepanjang 2025 mencapai 8.519.243 metrik ton atau setara 99,77 persen dari kuota revisi sebesar 8.544.881 metrik ton. https://www.tempo.co/ekonomi/esdm-masih-kaji-skema-pembatasan-pembelian-lpg-3-kiiogram-2111099
Perihal LPG 3 kilogram, 26 Januari lalu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar mengusulkan pembatasan pembelian LPG 3 kg menjadi 10 tabung per bulan per kartu keluarga (KK) mulai triwulan II 2026.https://www.google.com/amp/s/jogja.antaranews.com/amp/berita/799966/pertamina-mengusulkan-pembatasan-pembelian-lpg-subsidi-3-kg-menjadi-10-tabung-per-bulan
Pembengkakan yang terjadi tanpa adanya pembatasan pembelian LPG 3 kg diperkirakan mencapai 788 ribu ton sepanjang 2026. Dia juga mengusulkan untuk penerapan pembatasan per segmen (desil).
Tanpa pengendalian, artinya distribusi dilakukan dengan tidak ada batasan-batasan, itu akan meningkat sebesar 3,2 persen dari alokasi,”
ujar Muchtasyar dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR.
Kuota penyaluran LPG 3 kilogram yang ditetapkan untuk 2026 mencapai 8 juta ton. Bila tanpa pembatasan dapat membengkak menjadi 8,788 juta ton.
Kemudian, ia menekankan pentingnya pemerintah segera menerbitkan regulasi pembatasan penggunaan LPG subsidi.



