Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Heboh Dokumen Rahasia, DPR Ingatkan Bahaya Akses Udara AS di RI
Nasional

Heboh Dokumen Rahasia, DPR Ingatkan Bahaya Akses Udara AS di RI

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: April 14, 2026 3:07 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta (Foto: dpr.go.id)
SHARE

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menanggapi isu yang beredar terkait dugaan perjanjian akses wilayah udara Indonesia oleh Amerika Serikat.

Daftar isi Konten
  • Muncul dari Dokumen yang Diduga Milik Pentagon
  • Kedaulatan Udara RI Tidak Bisa Ditawar
  • DPR Perketat Pengawasan Perjanjian Internasional

Dalam tanggapannya tersebut, Sukamta menegaskan bahwa hingga kini informasi tersebut masih belum memiliki dasar resmi dari pemerintah.

Hingga saat ini, informasi yang beredar masih bersifat spekulatif dan belum didukung oleh pernyataan resmi dari Pemerintah Republik Indonesia,”

ujar Sukamta di Jakarta, Selasa 14 April 2026.

Muncul dari Dokumen yang Diduga Milik Pentagon

Isu ini mencuat setelah beredarnya dokumen yang disebut berasal dari Departemen Pertahanan AS. Dokumen tersebut memuat rencana strategis terkait pemberian akses lintasan udara menyeluruh atau blanket overflight access bagi pesawat militer AS di wilayah Indonesia.

Spekulasi semakin berkembang karena dikaitkan dengan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington.

Pertemuan itu dinilai sebagian pihak sebagai indikasi perubahan strategi militer AS di kawasan Indo-Pasifik.

Menanggapi hal tersebut, Sukamta mengimbau agar publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Ia menekankan pentingnya menunggu klarifikasi resmi dari pemerintah.

Namun terlepas dari itu, kami memegang teguh prinsip bahwa kepentingan nasional dan kedaulatan negara harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan,”

tegas Politisi Fraksi PKS tersebut.

Kedaulatan Udara RI Tidak Bisa Ditawar

Sukamta menegaskan bahwa wilayah udara Indonesia merupakan bagian integral dari kedaulatan negara.

Oleh karena itu, setiap aktivitas penerbangan asing terutama militer harus melalui prosedur ketat seperti diplomatic clearance dan security clearance.

Tidak terdapat dasar hukum yang memungkinkan pemberian akses bebas tanpa batas terhadap ruang udara nasional kepada pihak asing,”

jelasnya.

Meski demikian, Indonesia tetap membuka peluang kerja sama pertahanan dengan berbagai negara, termasuk AS.

Namun, kerja sama tersebut harus tetap berada dalam koridor kepentingan nasional serta tidak mengganggu prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Seluruh bentuk kerja sama tersebut harus tetap menghormati prinsip kedaulatan serta tidak mengganggu kebijakan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan Indonesia,”

papar Sukamta.

DPR Perketat Pengawasan Perjanjian Internasional

Dalam hal ini, Komisi I DPR RI memiliki mandat untuk mengawasi kebijakan pertahanan dan hubungan luar negeri.

Ia menegaskan bahwa setiap perjanjian strategis harus melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pengawasan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional serta putusan Mahkamah Konstitusi terkait kewenangan DPR.

Sebagai negara dengan posisi strategis di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia harus berhati-hati dalam setiap kebijakan yang melibatkan pihak asing, terutama terkait akses militer.

Sukamta juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari pemerintah untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun di tingkat global.

Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan yang utuh, proporsional, dan berbasis fakta,”

tutupnya.

Tag:Amerika SerikatDiplomasiDonald TrumpKedaulatan UdaraPerjanjian InternasionalPresiden PrabowoSukamtaWakil Ketua Komisi 1 DPRWilayah Udara
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (kanan) bersama ayahnya H. M. Kunang (kiri) dihadirkan saat konferensi pers penahanan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta
Hukum

‘Aparat Cokelat’ Ikut Kecipratan Rp16 Miliar Kasus Korupsi Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami keterlibatan anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat diduga mendapatkan fee Rp16 miliar dari kasus korupsi suap ijon proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang menyeret…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
5 Pelaku Begal Petugas Damkar diamankan Polisi di hotel Jakarta Utara
Megapolitan

Lima Pelaku Begal Anggota Damkar Jakpus Diciduk Polisi

Seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) inisial BMH (29) menjadi korban begal oleh sekelompok pemuda di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis, 2 April 2026 lalu. Sebanyak lima orang pelaku inisial…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Gambar ilustrasi aksi kekerasan/penganiayaan
Daerah

Tragis, Anggota Samapta Polda Kepri Meninggal Dunia Akibat Dianiaya Senior

Anggota Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau, Bripda Natanel Simanungkalit meninggal dunia usai dianiaya oleh seniornya sendiri di Asrama Polda Kepri, Senin, 13 April 2026 kemarin. Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol…

By
Rahmat
Amin Suciady
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow
Nasional

Prabowo Temui Putin, Ini 6 Isu Strategis yang Dibahas di Kremlin

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
8 jam lalu
Sejumlah mahasiswa yang tergabung di Aliansi BEM Universitas Indonesia (UI) menyatakan sikap terkait kekerasan seksual yang terjadi di Fakultas Hukum (FH) UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4/2026).
Nasional

16 Mahasiswa FH UI Terlibat Skandal Chat Mesum, Begini Kronologinya

Universitas Indonesia (UI) menyatakan 16 mahasiswa Fakultas Hukum (FH) terlibat kasus pelecehan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
8 jam lalu
Jamaah calon haji mengikuti upacara pelepasan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/4/2026). Sebanyak 1.275 jamaah calon haji dari Kabupaten Kediri akan diberangkatkan menuju tanah suci dalam 4 kloter.
Nasional

‘War Tiket Haji’ Bikin Heboh, DPR: Bisa Sakiti Rakyat Kecil

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, mempertanyakan Kementerian Haji dan…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
9 jam lalu
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) berbincang dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR
Nasional

Biaya Penerbangan Haji Tembus Rp8,46 Triliun, Pemerintah Pastikan Jemaah Tak Perlu Bayar Lebih

Pemerintah memastikan bahwa kenaikan biaya penerbangan haji tahun 2026 tidak akan dibebankan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up