Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Kemenangan Telak Péter Magyar Mengakhiri Era Viktor Orbán di Hungaria
Internasional

Kemenangan Telak Péter Magyar Mengakhiri Era Viktor Orbán di Hungaria

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: April 16, 2026 1:40 pm
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
Share
Perdana Menteri Hongaria, Peter Magyar
Perdana Menteri Hongaria, Peter Magyar (Foto: aljazeera.com)
SHARE

Péter Magyar, pemimpin Partai Tisza meraih kemenangan telak dalam pemilihan umum parlemen Hungaria pada Minggu 12 April 2026, sekaligus menjadi tanda berakhirnya kekuasaan Perdana Menteri Viktor Orbán yang telah berlangsung selama 16 tahun.

Dilansir dari The New York Times, Péter memperoleh sekitar 53,6 persen suara populer dan diprediksi menguasai 138 dari 199 kursi parlemen.

Partai Tisza berhasil mengalahkan Partai Fidesz pimpinan Viktor Orbán yang hanya mendapatkan sekitar 38 persen suara dan 55 kursi di parlemen.

Kemenangan ini tidak hanya menandai pergantian kekuasaan, tetapi juga membuka peluang untuk melakukan perubahan sistem yang selama ini dikritik sebagai “demokrasi illiberal”.

Viktor Orban telah menjabat sebagai perdana menteri selama 16 tahun, di mana ia telah melakukan perubahan dalam aturan pemilu, menempatkan loyalis di jabatan pemerintahan yang dulunya non-partisan, melemahkan independensi peradilan, menindas lawan politik, dan mengejar media dan universitas independen

Kemenangan Péter Magyar didasarkan pada dua strategi utama yang berhasil menarik suara pemilih, termasuk kelompok yang selama ini ragu.

Strategi pertama yang ia lakukan yaitu menekankan pada isu ekonomi dan kesejahteraan. Melalui platform yang dikenal sebagai “Landasan Hungaria yang Fungsional dan Manusiawi”, Tisza fokus pada peningkatan layanan publik, pemotongan pajak bagi kelas pekerja, akses kesehatan yang lebih luas, kenaikan pensiun dan tunjangan anak, serta peningkatan gaji tenaga pendidik.

Program tersebut direncanakan didanai melalui pajak kekayaan bagi kelompok super kaya dan pemulihan dana Uni Eropa yang sempat dibekukan.

Strategi kedua yaitu mengenai isu korupsi. Sebagai mantan bagian Partai Fidesz, Péter Magyar memanfaatkan pengalamannya untuk mengkritik sistem dari dalam.

Ia menyoroti berbagai skandal, termasuk kasus pengampunan pelaku kejahatan seksual terhadap anak, serta menuding adanya dominasi segelintir elite terhadap ekonomi negara.

Kampanyenya menekankan bahwa stagnasi ekonomi berkaitan erat dengan praktik korupsi, dan menjanjikan sistem yang berbasis meritokrasi.

Selain itu, Magyar menggunakan pendekatan budaya yang lebih moderat. Ia tetap menggunakan simbol patriotik dan menyasar wilayah pedesaan yang selama ini menjadi basis dukungan Orbán.

Dalam isu imigrasi, ia juga mengambil posisi tegas dengan mendukung pengendalian perbatasan dan pembatasan pekerja asing non-Uni Eropa.

Dikutip dari Aljazeera, pasca kemenangannya Péter Magyar mengumumkan beberapa langkah awal, termasuk rencana menghentikan siaran berita media publik MTVA hingga regulasi baru untuk menjamin independensi media.

Dalam sebuah wawancara di televisi pemerintah, ia juga mengkritik keberpihakan media dan menyebutnya bagian dari “mesin propaganda” yang perlu direformasi.

Kita akan membutuhkan sedikit waktu untuk mengesahkan undang-undang media yang baru, otoritas media yang baru, dan menciptakan kondisi profesional agar media pemerintah benar-benar dapat menjalankan fungsinya.”

kata Péter Magyar di radio pemerintah Kossuth

Ia turut mendesak Presiden Tamás Sulyok untuk mengundurkan diri, serta memprioritaskan agenda reformasi seperti pemberantasan korupsi, pemulihan independensi peradilan, dan kebebasan media serta akademik.

Di sektor ekonomi, Péter menyatakan lebih dari 16 miliar euro dana pemulihan pandemi dari Uni Eropa masih dibekukan akibat persoalan supremasi hukum.

Péter mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen untuk membuka kembali akses dana tersebut.

Saya juga sudah menjelaskannya dengan jelas kepadanya, dan kami sudah menegaskan sebelumnya, bahwa kami hanya dapat mematuhi syarat-syarat yang baik bagi rakyat Hungaria, baik bagi bisnis-bisnis Hungaria, dan secara umum, bagi negara kita.”x

kata Péter Magyar di radio pemerintah Kossuth

Kekalahan Viktor Orbán menarik perhatian global, mengingat ia selama ini menjadi panutan bagi sejumlah politisi populis, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Hasil ini menunjukkan bahwa rezim yang telah lama berkuasa tetap dapat dikalahkan melalui kombinasi strategi ekonomi, moderasi politik, dan agenda anti-korupsi.

Meski demikian, para analis menilai proses reformasi tidak akan mudah karena pengaruh loyalis Orbán masih kuat di berbagai institusi negara.

Namun, dengan dukungan mayoritas besar di parlemen, Péter Magyar memiliki peluang untuk mengubah arah kebijakan negara.

Tag:Demokrasi illiberalHungariaparlemenPartai TiszaPerdana MenteriPéter MagyarViktor Orbán
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
1
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
2
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
3
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Pemimpin negosiasi sekaligus Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf.
Internasional

Walk Out dari Perundingan dengan AS, Iran: Kami Tak Bernegosiasi di Bawah Ancaman Paksaan

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf yang memimpin tim negosiasi Iran meninggalkan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Kapal tanker raksasa Iran
Internasional

Iran Raup Cuan Besar, 36 Juta Barel Minyak Diekspor Usai MoU Damai dengan AS

Menurut platform pelacakan kapal TankerTrackers, Iran mendapat keuntungan besar karena telah mengekspor…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
8 jam lalu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama petinggi militer Israel.
Internasional

Tokoh Zionis Bongkar Skenario Potensi Perang Israel vs Mesir, Dunia Diminta Waspada

Israel diramal bakal berperang dengan Mesir pada 15 tahun mendatang. Prediksi itu…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Sumber: X/ @RussianArmy_)
Internasional

Geger! Rumor Zelensky Tewas Kena Serangan Rudal Rusia, Hoaks atau Fakta?

Sebuah rumor beredar luas di platform X, yang mengklaim bahwa Presiden Ukraina…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up