Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Banjir
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Alasan KPK Usul Jabatan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode
Hukum

Alasan KPK Usul Jabatan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: April 24, 2026 4:17 pm
Rahmat
Adi Briantika
Share
Sejumlah Ketum Parpol kumpul di Istana Negara (sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)
Sejumlah Ketum Parpol kumpul di Istana Negara (sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)
SHARE

Merujuk hasil kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dirilis pada April 2026, lembaga antirasuah secara resmi mengusulkan pembatasan masa jabatan ketua umum parpol maksimal dua periode kepengurusan. 

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin menerangkan kajian tersebut murni sebagai upaya pencegahan korupsi. Dengan ada pembatasan jabatan ketum parpol, diharapkan bisa mendorong regenerasi pada lingkungan partai.

“Karena dengan ada kaderisasi internal, partai akan lebih transparan dan akuntabel,”

ucap Aminudin dikonfirmasi, Jumat, 24 April 2026.

Meski dianggap melampaui batas kewenangan oleh anggota parlemen, Aminudin menegaskan pihaknya juga bertugas mencegah praktik rasuah, tak hanya menindak dugaan korupsi.

“Sesuai dengan fungsinya, (kami) tetap berwenang melakukan kajian sistem untuk mencegah terjadinya korupsi atau potensi korupsi,” tegas dia.

Kemudian, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menerangkan usulan tersebut dalam rangka pencegahan korupsi, sebab sektor politik masih rawan praktik rasuah.

“Kami memandang politik menjadi salah satu sektor yang masih rawan terjadinya korupsi, maka kami juga masuk melalui pendekatan pencegahan, selain pendekatan pendidikan,”

ucap Budi.

Dalam kajian itu, KPK telah melibatkan masing-masing parpol dalam upaya perbaikan sistem politik. Salah satu poin utama berangkat dari ongkos politik yang sangat tinggi saat musim pemilu. Akibatnya, kader acap kali berpindah partai untuk menekan ongkos politiknya, selain berharap jadi unggulan di partai tersebut.

“Sering melihat kader berpindah-pindah. Misalnya, ketika baru pindah tapi kemudian bisa menjadi ‘jagoan’ atau yang didukung atau menjadi nomor urut pertama,” jelas Budi.

Contoh nyata berdasarkan kajian itu ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pada 7 November 2025, atas dugaan suap dan gratifikasi senilai Rp7,42 miliar untuk beli jabatan dan proyek. Keseluruhan uang itu dia pakai guna menutup lubang kontestasi Pilkada 2024.

“Artinya entry cost yang mahal pada proses politik, menciptakan efek domino untuk terjadi korupsi berikutnya,” beber Budi.

Kalau rekomendasi itu mendapat kritikan keras dari masing-masing parpol, KPK memandang kajian itu dibutuhkan agar sektor politik lebih sehat, khususnya saat pemilu mendatang.

“Kalau bicara kerawanan korupsi di sektor politik, setidaknya ada tiga aspek yang kami dekati (yaitu) partai dan kadernya sebagai peserta pemilu, kemudian KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu, lalu masyarakat sebagai pihak pemilih,”

kata Budi.

Kajian Tata Kelola Parpol

Berikut rekomendasi tata kelola parpol versi KPK: 

1. Pemrakarsa perubahan UU Nomor 2 Tahun 2011 (Kemendagri dan Kemenkum) dan DPR (Komisi II dan Badan Legislatif) melengkapi Pasal 34 dengan menambahkan klausul mengenai kewajiban pelaporan kegiatan pendidikan politik yang mencakup kegiatan, peserta, tujuan, dan output yang dilakukan oleh partai politik yang didanai dari bantuan keuangan pemerintah.

2. Kemendagri merevisi Permendagri Nomor 36 Tahun 2018 dan 36 Tahun 2010 untuk mengatur materi kurikulum pendidikan politik untuk acuan parpol. 

3. Kemendagri menyusun sistem pelaporan terintegrasi mengenai pelaksanaan pendidikan politik yang dilakukan oleh pemerintah ataupun partai politik. Hal sesuai dengan tugas dan fungsi kemendagri sebagai pembinaan umum di bidang penyelenggaraan politik dalam negeri dan demokrasi (Pasal 117 Permendagri Nomor 9 Tahun 2025). 

4. Penyusunan materi kurikulum dan sistem pelaporan terintegrasi oleh Kemendagri menjadi bagian tugas Kemendagri sebagai pengawas sesuai revisi Pasal 46 UU Nomor 2 Tahun 2008. 

5. Perlunya penambahan pada revisi Pasal 29 UU Nomor 2 Tahun 2011: 

• Terkait keanggotaan partai politik pada Pasal 29 Ayat (1) huruf a ditambahkan bahwa anggota partai politik terdiri dari anggota muda, madya, utama. 

• Persyaratan kader yang menjadi bakal calon DPR/DPRD disebutkan jelas dan berjenjang dalam undang-undang Pasal 29 ayat (1a). Misal: calon DPR berasal dari kader utama, calon DPRD Provinsi berasal dari kader madya. 

• Persyaratan untuk bakal calon presiden/wakil presiden/kepala daerah/wakil kepala daerah selain demokratis dan terbuka, menambahkan klausul yang berasal dari sistem kaderisasi partai. 

• Menambahkan persyaratan batas waktu minimal bergabung dalam partai untuk dapat dicalonkan oleh partai. 

6. Kemendagri menyusun standarisasi dan sistem pelaporan kaderisasi partai politik yang terintegrasi dengan banpol. 

7. Mendorong partai politik untuk mengimplementasikan putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 tentang minimal threshold pilkada melalui rekrutmen calon kepala daerah berdasarkan kaderisasi. 

8. Untuk memastikan berjalannya kaderisasi perlu pengaturan batas kepemimpinan ketua umum partai menjadi maksimal 2 kali periode masa kepengurusan. 

9. Pemrakarsa perubahan UU Nomor 2 Tahun 2011 (Kemendagri dan Kemenkum) dan DPR (Komisi II dan Badan Legislatif) melengkapi Pasal 34 ayat (1) huruf a dengan cara memberlakukan iuran anggota dengan besaran berdasarkan jenjang kaderisasi dan dicatatkan dalam pelaporan keuangan partai politik. 

 10. Partai politik mengimplementasikan Pasal 34 ayat (1) huruf a dengan cara memberlakukan iuran anggota dengan besaran berdasarkan jenjang kaderisasi dan dicatatkan dalam pelaporan keuangan partai politik. 

11. Laporan keuangan partai politik mengungkapkan sumbangan perseorangan terdiri dari sumbangan anggota parpol pejabat eksekutif/legislatif, anggota biasa, dan non-anggota parpol. 

12. Menghapuskan sumber sumbangan dari badan usaha/perusahaan. Sumbangan yang berasal dari badan usaha/ perusahaan dicatatkan sebagai sumbangan yang berasal dari perseorangan (Beneficial Ownership badan usaha) (implikasi: penghapusan Pasal 35 Ayat (1) huruf c). 

13. Kemendagri membuat sistem pelaporan keuangan partai politik yang terintegrasi dengan sistem pelaporan banpol yang dapat diakses oleh publik. 

14. Perlu penambahan pada Pasal 39 pada revisi UU 2 tahun 2011: Pengelolaan keuangan Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diaudit oleh akuntan publik setiap 1 (satu) tahun dan diintegrasikan kepada sistem pelaporan keuangan partai politik yang dikelola oleh pemerintah (Kemendagri) secara periodik tiap tahun pelaporan. 

15. Perlu penambahan ketentuan sanksi pada Pasal 47 UU 2 Tahun 2011 terkait ketidakpatuhan partai politik dalam pelaksanaan pasal 39 UU 2 tahun 2011. 

16. Revisi Pasal 46 UU Nomor 2 Tahun 2011 dilengkapi dengan: 

• Nama lembaga yang diberikan kewenangan pengawasan terhadap partai politik;

• Ruang lingkup pengawasan mencakup keuangan partai, kaderisasi, dan pendidikan politik.

Tag:Dua PeriodeKorupsiKPKparpolpemilu
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana meminta maaf atas kejadian yang menimpa puluhan siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Nasional

Viral! 82,47 Persen Publik Minta Kepala BGN Dicopot, Seruan “Bubarkan MBG” Riuh di Medsos

Baru-baru ini viral di media sosial hasil polling yang mengejutkan terkait kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dandan Hindayana. Menurut hasil polling yang dilakukan oleh sembilan media di bawah Metropolitan…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 Min Read
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) didampingi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas (kedua kanan), Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri (kiri) Senior Vice Presiden Industrial relation dan PAD PT Freeport Indonesia Demi Magai (kedua kiri) dan Ketua PUK SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia Yudha E Noya (kanan) berfoto bersama usai penandatangan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-24 periode 2026-2028 di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Penandatangan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT Freeport Indonesia dengan serikat pekerja itu guna membangun ekosistem ketenagakerjaan inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Ekonomi Bisnis

Longsor Grasberg: Kuartal I-2026, Produksi Freeport Anjlok 67 Persen

Freeport McMoran (FCX) merilis laporan hasil produksi emas dan tembaga anak usahanya PT Freeport Indonesia (PTFI) yang menurun pada kuartal I-2026. Penurunan produksi tersebut dipengaruhi oleh insiden longsor yang terjadi…

By
Iren Natania
Adi Briantika
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto di Kejaksaan Agung. (Sumber: YT/Setpres)
Ekonomi Bisnis

Satgas Percepatan Ekonomi Prabowo: Mengapa Tak Optimalkan Lembaga yang Ada?

Keputusan Presiden Prabowo membentuk Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi menjadi diskursus.  Satgas ini “gemuk”, bisa menjadi cerminan besarnya kepercayaan diri pemerintah akibat minimnya penolakan kekuatan dari…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga Ilung, Kalimantan Tengah (Kalteng), Handry Sulfian
Hukum

Kejagung Blak-blakan, Kepala KSOP Rangga Ilung dapat Uang Bulanan Dari Samin Tan

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 jam lalu
Gedung KPK
Hukum

Usut Aliran Dana Kuota Haji, KPK Periksa Khalid Basalamah dan Pihak Travel

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Khalid Basalamah sebagai saksi kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
7 jam lalu
Syekh Ahmad Al Misry
Hukum

Syekh Ahmad Al Misry Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Bareskrim Mabes Polri menetapkan pendakwah Syekh Ahmad Al Misry sebagai tersangka kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
8 jam lalu
Kejagung tetapkan tiga tersangka baru kasus tambang ilegal Samin Tan.
Hukum

Ini Peran Tiga Tersangka Baru Kasus Samin Tan

Penyidik Kejaksaan Agung kembali menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi tambang ilegal…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
21 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up