Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Apakah Perang AS-Iran di Ujung Batas? Trump Terjepit Deadline 1 Mei dan Restu Kongres
Internasional

Apakah Perang AS-Iran di Ujung Batas? Trump Terjepit Deadline 1 Mei dan Restu Kongres

dusep-malik
Last updated: April 24, 2026 4:32 pm
Dusep Malik - Redaktur
Share
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Instagram Donald Trump)
SHARE

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi tenggat krusial pada 1 Mei 2026 terkait kelanjutan operasi militernya terhadap Iran. Di bawah Undang-Undang War Powers Act 1973, Trump wajib menghentikan atau membatasi keterlibatan militer setelah 60 hari, kecuali mendapat persetujuan dari Kongres.

Daftar isi Konten
  • Deadline Hukum yang Mengikat Presiden
  • Kongres Terbelah, Persetujuan Belum Pasti
  • Gencatan Senjata Semu, Ketegangan Tetap Berjalan
  • Trump Bisa Cari Celah Hukum
  • Perang Jadi Taruhan Politik Trump

Dikutip dari Al Jazeera, pada Jumat, 24 April 2026, situasi terjepit antara aturan dan hasil perang menempatkan Trump dalam posisi dilematis. Di satu sisi, ia memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa kejelasan arah negosiasi. Di sisi lain, tekanan politik domestik terus menguat.

Deadline Hukum yang Mengikat Presiden

Perlu diketahui Undang-Undang War Powers Act mewajibkan presiden melaporkan aksi militer dalam 48 jam dan membatasi operasi perang hanya selama 60 hari, dengan kemungkinan perpanjangan 30 hari jika ada alasan militer mendesak.

Jika melewati batas tersebut tanpa persetujuan Kongres, presiden secara hukum harus menghentikan operasi militer.

Namun dalam praktiknya, aturan ini justru kerap diabaikan oleh sejumlah presiden AS sebelumnya yang tetap melanjutkan operasi militer dengan berbagai justifikasi hukum, bahkan tanpa persetujuan Kongres.

Selat Hormuz Memanas! Dua Kapal Kargo Ditembaki di Tengah Gencatan AS-Iran

Kongres Terbelah, Persetujuan Belum Pasti

Adapun, peluang Trump untuk mendapatkan persetujuan Kongres untuk melanjutkan aksi dengan Iran masih jauh dari pasti. Sebab, polarisasi antara Partai Demokrat dan Republik membuat keputusan politik menjadi sulit.

Bahkan, upaya terbaru di Senat untuk membatasi kewenangan Trump dalam operasi militer gagal dengan selisih tipis suara. Sementara itu, sejumlah anggota Partai Republik mulai menunjukkan keraguan terhadap kelanjutan perang.

Beberapa politisi diketahui telah menegaskan bahwa dukungan terhadap Trump hanya berlaku dalam jangka pendek. Setelah 60 hari, persetujuan Kongres dianggap sebagai syarat mutlak.

Gencatan Senjata Semu, Ketegangan Tetap Berjalan

Meski gencatan senjata diumumkan sejak awal April, eskalasi militer masih berlangsung, terutama di wilayah laut. Amerika Serikat memperketat blokade terhadap Iran dan bahkan menyita kapal kargo berbendera Iran di Laut Arab. Sebagai balasan, Iran menangkap kapal asing di Selat Hormuz.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski secara formal terjadi de-eskalasi, tekanan militer justru tetap berjalan di lapangan.

Ternyata Ini Alasan Trump Mau Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Trump Bisa Cari Celah Hukum

Sejumlah analis menilai Trump masih memiliki opsi untuk menghindari batasan Kongres, salah satunya melalui Authorization for Use of Military Force (AUMF). Instrumen ini sebelumnya digunakan oleh berbagai presiden AS untuk membenarkan operasi militer tanpa deklarasi perang resmi.

Trump sendiri pernah menggunakan dasar hukum ini saat memerintahkan pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani pada 2020. Selain itu, sejarah menunjukkan presiden AS kerap menemukan celah hukum untuk tetap menjalankan operasi militer, termasuk dengan mendefinisikan konflik secara terbatas agar tidak masuk kategori “perang penuh”.

Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)

Perang Jadi Taruhan Politik Trump

Di tengah tekanan hukum dan politik, Trump menghadapi dilema besar. Mengakhiri perang bisa dianggap sebagai kekalahan, sementara melanjutkannya berisiko memperburuk situasi politik domestik.

Sejumlah analis menilai karakter Trump yang agresif membuatnya lebih mungkin memilih eskalasi ketimbang mundur.

Apalagi, dengan pemilu sela yang semakin dekat, keputusan terkait perang Iran bukan hanya soal strategi militer, tetapi juga pertaruhan citra politik.

Pertanyaan besarnya kini bukan lagi apakah perang akan berlanjut, tetapi bagaimana Trump akan melanjutkannya—dan sejauh mana ia berani menabrak batas hukum yang ada.

Tolak Negosiasi dengan Trump, Iran Siapkan Serangan Balasan Jika AS Tak Lakukan Hal Ini
Tag:As-IranGencatan Senjatakongresperangtimur tengahTrumpWar Powers Act
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Harga Emas Hari Ini 17 Juni 2026: Antam dan Global Kompak Berkilau
By Syifa Fauziah
Ilustrasi Emas Antam
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: AI).
Internasional

Iran Menang Telak, AS Harus Cabut Sanksi dan Wajib Bayar Kompensasi Fantastis

Wacana berakhirnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali jadi sorotan…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Internasional

Selat Hormuz Bakal Dibuka, AS Siap Lepas Rp427 Triliun untuk Iran dalam Deal Bersejarah

Media Iran melaporkan rincian draf nota kesepahaman berisi poin-poin penting kesepakatan perdamaian…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Serangan Israel ke Beirut Bikin Trump Geram, Nasib Damai Iran-AS Dipertaruhkan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengkritik serangan Israel di Beirut, Lebanon.…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Bocoran Draf Deal Rahasia AS-Iran Terungkap, Trump Sindir Keras Netanyahu

Media-media Iran mulai mengungkap isi draf nota kesepahaman antara Iran dan Amerika…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up