Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Ekonomi Iran Terpuruk Gegara Perang, Pemulihan Butuh Lebih dari 10 Tahun
Internasional

Ekonomi Iran Terpuruk Gegara Perang, Pemulihan Butuh Lebih dari 10 Tahun

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 26, 2026 5:35 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/ sina drakhshani )
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/sina drakhshani )
SHARE

Perang di Timur Tengah kian menyeret perekonomian Iran yang rapuh menjadi terpuruk. Inflasi tinggi dan anjloknya mata uang negara itu menjadi momok, karena sebelum konflik Iran sudah berada di bawah tekanan akibat sanksi. 

Daftar isi Konten
  • Ekonomi Iran Menyusut 6,1 Persen
  • Ekonomi Iran Kebal Sanksi
  • Butuh Satu Dekade Pulihkan Ekonomi Iran

Berdasarkan laporan dari CNBC, dikutip Minggu, 26 April 2026, inflasi di Iran mencapai 50 persen pada tahun 2025. Sedangkan nilai mata uang rial anjlok 60 persen dalam beberapa bulan setelah perang 12 hari melawan AS pada Juli lalu. 

Inflasi pangan melonjak hingga 64 persen pada Oktober tahun lalu, dan terus naik menjadi 105 persen pada Februari. Harga roti dan sereal naik 140 persen, serta minyak dan lemak naik 219 persen sejak awal tahun hingga Maret 2026.

Sementara itu, bank-bank Iran mulai mendistribusikan uang kertas pecahan 10 juta rial pada bulan lalu, dan menjadikan pecahan dengan nilai  terbesar dalam sejarah. Hal itu dilakukan untuk menekan inflasi dan memenuhi permintaan uang tunai.

Ekonomi Iran Menyusut 6,1 Persen

Berdasarkan laporan, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan, ekonomi Iran akan menyusut sebesar 6,1 persen pada 2026. Kemudian inflasi sebesar 68,9 persen, dan mata uang anjlok menjadi 1,32 juta rial per dolar AS.

Iran sendiri belum merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) sejak 2024. Kemudian pemadaman internet yang meluas telah membuat statistik domestik tidak dapat diakses di luar negeri.

Adapun penutupan Selat Hormuz dan blokade AS telah memutus sebagian besar perdagangan internasional Iran, termasuk ekspor minyak. Karena lebih dari 90 persen perdagangan tahunannya melewati selat tersebut. 

Ketegangan yang kembali memuncak di tengah blokade AS. berpotensi memangkas 70 persen pendapatan ekspor Iran. Perang tersebut juga telah memicu anjloknya permintaan domestik dan impor.

Di samping itu, Amerika Serikat juga mengancam akan menjatuhkan sanksi baru terhadap bank-bank China yang memfasilitasi transaksi terkait Iran.

Tekanan gabungan dari blokade dan ancaman sanksi terhadap bank-bank China ini akan membebani ekonomi Iran. Peneliti Senior di Brookings Institution obin Brooks mengatakan, ekonomi Iran terancam menerima pukulan lebih berat.

Hal ini menutup salah satu jalur utama kehidupan ekonomi Teheran, dan mempercepat titik di mana neraca pembayaran Iran menemui jalan buntu. Efektivitas blokade ini dan ketakutan yang ditimbulkannya di Iran akan membawa Teheran kembali ke meja perundingan dengan itikad baik,”

kata Brooks.

Ekonomi Iran Kebal Sanksi

Sementara, itu  Anggota Dewan Quincy Institute for Responsible Statecraft Amir Handjani mengatakan, meskipun Iran mengalami inflasi mendalam dan kontraksi pertumbuhan, negara itu kemungkinan tidak akan menghadapi kehancuran ekonomi total.

Dia menuturkan, Iran sudah terbiasa menghadapi sanksi internasional yang berat selama hampir lima dekade, dan negara itu telah memiliki sistem transaksi energi yang dapat menghindari sanksi AS. 

Selama perjanjian damai tercapai dengan Amerika Serikat yang mencabut sanksi dan membebaskan ekonomi Iran dari ‘kotak penalti’ yang telah dialaminya selama empat dekade, Iran dapat pulih lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang,”

kata Handjani.

Butuh Satu Dekade Pulihkan Ekonomi Iran

Menurut media lokal Iran, para pejabat ekonomi senior Iran sudah memperingatkan Presiden Masoud Pezeshkian bahwa pemulihan ekonomi yang hancur akibat perang mungkin membutuhkan waktu lebih dari satu dekade.

Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati juga dilaporkan telah mendesak Pezeshkian, untuk mengambil langkah-langkah mendesak. Hal ini untuk menstabilkan ekonomi, termasuk memulihkan sepenuhnya akses internet, dan mengupayakan kesepakatan damai dengan AS. 

Akan tetapi analis mempertanyakan, kecepatan Teheran memperbaiki kerusakan pada infrastruktur energi dan industri yang menjadi tulang punggung pendapatan ekspor dan penyerapan tenaga kerja.

Tag:As-IranEkonomiinflasiiranNilai TukarPemulihanperang
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
2
Golkar Tuduh PDIP Main Dua Kaki, Pengamat Curiga Ada Data yang Belum Dibuka ke Publik
By Rahmat Tunny
Pengamat politik, Ujang Komaruddin.
3
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
4
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
5

BERITA LAINNYA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Sumber: X/ @RussianArmy_)
Internasional

Geger! Rumor Zelensky Tewas Kena Serangan Rudal Rusia, Hoaks atau Fakta?

Sebuah rumor beredar luas di platform X, yang mengklaim bahwa Presiden Ukraina…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Presiden Donald Trump
Internasional

Pedas! Trump Sindir Israel Cuma Robohkan Gedung, Hizbullah Tetap Tak Bisa Lenyap

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kecewa terhadap manuver Israel terhadap kelompok…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
19 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up