Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 30 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Misi Kemanusiaan Terancam, Kapal Gaza Flotilla Diklaim Dikepung Israel
Internasional

Misi Kemanusiaan Terancam, Kapal Gaza Flotilla Diklaim Dikepung Israel

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: April 30, 2026 1:24 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Kapal jaringan organisasi kampanye lingkungan independen global, Greenpeace, Arctic Sunrise
Kapal jaringan organisasi kampanye lingkungan independen global, Greenpeace, Arctic Sunrise (sumber: greenpeace.org)
SHARE

Laporan dari kru kapal Arctic Sunrise yang dioperasikan oleh Greenpeace International menyebutkan bahwa sejumlah kapal dalam Global Sumud Flotilla menghadapi gangguan dari pihak militer Israel saat berada di perairan internasional.

Lokasi kejadian diperkirakan sekitar 45 mil laut di sebelah barat pulau Kythira, Yunani, dan sekitar 600 mil laut dari wilayah Gaza.

Menurut laporan tersebut, pada pukul 18:43 UTC (21:43 waktu setempat), armada menerima pesan melalui kanal radio internasional (kanal 16). Pengirim mengaku sebagai Angkatan Laut Israel dan meminta kapal-kapal tersebut mengubah haluan.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh Global Sumud Flotilla melalui media sosial yang dilansir Arab News disebutkan bahwa militer Israel telah melakukan tindakan yang dianggap ilegal.

Organisasi tersebut juga mengungkapkan adanya tindakan intimidasi terhadap awak kapal.

Komunikasi dengan 11 kapal telah terputus, Kapal-kapal kami didekati oleh kapal cepat militer, yang mengidentifikasi diri sebagai ‘Israel’, mengarahkan laser dan senjata serbu semi-otomatis, memerintahkan para peserta ke bagian depan kapal dan untuk berlutut,”

tulis keterangan tesebut.

Selain itu, sinyal darurat disebut telah dikirim karena gangguan komunikasi. Komunikasi kapal sedang dihalangi dan sinyal SOS telah dikeluarkan,”

tambah keterangan tersebut.

Posisi Armada dan Respons Israel

Berdasarkan pelacakan langsung, armada tersebut berada di sekitar lepas pantai Kreta, dekat wilayah Yunani.

Di sisi lain, sumber dari Israel yang dikutip media menyebut bahwa pihaknya mulai mengambil langkah untuk mengendalikan kapal-kapal bantuan tersebut jauh dari wilayah pesisir mereka. Namun, detail jumlah kapal dan lokasi pasti tidak dijelaskan secara rinci.

Wilayah Gaza telah berada di bawah blokade Israel sejak 2007, setelah dikuasai oleh Hamas. Sejak Oktober 2023, konflik di wilayah tersebut semakin memanas dan menimbulkan dampak kemanusiaan besar.

Jutaan warga terdampak, dengan banyak yang kehilangan tempat tinggal akibat eskalasi konflik.

Insiden ini juga memicu kritik dari mantan Menteri Keuangan Yunani, Yanis Varoufakis. Ia menyoroti dugaan keterlibatan atau ketidakmampuan pemerintah Yunani dalam merespons situasi tersebut.

Baru saja berbicara dengan teman-teman di Armada Global Sumud. Kapal dan drone Israel mengganggu mereka di lepas pantai Kreta. Pemerintah Yunani terlibat atau tidak mampu mempertahankan laut kita dari Israel,”

tulis Yanis seperti dilansir dari Anadolu.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Yunani maupun otoritas Israel terkait pernyataan tersebut.

Armada ini membawa bantuan kemanusiaan dan bertujuan menembus blokade untuk membuka jalur distribusi bantuan ke Gaza.

Diperkirakan hampir 1.000 aktivis dari berbagai negara ikut serta dalam misi ini. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza.

Tag:GazagreenpeaceIsraelMisi KemanusiaanPerairan Internasional
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin Al Rahab. (Sumber: Antara Foto/Muhammad Zulfikar/aa)
Nasional

Komnas HAM Soroti Kelemahan Lembaganya, Revisi UU Jadi Mendesak

Pemerintah berencana merevisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Anggota Komnas HAM Amiruddin Al Rahab merespons hal tersebut.  Menurut Amiruddin, salah satu alasan dibutuhkan perubahan regulasi karena…

By
Dusep
Adi Briantika
3 Min Read
Warga membawa poster aspirasi saat Peringatan 30 Hari Pasca Serangan Air Keras terhadap aktivis Andrie Yunus di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta, Minggu (12/4/2026). Dalam aksi solidaritas tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil menuntut para pelaku diadili melalui peradilan umum serta pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar penegakan hukum berlaku adil dan transparan.
Hukum

Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Berjalan, TAUD Gugat Kapolda Metro Jaya

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) menggugat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri terkait kasus penyiraman Air Keras Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta…

By
Rahmat
Adi Briantika
3 Min Read
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (tengah) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kiri) dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini (kanan) menyampaika keterangan saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta dan saat ini Polresta Yogyakarta menatapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut.
Kesehatan

Kekerasan Daycare: Ancaman Serius Masa Golden Age

Psikolog Meity Arianty menyoroti kasus dugaan kekerasan di taman penitipan anak (daycare) yang terjadi di Yogyakarta dan Aceh. Insiden tersebut menunjukkan standar keamanan dan kualitas pelayanan kurang memadai. "Kekerasan atau…

By
Adi Briantika
Syifa Fauziah
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Harga Minyak Melonjak Tembus US$120 per Barel Gegara Trump

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump disinyalir akan memperpanjang blokade laut terhadap…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
2 jam lalu
Kecelakaan lalu lintas di alami oleh sekelompok jemaah haji Indonesia di Arab Saudi
Internasional

Innalilahi.. Bus Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Alami Kecelakaan

Kecelakaan lalu lintas dialami oleh sekelompok jemaah haji Indonesia di Arab Saudi,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
22 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Trump Tolak Proposal Iran, Negosiasi Buntu di Tengah Blokade Selat Hormuz

Upaya untuk mengakhiri konflik antara Iran dan AS menemui jalan buntu pada…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 hari lalu
Lebih dari 250 warga India yang mengaku keturunan dari suku alkitabiah mendarat di Bandara Ben Gurion, Israel
Internasional

Mengaku Keturunan Suku Alkitabiah, Ratusan Warga India ‘Diterbangkan’ jadi Warga Israel

Lebih dari 250 warga India yang mengaku keturunan dari suku alkitabiah mendarat…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up