Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 3 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • prabowo
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Awas Aturan Sungsang: Cissrec Sentil RPP TNI Jangan Salip UU KKS
Hukum

Awas Aturan Sungsang: Cissrec Sentil RPP TNI Jangan Salip UU KKS

owrite-adi-briantika
Last updated: Mei 3, 2026 10:22 am
Adi Briantika - Asred
Share
Komandan Kopaska Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Sadarianto (tengah) berfoto bersama saat upacara Pembukaan Latihan Pasukan Khusus Kopaska TNI AL TA 2026 di Puskopaska, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/4/2026). Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi khusus dalam penanganan pembajakan pesawat dan bahan peledak, khususnya di Pangkalan Udara TNI AL.
Komandan Kopaska Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Sadarianto (tengah) berfoto bersama saat upacara Pembukaan Latihan Pasukan Khusus Kopaska TNI AL TA 2026 di Puskopaska, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/4/2026). Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi khusus dalam penanganan pembajakan pesawat dan bahan peledak, khususnya di Pangkalan Udara TNI AL. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye)
SHARE

Chairman Cissrec Pratama Persadha berpendapat pengesahan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) berurgensi tinggi dibandingkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI.

“Jika diposisikan secara strategis, urgensi pengesahan Undang-Undang KKS justru berada pada level yang lebih fundamental dibandingkan dengan RPP Tugas TNI. Karena sifatnya yang menjadi kerangka hukum payung bagi seluruh tata kelola keamanan siber nasional. Sementara RPP TNI hanya merupakan turunan operasional yang mengatur salah satu aktor dalam ekosistem tersebut,”

kata Pratama kepada Owrite.id.

RPP TNI tanpa didahului oleh Undang-Undang KKS berpotensi menciptakan regulatory inversion, yaitu kondisi ketika aturan turunan justru hadir sebelum kerangka induk terbentuk. Hal ini berisiko menghasilkan desain kebijakan yang parsial dan tidak sinkron. 

Urgensi Undang-Undang KKS juga semakin tinggi apabila diasesmen berdasar eskalasi ancaman nyata. Data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menunjukkan bahwa Indonesia mencatat ratusan juta hingga miliaran anomali trafik siber setiap tahun, dengan sektor pemerintahan, keuangan, dan telekomunikasi menjadi target utama.

“Selain itu, berbagai insiden kebocoran data besar seperti kasus data kependudukan, BPJS Kesehatan, hingga dugaan kompromi Pusat Data Nasional Sementara telah menunjukkan bahwa persoalan utama Indonesia bukan pada kekurangan aktor keamanan, melainkan lemahnya tata kelola, standar keamanan, dan mekanisme akuntabilitas,”

terang dia.

Dalam konteks ini, pengesahan Undang-Undang KKS akan memberikan beberapa fondasi krusial yakni:

  • Definisi ancaman siber dapat distandardisasi sehingga tidak terjadi multitafsir yang berpotensi membuka ruang penyalahgunaan wewenang;
  • Pembagian peran antar lembaga dapat ditegaskan, termasuk batasan yang jelas mengenai kapan dan bagaimana militer dapat dilibatkan;
  • Mekanisme pengawasan dan checks and balances dapat dilembagakan, terutama untuk mencegah militerisasi ruang siber sipil.

Sebaliknya, jika RPP TNI didorong lebih dahulu tanpa kerangka Undang-Undang KKS, maka terdapat risiko bahwa peran militer akan berkembang secara de facto tanpa landasan hukum yang komprehensif. Hal ini dapat menciptakan ketidakseimbangan dalam kontrol sipil, terutama dalam konteks demokrasi digital.

“Pengalaman di Amerika Serikat menunjukkan bahwa keberadaan Cybersecurity Information Sharing Act dan kerangka hukum lainnya menjadi prasyarat sebelum operasi siber militer oleh United States Cyber Command dapat dijalankan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan aktor sipil,”

jelas Pratama.

Masih Bahas

Kemenko Polkam merespons soal RPP ini. Hingga kini rancangan tersebut masih dalam proses pembahasan. 

“Hal ini belum final dan masih dalam tahap pembahasan oleh kementerian-kementerian terkait,”

kata Kabiro Humas, Data, dan Informasi Brigjen TNI Honi Havana, kepada Owrite.id, Senin, 27 April. 

Belum diketahui kapan pembahasan rampung. Honi berujar detail terkait rencana waktu tersebut, Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan yang lebih paham. Sesuai dengan fungsinya, Kementerian Polkam berupaya menjembatani berbagai instansi agar regulasi itu tidak tumpang tindih dan berjalan optimal.

“Sesuai tugas Kemenko Polkam akan melaksanakan langkah-langkah koordinatif sehingga produk yang dihasilkan efektif dan benar-benar operasional, serta sinergi dengan tugas Polri dan kementerian/lembaga yang lain,”

ucap Honi. 
Tag:bssnMiliterrpp tugas tniSiberTNIUU KKS
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Tangkapan layar video Amien Rais yang viral usai tanggapi kedekatan Presiden Prabowo dan Teddy Indra Wijaya. (Foto X/@Korban Ceklist Satu)
Nasional

Tak Gentar Diseret ke Meja Hijau Soal Video Prabowo-Teddy, Ini Syarat dari Amien Rais

Amien Rais menegaskan, siap menghadapi proses hukum terkait video pernyataannya soal kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya, dibawa ke jalur hukum. Meski demikian, Ketua Majelis Syura Partai…

By
Amin Suciady
3 Min Read
Penumpang kereta rel listrik (KRL) meletakkan buket bunga di meja pascainsiden tabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Sejumlah penumpang KRL meletakkan bunga di area tersebut sebagai ungkapan duka cita atas tewasnya 16 orang dalam kecelakaan itu.
Megapolitan

Tragedi KRL vs Argo Bromo Anggrek: Ratusan Bunga Dukacita Penuhi Stasiun Bekasi Timur

Sebagai ucapan duka atas tragedi kecelakaan maut dua kereta, warga dan penumpang KRL Commuter Line meletakkan karangan bunga di Stasiun Bekasi Timur. Dilansir dari TikTok @ceritabekasi_, ratusan bunga memenuhi area…

By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 Min Read
Taman Impian Jaya Ancol
Hype

Ancol Diserbu Wisatawan saat Long Weekend, Kawasan Pantai Masih Jadi Primadona

Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat saat long weekend 1–3 Mei 2026. Manajer Corporate Communication Ancol, Daniel Windroatmoko, mengatakan selama libur panjang yang berlangsung pada…

By
Syifa Fauziah
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 24.980 personel untuk pengamanan aksi Hari Buruh di Jakarta yang berpusat di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR.
Hukum

RPP Tugas TNI dalam Objek Vital Nasional, Pakar Ingatkan Risiko Militerisasi Data Sipil

Rancangan Peraturan Pemerintah soal Tugas TNI yang diduga membuka ruang bagi militer…

owrite-adi-briantika
By
Adi Briantika
6 jam lalu
Ilustrasi dokter
Hukum

PBHI Kecam Kematian Dokter Internship RSUD Daud Arif: Bentuk Kerja Paksa Modern

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) memprotes keras wafatnya…

owrite-adi-briantika
By
Adi Briantika
7 jam lalu
Kantor Kepolisian Resor Jakarta Selatan.
Hukum

Diduga Difitnah, Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Balik Eks ART

Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina, diduga melaporkan balik eks…

owrite-adi-briantika
By
Adi Briantika
2 hari lalu
Rien Wartia Trigina
Hukum

Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Balik ART atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina melaporkan balik mantan Asisten…

Syifa Fauziah
By
Syifa Fauziah
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up