Amien Rais menegaskan, siap menghadapi proses hukum terkait video pernyataannya soal kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya, dibawa ke jalur hukum. Meski demikian, Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut meminta pembuktian dilakukan secara terbuka.
Saya diberitahu ahli-ahli hukum itu, Komdigi tidak berhak. Jadi yang berhak itu si Teddy, nah itu baru akan dibawa ke pengadilan. Dan di pengadilan saya akan yakin sekali, tunjukkan! Saya minta beberapa dokter spesialis apakah betul dia itu gay atau bukan,”
katanya di sela kegiatan acara Munas Partai Ummat di Sleman, Minggu, 3 Mei 2026.
Menurutnya, jika kebebasan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh undang-undang dasar tidak dibatasi dan tidak diberangus, maka demokrasi itu berjalan baik. Indonesia, sambung Amien, merupakan negara demokrasi, sehingga setiap individu bebas menyampaikan pendapat meskipun bertentangan dengan penguasa dan kelompok rakyat.
Tetapi apa, jadi point of conflict-nya itu, point of perbedaannya itu adalah yang bersangkutan dengan nasib bangsa,”
ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, melalui postingan Instagram @kemkomdigi, yang dikutip redaksi, Minggu, 3 Mei 2026, menyatakan video pernyataan Amien Rais yang menyeret nama Presiden Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya memuat narasi fitnah serta mengandung ujaran kebencian.








