Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 30 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / P2G Sentil Prabowo soal Bahasa Prancis: Guru Kurang Ratusan Ribu, Pemerintah Malah Tambah Beban Baru
Nasional

P2G Sentil Prabowo soal Bahasa Prancis: Guru Kurang Ratusan Ribu, Pemerintah Malah Tambah Beban Baru

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: Mei 30, 2026 1:09 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat (WS).
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat (WS). (BPMI Setpres/Laily Rachev)
SHARE

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk sekolah-sekolah mempelajari Bahasa Prancis tidak jelas, tidak terencana, terkesan terburu-buru, tanpa perencanaan matang, belum menjadi kebutuhan prioritas, dan dirasa lebih kepada basa-basi diplomatik belaka. 

Daftar isi Konten
  • Kebijakan Tak Sesuai Prioritas Pendidikan
  • Kekurangan Guru Akan Makin Parah
  • Sudah Ada dalam Kurikulum Pilihan
  • Fokus Perbaiki Kemampuan Dasar Murid
  • Usulkan Jadi Ekstrakurikuler Saja

Tak ada angin atau hujan, tiba-tiba Pak Presiden memerintahkan sekolah di semua tingkatan mengajarkan bahasa Prancis kepada murid,”

ujar Koorrinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim, dalam keterangannya.

Satriwan menambahkan, kalau setiap habis pertemuan bilateral lalu bahasa negara tersebut langsung dimasukkan ke kurikulum, tentu itu tidak tepat. Misalnya setelah bertemu Jepang jadi ingin mewajibkan bahasa Jepang, bertemu Tiongkok lalu ingin memasukkan bahasa Mandarin, atau sepulang dari Belanda kemudian mewajibkan bahasa Belanda. Menurutnya, pengelolaan pendidikan tidak bisa dilakukan dengan cara seperti itu.

Baca juga:
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan ke Prancis Bawa Sejumlah… Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan…
Dibully Satu Nusantara, Prabowo Malah Balik Bawa Rezeki Nomplok dari… Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis menai polemik. Namun, dibalik polemik…
Jokowi Gak Betah Diam, Kandang Banteng PDIP Wajib Mulai Siaga… Mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan kembali aktif berkeliling daerah dalam…
  • Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan ke Prancis Bawa Sejumlah Kesepakatan, Apa…
  • Dibully Satu Nusantara, Prabowo Malah Balik Bawa Rezeki Nomplok dari Prancis
  • Jokowi Gak Betah Diam, Kandang Banteng PDIP Wajib Mulai Siaga Satu?

Kebijakan Tak Sesuai Prioritas Pendidikan

P2G menyebut instruksi terkait Bahasa Prancis dan Portugis tidak masuk dalam prioritas RPJMN 2025–2029 yang diatur dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

Selain itu, instruksi Presiden terkait pengajaran bahasa Portugis yang disampaikan setahun lalu juga disebut belum terealisasi hingga saat ini.

Instruksi presiden Prabowo setahun lalu agar sekolah mengajarkan bahasa Portugis kepada murid saja belum terwujud hingga hari ini, kini ditambah lagi bahasa Prancis,”

lanjut Satriwan.

Pemerintah tidak bisa membuat kebijakan pendidikan yang melenceng dari RPJMN yang sudah ditetapkan,”

kata Satriwan.

Menurut P2G, mewajibkan pelajaran Bahasa Prancis di semua jenjang sekolah artinya mulai SD, SMP, SMA/sederajat akan menambah beban kurikulum bagi murid, mengingat struktur kurikulum nasional masih relatif padat mata pelajaran.

Presiden Prabowo Bakal Lebaran Idul Adha di Prancis, Tak Lupa Sebar Sapi Monster di RI

Kekurangan Guru Akan Makin Parah

P2G menyoroti data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menyebut Indonesia masih kekurangan sekitar 374 ribu guru ASN di sekolah negeri. Dengan memasukkan pelajaran Bahasa Portugis dan Prancis mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/sederajat, maka kekurangan guru nasional dinilai akan bertambah.

Dengan asumsi satu sekolah membutuhkan dua guru Prancis dan Portugis, dari total sekitar 240 ribu sekolah SD-SMA/sederajat, maka dibutuhkan 480 ribu guru bahasa asing tersebut.

Dan kebutuhan 480 ribu guru tidak akan bisa terpenuhi oleh pemerintah, apalagi sudah 6 tahun pemerintah tak lagi merekrut guru PNS. Alhasil tak ada guru profesional yang akan mengajar pelajaran tersebut,”

tukas Satriwan.
Prabowo Dihujat Satu Indonesia soal Sapi Kurban, Anak Buah Pasang Badan

Satriwan melanjutkan, jangankan merekrut 480 ribu guru baru bahasa Portugis dan Prancis, untuk memenuhi kebutuhan dasar 374 ribu guru saja, pemerintah gagal merealisasikannya. Sementara itu UU ASN sudah melarang pemda dan sekolah merekrut guru honorer.

P2G khawatir nantinya guru mata pelajaran lain yang akan mengajar pelajaran bahasa Prancis dan Portugis. Hal ini dinilai menyalahi prinsip profesionalitas dan menjadi beban baru bagi guru.

Baca juga:
Pemerintah Tak Berdaya, Rupiah Sempat Ugal-ugalan ke Level Rp17.900 per… Nilai tukar rupiah ditutup melemah sebesar 0,20 persen ke level Rp17.880 per…
Dituduh Pemborosan Anggaran, Gerindra: Prabowo Justru Lagi 'Flexing' Nikel RI… Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat…
Uang Haji Diduga Dikemplang, Jemaah Terlantar Tanpa Tenda di Mina Pelaksanaan ibadah haji 2026 kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan sejumlah jamaah…
  • Pemerintah Tak Berdaya, Rupiah Sempat Ugal-ugalan ke Level Rp17.900 per Dolar AS
  • Dituduh Pemborosan Anggaran, Gerindra: Prabowo Justru Lagi 'Flexing' Nikel RI di Eropa!
  • Uang Haji Diduga Dikemplang, Jemaah Terlantar Tanpa Tenda di Mina

Sudah Ada dalam Kurikulum Pilihan

P2G mengingatkan, bahwa mata pelajaran bahasa Prancis dan bahasa asing lainnya seperti bahasa Arab, Korea, Mandarin, Jerman, dan Jepang sudah menjadi mata pelajaran pilihan bagi murid yang berminat dan masuk dalam struktur kurikulum nasional sejak Kurikulum 2006 hingga Kurikulum Merdeka saat ini.

Bahasa Asing Non-Bahasa Inggris sudah termaktub eksplisit dalam struktur kurikulum nasional jenjang SMA/MA/SMK berdasarkan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum Pada Jenjang PAUD DIKDASMEN,”

ungkap Satriwan.

Di jenjang SMK jurusan perhotelan dan pariwisata, mata pelajaran Bahasa Asing Non-Bahasa Inggris juga sudah masuk sebagai program keahlian untuk mendukung keterampilan siswa dalam menghadapi dunia kerja.

Bahkan Mei 2026 ini Kemdikdasmen disebut berencana meluncurkan Program Sertifikasi Bahasa Asing Non-Bahasa Inggris yang mencakup Bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Jerman, dan Prancis. Skema ini telah dibuka dan menjangkau lebih dari 120 SMK dengan sasaran 13 ribu siswa.

Baca juga:
IHSG Merosot 0,17 Persen Usai Libur Idul Adha, Ini Salah… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026.…
Jejak Hibah Georgia Soros di Indonesia, Ngalir ke Media, Aktivis,… Jaringan filantropi global Open Society Foundations (OSF) milik miliarder George Soros tercatat…
Prabowo Dihujat Satu Indonesia soal Sapi Kurban, Anak Buah Pasang… Polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp100 miliar untuk…
  • IHSG Merosot 0,17 Persen Usai Libur Idul Adha, Ini Salah Satu Penyebabnya
  • Jejak Hibah Georgia Soros di Indonesia, Ngalir ke Media, Aktivis, Hingga Riset
  • Prabowo Dihujat Satu Indonesia soal Sapi Kurban, Anak Buah Pasang Badan

Fokus Perbaiki Kemampuan Dasar Murid

Kabid Advokasi P2G, Iman Zanatul Haeri, mengatakan pemerintah seharusnya lebih fokus membenahi kemampuan dasar siswa dalam bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan matematika sejak sekolah dasar.

Ia menyoroti hasil TKA SMA 2025 yang masih rendah, dengan rata-rata nilai Bahasa Inggris 24,93, Matematika 36,10, dan Bahasa Indonesia 55,38.

Sementara di jenjang SD dan SMP, hasil TKA juga dinilai masih rendah. Nilai Bahasa Indonesia tercatat 60,14 untuk jenjang SD/sederajat dan 60,83 untuk SMP/sederajat. Sedangkan nilai Matematika SD/sederajat sebesar 43,41 dan Matematika SMP/sederajat sebesar 40,35 dari skala 0–100.

Ketimbang memaksakan bahasa Prancis dan Portugis diajarkan di semua jenjang sekolah, justru lebih mendesak pemerintah membenahi buruknya kemampuan murid untuk matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia di sekolah,”

lanjut Iman Zanatul Haeri, Kabid Advokasi P2G.
Baca juga:
Guru Jadi Korban Janji Politik, DPR Sentil Keras Pemerintah Soal… Janji menyejahterakan guru kembali disorot, setelah kesejahteraan tenaga pendidik dinilai masih jauh…
APBN Dipakai untuk Kurban, Prabowo Dinilai Langgar Prinsip Ibadah Polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembelian sapi kurban…
Negara Masih Lemah Lindungi Guru dan Dosen Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga menegaskan, negara harus lebih serius…
  • Guru Jadi Korban Janji Politik, DPR Sentil Keras Pemerintah Soal Kesejahteraan
  • APBN Dipakai untuk Kurban, Prabowo Dinilai Langgar Prinsip Ibadah
  • Negara Masih Lemah Lindungi Guru dan Dosen

Usulkan Jadi Ekstrakurikuler Saja

Dalam konteks pendidikan, P2G juga menyoroti data UNESCO yang menunjukkan Prancis belum masuk 10 negara favorit tujuan studi pelajar Indonesia di luar negeri.

Prancis berada di posisi ke-11 dengan jumlah pelajar Indonesia sekitar 812 orang dari total 59.224 WNI yang melanjutkan studi di luar negeri.

Selain itu, berdasarkan data BKPM 2025, negara dengan investasi terbesar di Indonesia masih didominasi Singapura, Hong Kong, Cina, Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

Prancis tidak masuk dalam daftar tersebut. Artinya penggunaan bahasa Prancis dalam kepentingan komunikasi perdagangan global Indonesia belum mendesak. Apalagi sudah ada bahasa Inggris yang digunakan sebagai alat komunikasi bersama secara internasional,”

jelas Iman.

Sebagai solusi, P2G merekomendasikan agar Kemdikdasmen dan Kemenag menjadikan bahasa Prancis dan Portugis sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, bukan mata pelajaran wajib.

Sebagai solusi, pemerintah dapat menjadikan bahasa Prancis dan Portugis sebagai kegiatan ekstrakurikuler murid di sekolah, jadi bentuknya klub siswa, bagi yang berminat saja, tidak wajib,”

pungkas Iman.
Baca juga:
Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat Buramnya batas antara ranah militer dan sipil di Indonesian semakin "tabola-bale" atau…
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi… Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan…
Rupiah 'Berkurban' Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar Nilai tukar rupiah tertekan di tengah momen libur Idul Adha. Mata uang…
  • Indonesia Sudah “Tabola-Bale”, Sipil Jadi Militer, Tentara Urus Rakyat
  • TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
  • Rupiah 'Berkurban' Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar
Tag:bahasaguruHeadlinePerhimpunan Pendidikan dan GuruPrabowo SubiantoPrancisPresiden
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Daftar Tim Termahal di Piala Dunia 2026, Argentina Kalah dari Portugal
By Hadi Febriansyah
Skuad Timnas Prancis masih jadi yang termahal di Piala Dunia 2026 (Instagram Dembele)
1
Tren Libur Sekolah 2026, Hotel Ramai Hadirkan Program Ramah Keluarga
By Ivan Syahruna Lubis
Hotel Ramai Hadirkan Program Ramah Keluarga
2
Kenalan dengan Maskot Piala Dunia 2026, Simbol Baru FIFA
By Ossid Duha Jussas Salma
Maskot Piala Dunia 2026
3
Gaji Dosen Cuma Rp3,3 Juta, ADI Minta MK Tetapkan Minimal 2 Kali UMP
By Ani Ratnasari
Ketua Umum ADI Prof. Muhammad Ali Brawi
4
Negara Rugi Rp857 Miliar, ESDM Kejar Pelaku Tambang Ilegal
By Iren Natania
Caption: Alat berat jenis excavator dan satu unit dump truck di aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo tiba di Indonesia usai kunjungan dari Prancis (Foto: Presidenri.go.id)
Nasional

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan ke Prancis Bawa Sejumlah Kesepakatan, Apa Saja?

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat (WS).
Nasional

Dibully Satu Nusantara, Prabowo Malah Balik Bawa Rezeki Nomplok dari Prancis

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis menai polemik. Namun, dibalik polemik…

rahmat-tunnyIvan OWRITE
By
Rahmat Tunny
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Kementerian HAM. Doc: istimewa
Nasional

Dituding Lemahkan Komnas HAM Lewat RUU, Pemerintah Langsung Ngamuk 

Pemerintah membantah keras tudingan, bahwa revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang…

rahmat-tunnyIvan OWRITE
By
Rahmat Tunny
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Ribuan jamaah haji dari berbagai negara menuju jamarat untuk melempar jumrah di Mina, Makkah, Arab Saudi
Nasional

DPR Soroti Kepadatan Mina, Usulkan Tenda Bertingkat untuk Jemaah Haji Indonesia

Persoalan kepadatan jemaah di kawasan Mina kembali menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up