Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Kampus Swasta Sekarat, Ratusan Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?
Politik

Kampus Swasta Sekarat, Ratusan Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?

rahmat-tunnyAmin Suciady
Last updated: Juni 1, 2026 7:49 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Gambar salah satu gedung kampus UI
Gambar salah satu gedung kampus UI (Foto: https://app.ruangguru.com/kampus/universitas-indonesia)
SHARE

Alarm bahaya pendidikan tinggi Indonesia semakin nyaring terdengar. Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, akses kuliah justru dinilai semakin timpang.

Ribuan mahasiswa gagal menyelesaikan pendidikan, kampus swasta kekurangan mahasiswa, sementara kesempatan menempuh pendidikan tinggi masih belum dinikmati mayoritas anak muda Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati menilai, berbagai persoalan yang muncul di sektor pendidikan tinggi bukanlah kasus yang berdiri sendiri.

Rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK), tingginya angka putus kuliah, hingga melemahnya perguruan tinggi swasta merupakan rangkaian masalah yang saling berkaitan.

Krisis Guru Kian Parah: Pemerintah Lamban Lakukan Rekrutmen, Pendidikan RI di Titik Nadir

Empat persoalan ini tidak bisa dilihat secara terpisah. Ini adalah alarm bahwa akses pendidikan tinggi kita masih menghadapi tantangan besar. Jangan sampai kuliah hanya menjadi kesempatan bagi kelompok masyarakat tertentu yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik,”

kata Kurniasih dalam keterangan pers, Senin, 1 Juni 2026. 

Data pendidikan tinggi menunjukkan, APK Indonesia masih berada di bawah 40 persen. Artinya, sebagian besar penduduk usia kuliah, belum mampu mengakses bangku perguruan tinggi. Situasi ini diperparah dengan tingginya angka mahasiswa yang terpaksa menghentikan studi di tengah jalan.

Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2025, sekitar 289 ribu mahasiswa tercatat putus kuliah. Dari jumlah tersebut, lebih dari 73 persen berasal dari perguruan tinggi swasta. Fakta ini dinilai menjadi gambaran nyata, bahwa faktor ekonomi masih menjadi tembok besar bagi banyak mahasiswa.

Baca juga:
Soal Rencana Safari Politik Jokowi, PDIP Sentil Penggunaan Dana Bansos… Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo melakukan safari politik ke berbagai daerah…
Nyatakan Bukan Oposisi Tapi Minta Suara Kritis Jangan Dibungkam, Posisi… Munculnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di…
Nilai TKA Hancur Lebur karena Kepentingan Politik dan Kebijakan Sering… Rendahnya capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dinilai tidak bisa dibebankan hanya…
  • Soal Rencana Safari Politik Jokowi, PDIP Sentil Penggunaan Dana Bansos US$ 13…
  • Nyatakan Bukan Oposisi Tapi Minta Suara Kritis Jangan Dibungkam, Posisi PDIP Sebenarnya…
  • Nilai TKA Hancur Lebur karena Kepentingan Politik dan Kebijakan Sering Berubah

Di sisi lain, Politisi PKS itu menyoroti semakin kuatnya dominasi perguruan tinggi negeri dalam penerimaan mahasiswa baru. 

Kondisi tersebut membuat banyak perguruan tinggi swasta mengalami penurunan mahasiswa secara signifikan, bahkan sebagian kampus menghadapi ancaman keberlangsungan operasional.

Padahal PTS selama ini memiliki kontribusi besar dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Jika kampus-kampus swasta terus mengalami tekanan karena kekurangan mahasiswa, maka kapasitas nasional dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi juga akan ikut melemah,”

paparnya.

Perlebar Kesenjangan Sosial

Kurniasih mengingatkan, bahwa kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan sosial. Pendidikan tinggi yang seharusnya menjadi tangga mobilitas ekonomi, justru semakin sulit dijangkau masyarakat kelas menengah dan bawah.

Karena itu, ia mendesak pemerintah memperluas program beasiswa, bantuan biaya kuliah, hingga dukungan penyelesaian tugas akhir agar mahasiswa tidak terpaksa berhenti karena alasan ekonomi.

Alarm Pendidikan RI! Nilai Rata-rata Matematika Siswa SMP di TKA 2026 Cuma 40

Perlu memperkuat pendidikan vokasi dan program link and match dengan dunia kerja agar pendidikan tinggi semakin relevan dengan kebutuhan industri dan mampu menarik lebih banyak calon mahasiswa,”

jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan akademik dan psikososial bagi mahasiswa yang rentan putus kuliah, terutama mereka yang berada di tahun-tahun akhir pendidikan.

Menurut Kurniasih, cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada 2045 akan sulit tercapai jika akses pendidikan tinggi terus menyempit dan kampus-kampus swasta dibiarkan melemah.

Target Indonesia Emas 2045 membutuhkan lebih banyak lulusan pendidikan tinggi yang berkualitas. Karena itu, akses masuk kuliah harus diperluas, mahasiswa harus dibantu agar bisa bertahan hingga lulus, dan seluruh ekosistem pendidikan tinggi, termasuk PTS, harus diperkuat secara bersama-sama,”

tutup Kurniasih.
Tag:HeadlineIndonesia CemasIndonesia EmasKampusKurniasih MufidayatiPendidikanPerguruan tinggiWakil Ketua Komisi XIII DPR RI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Peringati HUT ke-18, Kongres Advokat Indonesia Ziarah ke Makam Pendiri
By Ossid Duha Jussas Salma
Peringati HUT ke-18, Kongres Advokat Indonesia (KAI) ziarah ke makam para pendiri organisasi
1
Respons Dandhy Laksono Usai Mama Yasinta ‘Pesta Babi’ Laporkan Pembuat Film ke Polisi
By Rahmat Tunny
Yasinta Moiwend alias Mama Sinta bersama kuasa hukum mengonsultasikan dugaan eksploitasi film 'Pesta Babi'.
2
Kabar Baik dan Buruk di Awal Juni, Dexlite Turun Rp3.000 tapi Pertamax Turbo Naik
By Iren Natania
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah
3
Dari Pos TNI Wogekel ke Polda Metro Jaya: Keluarga Duga Laporan Mama Sinta Disetir Aparat
By Rahmat Baihaqi
Mama Sinta berorasi di Jakarta.
4
Tak Mau Terima Laporan Manis Saja, Purbaya Siapkan Mata-mata dari Kemenkeu di DSI
By Anisa Aulia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) bersama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) dan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kanan) menyampaikan Konferensi Pers Persiapan Operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Doc: IG SekjenPDIP
Politik

Hasto Bongkar Kondisi Ekonomi Nasional, Nasib Rakyat Kian Tercekik

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melontarkan peringatan keras terkait kondisi perekonomian…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
15 jam lalu
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Doc: IG SekjenPDIP.
Politik

Soal Rencana Safari Politik Jokowi, PDIP Sentil Penggunaan Dana Bansos US$ 13 Miliar

Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo melakukan safari politik ke berbagai daerah…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
15 jam lalu
Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri temui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Politik

Nyatakan Bukan Oposisi Tapi Minta Suara Kritis Jangan Dibungkam, Posisi PDIP Sebenarnya Ada Dimana?

Munculnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
16 jam lalu
Sudirman Said dalam Rapat Kerja Wilayah PKS Jawa Tengah, 21 Januari 2018.
Politik

Sentilan Sudirman Said: Pemerintah Sibuk Jaga Suara, Generasi Muda Diwarisi Utang Ratusan Triliun

Kebijakan pemerintah yang dinilai lebih mengutamakan popularitas ketimbang penyelesaian masalah jangka panjang…

rahmat-tunnyowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up