Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Dadan dan Wamen Imipas Ditahan, Pengalihan Isu atau Bukti Negara Mulai Bertindak?
Hukum

Dadan dan Wamen Imipas Ditahan, Pengalihan Isu atau Bukti Negara Mulai Bertindak?

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 4, 2026 1:21 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim (kiri) berjalan dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/app/tom)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim (kiri) berjalan dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/app/tom)
SHARE

Penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dua mantan wakilnya, serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen-Imipas) Silmy Karim dalam perkara dugaan korupsi memunculkan berbagai spekulasi politik. 

Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, dan derasnya kritik terhadap frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto, sebagian kalangan menilai kasus tersebut sengaja dimunculkan untuk mengalihkan perhatian publik.

Namun pandangan itu dibantah pakar kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah. Menurutnya, langkah hukum yang dilakukan aparat justru lebih tepat dibaca sebagai respons terhadap tuntutan masyarakat, yang selama ini mempertanyakan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Breaking: Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka

Sebenarnya ini bukan pengalihan isu, melainkan lebih kepada upaya pemerintah untuk merespons tuntutan publik,”

kata Trubus kepada Owrite.id, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sejak awal pelaksanaan program MBG, berbagai kritik telah bermunculan, terutama terkait lemahnya pengawasan dan kedisiplinan dalam menjalankan prosedur operasional.

Sebab, seperti yang disampaikan berbagai pihak ketika mengkritik program ini, salah satu persoalannya adalah ketidakdisiplinan BGN dalam menjalankan SOP,”

ucapnya.

Menurut Trubus, persoalan yang membelit BGN tidak hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga dugaan penyimpangan dalam tata kelola program yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

Praktik-praktik penyimpangan dalam tata kelola program. Misalnya, adanya dugaan jual-beli titik atau lokasi pendirian SPPG. Selain itu, BGN juga memiliki persoalan komunikasi publik yang buruk,”

ungkapnya.

Kasus dugaan jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi salah satu isu yang paling banyak disorot. Dugaan tersebut dinilai merusak tujuan awal program MBG yang dirancang sebagai program unggulan pemerintah untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Baca juga:
Motor Trail Listrik MBG Jadi Dilema, Tim Presiden Diminta Cari… Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menyebut bakal melibatkan tim…
Pagu MBG Dipangkas Jadi Rp229 Triliun, BGN Ungkap Strategi Baru… Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG)…
BGN Respons Temuan Kejagung, Dugaan Penyimpangan SPPG Kini Masuk Meja… Badan Gizi Nasional (BGN) bakal mempelajari temuan kejanggalan di sejumlah Satuan Pelayanan…
  • Motor Trail Listrik MBG Jadi Dilema, Tim Presiden Diminta Cari Solusi
  • Pagu MBG Dipangkas Jadi Rp229 Triliun, BGN Ungkap Strategi Baru Arahan Prabowo
  • BGN Respons Temuan Kejagung, Dugaan Penyimpangan SPPG Kini Masuk Meja Evaluasi

Meski demikian, Trubus mengakui bahwa munculnya tudingan pengalihan isu merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik, terutama ketika kasus hukum besar muncul bersamaan dengan berbagai persoalan nasional lainnya.

Ada yang menganggap langkah ini sebagai pengalihan isu di tengah persoalan ekonomi, tentu itu merupakan perspektif politik,”

jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh dipandang semata-mata dari sudut pandang politik. 

Dikatakannya, penetapan dan penahanan seseorang dalam perkara korupsi menunjukkan adanya dugaan kuat yang berkaitan dengan kerugian negara.

Karena itu, jika ada pihak yang ditahan dalam kasus ini, maka patut diduga terdapat perbuatan yang berpotensi merugikan keuangan negara,”

tegas Trubus.
Tag:Analis Kebijakan PublikBerita PentingBGNDadan HindayanaKejagungKorupsiSilmy KarimTersangkaTrubus RahadiansyahWamen Imipas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
PDIP Kritik Keras Wacana Libatkan Babinsa Urus Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
By Rika Pangesti
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Doc: IG SekjenPDIP.
1
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 22 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi hujan ringan
2
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
3
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
4
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Gedung KPK
Hukum

KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Asal Ada Syarat Ini!

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
11 jam lalu
apolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertamu ke Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin, 13 Juli 2026.
Hukum

Rekam Jejak Pemberantasan Korupsi Tak Meyakinkan, Publik Sulit Percaya Komitmen Polri

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri mengatakan, komitmen Polri dalam pemberantasan korupsi dipertanyakan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
15 jam lalu
Jaksa Agung ST Burhanudin bertemu dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung.
Hukum

Pengusutan Korupsi BGN dan Eks Jampidsus Perlihatkan Penegakan Hukum Amburadul

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri menilai, penanganan dugaan korupsi yang melibatkan petinggi…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
15 jam lalu
Ahli Psikolog Forensik, Reza Indragiri
Hukum

Penghentian Pemeriksaan MBG Cerminkan Lemahnya Komitmen Berantas Korupsi

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri mengatakan, instruksi penghentian pemeriksaan terkait program Makan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up