Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Soal Kasus Suap Izin WNA yang Seret Silmy Karim, DPR Beri Catatan Kritis Ini
Nasional

Soal Kasus Suap Izin WNA yang Seret Silmy Karim, DPR Beri Catatan Kritis Ini

Rika Pangestidusep-malik
Last updated: Juni 5, 2026 5:13 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim (kiri) berjalan dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Antara Foto: Dhemas Reviyanto/app/tom)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim (kiri) berjalan dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan terborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Sumber: Antara Foto: Dhemas Reviyanto/app/tom)
SHARE

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menilai kasus dugaan korupsi dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah mencoreng citra Indonesia di mata dunia internasional.

Daftar isi Konten
  • KPK Tahan Delapan Orang
  • Momentum Evaluasi Menyeluruh Layanan Imigrasi
  • Perbaiki Kompetensi SDM Imigrasi
  • Percepat Digitalisasi Layanan Imigrasi

Menurut Andreas, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat tidak bisa dipandang sebagai kasus pidana biasa. Sebab, perkara tersebut berkaitan langsung dengan tata kelola investasi, kepercayaan internasional, hingga kredibilitas birokrasi Indonesia.

Kasus ini telah mencoreng wajah Indonesia di mata dunia karena berkaitan langsung dengan tata kelola investasi, kepercayaan internasional, dan kredibilitas birokrasi negara,”

kata Andreas, Jumat, 5 Juni 2026.
Baca juga:
AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, Nasdem Balik Ingatkan Koalisi Prabowo… Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa merespons pernyataan Ketua Umum Partai…
Anak Korban Keracunan MBG Kehilangan Ingatan, DPR Desak BGN Tanggung… Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ada anak…
Pilkades 2027 Dinilai Bebani Keuangan, Kades Minta Mekanisme Pj Kepala… Kepala desa yang masa jabatannya berakhir pada 2027 meminta pelaksanaan pemilihan kepala…
  • AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, Nasdem Balik Ingatkan Koalisi Prabowo Harus Tetap…
  • Anak Korban Keracunan MBG Kehilangan Ingatan, DPR Desak BGN Tanggung Biaya Pemulihan
  • Pilkades 2027 Dinilai Bebani Keuangan, Kades Minta Mekanisme Pj Kepala Desa Diubah

KPK Tahan Delapan Orang

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/tom.)

Adapun, kasus tersebut bermula dari OTT KPK terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan dokumen keimigrasian bagi WNA yang mengajukan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) maupun Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Dalam perkara itu, KPK telah menahan delapan orang, termasuk mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, yang dijerat dengan pasal pemerasan dan gratifikasi.

Andreas mengatakan masyarakat tentu berharap proses hukum berjalan secara transparan dan tuntas. Namun menurutnya, ada persoalan yang lebih besar yang harus dijawab setelah kasus tersebut terungkap.

Bagaimana praktik semacam ini bisa terjadi di sektor yang seharusnya menjadi garda terdepan pengawasan lalu lintas orang asing di Indonesia?”

ujarnya.

Momentum Evaluasi Menyeluruh Layanan Imigrasi

Petugas Imigrasi melayani warga yang mengurus paspor saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (24/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/tom)
Petugas Imigrasi melayani warga yang mengurus paspor saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (24/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/tom)

Politikus PDI Perjuangan itu menilai kasus tersebut harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keimigrasian nasional.

Maka kita harus memastikan agar kasus ini tidak berhenti sebagai peristiwa hukum semata, melainkan menjadi momentum evaluasi sistemik terhadap tata kelola keimigrasian nasional,”

tegasnya.

Andreas mengingatkan bahwa layanan keimigrasian merupakan sektor strategis yang berhubungan langsung dengan investor, tenaga kerja asing, wisatawan, hingga ekspatriat yang tinggal di Indonesia.

Karena itu, praktik suap dalam pengurusan izin tinggal berpotensi menimbulkan risiko yang lebih luas.

Jika pengurusan izin tinggal dapat diperjualbelikan melalui praktik suap, maka muncul risiko besar berupa masuknya individu yang tidak memenuhi persyaratan atau bahkan berpotensi mengancam keamanan dan ketertiban,”

katanya.

Perbaiki Kompetensi SDM Imigrasi

Belajar dari kasus tersebut, Andreas mendorong agar lembaga imigrasi diisi oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan kompetensi di bidang keimigrasian, baik di level pimpinan maupun pelaksana.

Imigrasi sebagai pintu gerbang masuk dan keluar orang asing harus diisi oleh SDM yang mempunyai kapasitas dan kompetensi di bidang keimigrasian baik di level pimpinan maupun pelaksana,”

ujarnya.

Selain kompetensi, Andreas menekankan pentingnya integritas dalam pelayanan publik.

Serta yang lebih penting lagi adalah individu yang berintegritas dan dedikasi tinggi dalam hal pelayanan publik baik dalam maupun luar negeri,”

lanjutnya.

Sebagai mitra kerja Kementerian Imipas, Komisi XIII DPR juga akan meminta penjelasan terkait efektivitas pengawasan internal yang selama ini berjalan. Andreas menilai terungkapnya kasus tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan sebelum aparat penegak hukum turun tangan.

Kami akan meminta penjelasan mengenai sistem audit, pengawasan elektronik, dan mekanisme pelaporan pelanggaran yang selama ini berjalan,”

katanya.
KPK Bongkar Kode Rahasia Pembagian Uang Haram di Imigrasi, Ada ‘Malaikat’ Siapa?

Percepat Digitalisasi Layanan Imigrasi

Ia juga mendorong percepatan digitalisasi layanan keimigrasian, termasuk pengurusan KITAS dan KITAP, guna mempersempit ruang negosiasi ilegal antara pemohon dan petugas.

Menurut Andreas, Indonesia yang sedang berupaya menarik investasi global, memperkuat sektor pariwisata, dan menjadi pusat ekonomi digital di kawasan tidak boleh membiarkan praktik korupsi di layanan keimigrasian terus berulang.

Kasus ini harus menjadi alarm penting bahwa reformasi birokrasi di sektor keimigrasian belum sepenuhnya selesai,”

tegas Andreas.

Ia menambahkan, OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat harus dijadikan momentum memperbaiki sistem secara menyeluruh, bukan sekadar menghukum pelaku.

Karena itu, OTT KPK di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat harus dilihat sebagai kesempatan untuk memperbaiki sistem, bukan hanya sekadar menghukum oknum,”

tandasnya.
Baca juga:
RUU Perampasan Aset: Polri Persiapkan "Laboratorium" Kejar Harta Koruptor Kortastipidkor Polri menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mampu membuat efek jera…
BRI dan BSI Siap Eksekusi Rekening Massal Arahan Prabowo Pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pembukaan rekening massal untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui…
Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, DPR Desak Pencarian… Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan prihatin terhadap sejumlah jurnalis…
  • RUU Perampasan Aset: Polri Persiapkan "Laboratorium" Kejar Harta Koruptor
  • BRI dan BSI Siap Eksekusi Rekening Massal Arahan Prabowo
  • Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, DPR Desak Pencarian Maksimal
Tag:DPRImigrasiKorupsiKPKprabowoSilmy KarimWamen Imipas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
1
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
4
Menteri Sibuk Bangun Citra Politik tapi Program Mandek, Layak Jadi Sasaran Reshuffle
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis A. Sumadilaga. (Sumber: Dok OIKN)
Nasional

Otorita IKN Pastikan Karhutla di Tol Balsam dan Bukit Tengkorak Padam

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
34 menit lalu
Dapur MBG SPPG
Nasional

Anak Korban Keracunan MBG Kehilangan Ingatan, DPR Desak BGN Tanggung Biaya Pemulihan

Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ada anak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di MPR. (Sumber: Dok. DPR)
Nasional

Prabowo Kerap Ulang Diksi dan Isu MBG, Akademisi: Istana Harus Berani Koreksi Presiden

Gaya komunikasi Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pernyataan kepada publik mendapat sorotan. …

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Siluet anggota Komisi III DPR Abdullah saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perkumpulan Advokat Indonesia-Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Nasional

RUU Perampasan Aset: Polri Persiapkan “Laboratorium” Kejar Harta Koruptor

Kortastipidkor Polri menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mampu membuat efek jera…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up