Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / RUU Sisdiknas Disorot, Hilangnya Komite Sekolah Dinilai Berbahaya bagi Dunia Pendidikan
Nasional

RUU Sisdiknas Disorot, Hilangnya Komite Sekolah Dinilai Berbahaya bagi Dunia Pendidikan

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 21, 2026 10:36 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
4 jam lalu
Share
Libur Sekolah Awal Ramadan
Libur Sekolah Awal Ramadan (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.)
SHARE

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengkritik draf Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) karena menghapus keberadaan Komite Sekolah.

P2G menilai wacana penghapusan komite sekolah itu berpotensi menghilangkan ruang partisipasi orang tua dan masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Menghilangkan lembaga mandiri seperti POMG atau Komite Sekolah dalam sistem pendidikan dasar menengah adalah upaya pembegalan partisipasi masyarakat dalam bingkai demokrasi pendidikan,”

kata Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2026.
Baca juga:
Nasib Guru dan Dosen Miris, RUU Sisdiknas Masih Sisakan Celah… Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai draf Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional…
Sekolah Negeri di Daerah Sepi Peminat, Pemerintah Diminta Evaluasi Sistem… Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…
TII Soroti Pernyataan Prabowo, Narasi Antek Asing dari Pemimpin Dinilai… Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar, meyoroti pembangunan nasional…
  • Nasib Guru dan Dosen Miris, RUU Sisdiknas Masih Sisakan Celah Gaji di…
  • Sekolah Negeri di Daerah Sepi Peminat, Pemerintah Diminta Evaluasi Sistem Pendidikan
  • TII Soroti Pernyataan Prabowo, Narasi Antek Asing dari Pemimpin Dinilai Berbahaya

Satriwan menuturkan Komite Sekolah selama ini jadi salah satu pilar penting dalam tata kelola pendidikan dasar dan menengah. Lembaga tersebut berfungsi sebagai mitra sekolah sekaligus wadah kontrol sosial yang melibatkan orang tua, guru, dan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Komite Sekolah tak hanya mengawasi jalannya pendidikan. Namun, juga berperan dalam penyusunan perencanaan sekolah, memberikan rekomendasi, hingga menyampaikan masukan terhadap berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan peserta didik.

P2G khawatir, jika Komite Sekolah dihapus dari RUU Sisdiknas, sekolah akan kehilangan mekanisme pengawasan dari orang tua dan masyarakat. Dampaknya, kepala sekolah dinilaiberpotensi memiliki kewenangan yang terlalu besar tanpa kontrol yang memadai.

Tanpa Komite Sekolah, sekolah dapat membuat kebijakan yang kontradiktif dengan kepentingan murid. Kepala sekolah berpotensi menjelma menjadi kepemimpinan absolut yang membuka ruang terjadinya abuse of power,”

ujar Satriwan.
Nasib Guru dan Dosen Miris, RUU Sisdiknas Masih Sisakan Celah Gaji di Bawah UMP

Selain itu, sekolah juga dinilai kehilangan mitra sejajar dalam menyusun arah pengembangan lembaga. Padahal selama ini Komite Sekolah menjadi penghubung antara pihak sekolah dengan orang tua serta masyarakat.

P2G menilai penghapusan Komite Sekolah juga bertentangan dengan semangat demokrasi pendidikan. Menurut Satriwan, partisipasi masyarakat merupakan salah satu asas penting dalam sistem pendidikan nasional.

Ini sudah jelas melanggar Pasal 6 tentang asas pendidikan, yaitu partisipatif,”

ujarnya.
Baca juga:
Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah The Indonesian Institute (TII) menilai implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau…
PDIP Abu-abu: Cermin Gengsi Gabung Pemerintah, Persulit Diri Cari Simpati… Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai sikap Partai Demokrasi Indonesia…
Rapor Merah Kebebasan Pers RI: Kekerasan Naik, Prabowo Didesak Perkuat… Forum Sipil Bersuara (Forsiber) menilai merosotnya posisi Indonesia dalam World Press Freedom…
  • Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah
  • PDIP Abu-abu: Cermin Gengsi Gabung Pemerintah, Persulit Diri Cari Simpati Publik
  • Rapor Merah Kebebasan Pers RI: Kekerasan Naik, Prabowo Didesak Perkuat Perlindungan Jurnalis

Tak hanya Komite Sekolah, P2G juga menyoroti hilangnya sejumlah komponen lain dalam draf RUU Sisdiknas, seperti Dewan Pendidikan, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), hingga skema ikatan dinas bagi calon guru.

P2G minta DPR dan pemerintah mempertahankan berbagai komponen tersebut agar sistem pendidikan nasional tetap mengedepankan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan melibatkan partisipasi publik.

Tag:demokrasiDunia Pendidikankomite sekolahRUU SisdiknasSistem Pendidikan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
3
Jejak Law Firm Diduga Afiliasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terungkap, Kantor Lama Tinggalkan Permata Hijau
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi korupsi
4
Aneh tapi Nyata: Sempat Diculik dan Meronta, Laporan Kasus Atlet Golf Jesslyn Wijaya Kok Malah Dicabut?
By Rahmat Baihaqi
Atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay.
5

BERITA LAINNYA

Motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN)
Nasional

Motor Trail Listrik MBG Jadi Dilema, Tim Presiden Diminta Cari Solusi

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menyebut bakal melibatkan tim…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026).
Nasional

Pagu MBG Dipangkas Jadi Rp229 Triliun, BGN Ungkap Strategi Baru Arahan Prabowo

Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi tersangka kejahatan dengan tangan terborgol.
Nasional

Terbongkar! 10 WNA Pakai Perusahaan Fiktif demi Kitas RI, Target Akhirnya Ternyata Eropa

Direktorat Jenderal Imigrasi membongkar dugaan penyalahgunaan izin tinggal oleh 10 warga negara…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (19/1/2026).
Nasional

BGN Respons Temuan Kejagung, Dugaan Penyimpangan SPPG Kini Masuk Meja Evaluasi

Badan Gizi Nasional (BGN) bakal mempelajari temuan kejanggalan di sejumlah Satuan Pelayanan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up