Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 8, 2026 4:16 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Karyawan memperlihatkan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Karyawan memperlihatkan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.)
SHARE

Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia kian sulit diabaikan. Dalam beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam, bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Situasi ini memantik peringatan dari Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak. Menurutnya, pemerintah tak boleh menganggap gejolak tersebut sebagai fluktuasi biasa, karena pasar sedang mengirim pesan yang harus dibaca dengan serius.

Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik

Pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS merupakan sinyal yang perlu dicermati secara serius. Pemerintah tidak boleh menganggap ini sebagai gejolak biasa,”

kata Amin Ak dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Ia mengakui, tekanan global seperti penguatan dolar AS, konflik geopolitik, dan volatilitas pasar internasional ikut memengaruhi kondisi saat ini. Namun, menurutnya faktor eksternal tak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan persoalan di dalam negeri.

Kepercayaan Investor

Bagi Amin, pasar bergerak bukan hanya karena data ekonomi. Namun, tetapi juga karena persepsi dan tingkat kepercayaan investor terhadap arah kebijakan pemerintah.

Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika pasar melihat adanya ketidakpastian, baik terkait arah kebijakan maupun kondisi ekonomi ke depan, maka respons yang muncul biasanya berupa aksi jual dan perpindahan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman,”

ujar Amin.

Amin menilai, pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia memang telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup jika tidak dibarengi komunikasi yang kuat dan konsisten kepada pelaku pasar.

Fundamental ekonomi memang penting, tetapi fundamental yang baik harus mampu diterjemahkan menjadi keyakinan pasar,”  

jelasnya.

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan bahwa pesan mengenai kondisi ekonomi nasional tersampaikan dengan baik. Upaya itu didukung dengan langkah nyata yang bisa meningkatkan keyakinan pelaku pasar.

Amin mengingatkan, bahwa dampaknya tidak hanya terasa di pasar saham, tetapi juga dapat merembet ke kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca juga:
FWK Kritik Cara Komunikasi Publik Prabowo: Jangan Sampai Melemahkan Semangat… Diskusi rutin Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Rabu, 22 Juli 2026 di Jakarta,…
BNN Soroti Ancaman Vape sebagai Celah Penyalahgunaan Narkoba, Pengawasan Diminta… Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengingatkan masyarakat agar tak lagi menganggap rokok…
Heboh Pengadaan Kipas Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Purbaya: Tanggung… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons dugaan pengadaan kipas angin dalam program…
  • FWK Kritik Cara Komunikasi Publik Prabowo: Jangan Sampai Melemahkan Semangat Rakyat
  • BNN Soroti Ancaman Vape sebagai Celah Penyalahgunaan Narkoba, Pengawasan Diminta Diperketat
  • Heboh Pengadaan Kipas Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Purbaya: Tanggung Jawabnya Agrinas

Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor, menekan dunia usaha, dan pada akhirnya menggerus daya beli masyarakat jika berlangsung dalam waktu yang panjang.

Kita memahami ada faktor global yang kuat, tetapi pemerintah bersama otoritas moneter perlu memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga agar tidak menimbulkan efek lanjutan terhadap sektor riil dan aktivitas ekonomi masyarakat,”

lanjut Amin.

Karena itu, ia mendesak adanya koordinasi yang lebih kuat antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk mengembalikan kepercayaan pasar.

Kita ingin pasar modal Indonesia kembali menjadi tujuan investasi yang menarik. Karena itu, stabilitas harus dijaga, kepastian harus diperkuat, dan kepercayaan investor harus dipulihkan,”

ujar Amin.
Tag:Amin AkBerita Pentingdolar NaikFraksi PKSPresiden PrabowoRupiah anjlok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
2
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
3
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
4
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Tak Hanya di Bali Pemerintah Siapkan Jakarta Jadi Lokasi PFII, Ini Lokasinya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 menit lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Empat Negara Dapat Pengecualian Kewajiban Simpan DHE SDA di RI, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia memberikan pengecualian terhadap empat negara dari kewajiban penempatan devisa hasil…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
MoU Akta Jual Beli Saham Portofolio Manajemen Aset BUMN oleh Danantara. (Sumber: Danantara)
Ekonomi Bisnis

Danantara Akuisisi Empat Manajer Investasi BUMN, Dana Kelolaan Mencapai Rp170 Triliun

PT Danantara Asset Management (DAM) resmi mengambil alih saham empat perusahaan manajer…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Dongkrak pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023.
Ekonomi Bisnis

Serangan Houthi-Ukraina Bikin Pasar Was-was, Harga Minyak Dunia Tembus US$99,68 per Barel

Harga minyak diperkirakan akan mencatatkan kenaikan mingguan pada Jumat. Sebab, serangan yang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up