Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Marak Kasus Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Verifikasi Ulang 42.000 Pesantren
Nasional

Marak Kasus Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Verifikasi Ulang 42.000 Pesantren

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 8, 2026 8:41 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq. (Foto: fraksipkb.com)
SHARE

Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap sekitar 42.000 pesantren di seluruh Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Fenomena Gunung Es
  • Verifikasi Secepatnya

Langkah itu diambil menyusul maraknya kasus kekerasan seksual yang belakangan terungkap di sejumlah lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Permintaan tersebut mengemuka dalam rapat tertutup antara Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama RI yang secara khusus membahas fenomena kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

Baca juga:
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti kini menempati posisi pimpinan…
DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang… Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) masih menyisakan banyak tanda tanya di…
Komisi X DPR Minta Pemerintah Transparan soal URI, Dasar Hukum… Rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) mulai menuai sorotan dari DPR RI.…
  • Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo Bakal Usulkan Pengganti Gubernur BI
  • DPR Pertanyakan Urgensi URI: Kampus Sudah Banyak, Masalah Apa yang Mau Diselesaikan?
  • Komisi X DPR Minta Pemerintah Transparan soal URI, Dasar Hukum dan Anggaran…

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, mengatakan verifikasi diperlukan untuk memastikan seluruh pesantren yang beroperasi telah terdata dengan baik serta memenuhi standar pengasuhan dan perlindungan terhadap santri.

Kemenag setuju melakukan verifikasi dan validasi, sehingga terlihat apakah 42.000 pesantren itu sudah terdaftar dengan baik atau nggak,”

kata Maman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juni 2026.

Menurut Maman, rapat sengaja digelar secara tertutup agar DPR dan pemerintah bisa membedah persoalan secara lebih mendalam tanpa menimbulkan polemik baru di ruang publik.

Rapat ini sengaja dibuat tertutup karena kami ingin melihat atau memotret fenomena ini dari sisi akarnya. Berapa jumlah pesantren, lalu kejadiannya dari tahun ke tahun bagaimana dan lain sebagainya,”

ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam rapat tersebut dibahas sejumlah kasus kekerasan seksual yang sebelumnya telah mencuat ke publik, mulai dari kasus di Pati, Pekalongan hingga Bandung.

Amnesty Soroti Horor Pelecehan Seksual di Pesantren: Negara Dinilai Gagal Lindungi Anak

Fenomena Gunung Es

Meski demikian, Maman menilai kasus-kasus yang terungkap selama ini kemungkinan hanya sebagian kecil dari persoalan yang sebenarnya terjadi.

Itu dia, itu saya katakan sebagai fenomena gunung es,”

katanya.

Karena itu, DPR tidak ingin pemerintah hanya bergerak setelah kasus muncul ke permukaan. Menurutnya, langkah pencegahan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Itu dia makanya kenapa ada upaya kita untuk preventif. Jadi kita tidak hanya sekadar menjadi pemadam kebakaran, lebih dari itu kita harus mencegah jangan sampai kejadian-kejadian itu terjadi lagi,”

ujar Maman.

Selain melakukan verifikasi terhadap ribuan pesantren, Kementerian Agama juga diminta memperkuat pembinaan terhadap pengelola pesantren dan penyuluh agama.

Menurut Maman, Kemenag akan mengumpulkan para penyuluh dan organisasi pesantren untuk menyusun pola pengasuhan yang lebih aman dan ramah anak.

Mereka mengumpulkan semua penyuluh dan juga beberapa pondok pesantren untuk lalu mendiskusikan apa yang harus dilakukan, bagaimana cara pengasuhan yang terbaik, bagaimana menjadikan pesantren itu ramah anak dan lain sebagainya,”

katanya.
Baca juga:
Purbaya Tak Akan Naikkan Tarif Cukai Rokok pada 2027, Tapi… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif Cukai…
Wamen HAM Blak-blakan, Tidak Kompaknya LN HAM Bikin Harmonisasi RUU… Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) RI, Mugiyanto mengungkap proses harmonisasi…
Pemerintah Kebut RUU HAM Masuk DPR, Aturan Sejumlah Lembaga Bakal… Pemerintah menargetkan revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia…
  • Purbaya Tak Akan Naikkan Tarif Cukai Rokok pada 2027, Tapi…
  • Wamen HAM Blak-blakan, Tidak Kompaknya LN HAM Bikin Harmonisasi RUU Jadi Rumit
  • Pemerintah Kebut RUU HAM Masuk DPR, Aturan Sejumlah Lembaga Bakal Tersingkir

Verifikasi Secepatnya

Komisi VIII DPR juga meminta proses verifikasi tersebut segera dituntaskan sebelum Direktorat Jenderal Pesantren resmi terbentuk.

Di kita minta mereka sampai Dirjen Pesantren terbentuk dilantik itu semua harus sudah beres. Karena Dirjen Pesantren nanti salah satu tugasnya adalah bukan hanya sekadar mendata tapi dia ada prioritas salah satunya pembangunan sanitasi,”

ujar legislator PKB itu.

Meski mendesak pengawasan diperketat, Maman mengingatkan agar masyarakat tidak menggeneralisasi seluruh pesantren sebagai tempat terjadinya kekerasan seksual.

Menurutnya, mayoritas pesantren tetap berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan akses pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat.

Kita ingin menjaga martabat, marwah pesantren. Tetapi tentu kita tidak ingin juga membiarkan oknum-oknum itu tetap tidak kita usut secara hukum,”

tegasnya.
Tag:DPRKekerasan SeksualMaman Imanul HaqPesantren
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
1
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Intip Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
2
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
3
Piala AFF 2026: Kamboja Mencoba Melawan Takdir, Skuad Garuda Bertekad Pesta Gol di Pakansari
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
4
Sidoarjo Gawat HIV Usia Muda: 1.183 Kasus Terdeteksi, LSL Hingga Ibu Hamil Mulai ‘Kena Getah’!
By Syifa Fauziah
Serba-serbi HIV/AIDS.
5

BERITA LAINNYA

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) dan Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta
Nasional

Profil Destry Damayanti, Ekonom Senior yang Ditunjuk Jadi Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo

Profil Destry Damayanti menarik untuk dikulik usai ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Bank…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
14 menit lalu
Ilustrasi tersangka kejahatan dengan tangan terborgol.
Nasional

Bareskrim Ciduk Kasat Narkoba Polres Tangsel dan Enam Anak Buahnya

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengamankan Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
31 menit lalu
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Nasional

El Nino Mengancam, Kementan Turunkan 56 Ribu Pompa Air untuk Cegah Kekeringan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan 56 ribu…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
35 menit lalu
Advokat Febri Diansyah
Nasional

Jejak Karier Febri Diansyah: Dari ICW, Jubir KPK, Kini Bela Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Advokat Febri Diansyah kembali jadi sorotan setelah ditunjuk sebagai kuasa hukum eks…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
50 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up