Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 11 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Diminta Tidak Terkecoh, Inflasi Rendah Bisa Jadi Alarm Krisis
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Diminta Tidak Terkecoh, Inflasi Rendah Bisa Jadi Alarm Krisis

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 11, 2026 3:17 pm
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Gambar ilustrasi pertumbuhan ekonomi (foto: Freepik)
SHARE

Angka inflasi yang rendah dan terkendali selama ini kerap dijadikan bukti bahwa kondisi ekonomi nasional berada di jalur yang aman. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08% secara tahunan (year-on-year) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 111,40, meningkat dari 2,42% pada April 2026. Inflasi bulanan (month-to-month) pada Mei 2026 berada di angka 0,28%, didorong utamanya oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Pengamat ekonomi sekaligus pelaku ekonomi kreatif, Febryan Wishnu menilai, pemerintah berisiko terjebak pada cara pandang yang keliru, jika hanya menjadikan inflasi rendah sebagai indikator keberhasilan ekonomi.

Baca juga:
Daerah Sukses Tekan Inflasi Diusulkan Diguyur Bonus Miliaran, Begini Skemanya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ingin skema insentif bagi daerah berprestasi kembali…
Rupiah Kembali Amblas Dekati Rp18.000 per Dolar AS Nilai tukar rupiah ditutup ambruk pada Kamis, 11 Juni 2026. Rupiah melemah…
DPR Yakin Rupiah Kembali Perkasa, Dasco Imbau Masyarakat Lepas Dolar Sekarang Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad optimistis nilai tukar rupiah akan…
  • Daerah Sukses Tekan Inflasi Diusulkan Diguyur Bonus Miliaran, Begini Skemanya
  • Rupiah Kembali Amblas Dekati Rp18.000 per Dolar AS
  • DPR Yakin Rupiah Kembali Perkasa, Dasco Imbau Masyarakat Lepas Dolar Sekarang

Menurutnya, inflasi yang terkendali tidak selalu mencerminkan ekonomi yang sehat. Bahkan dalam kondisi tertentu, angka inflasi yang rendah justru dapat menjadi sinyal melemahnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Angka inflasi yang terlihat terkendali bukan otomatis berarti ekonomi kita sedang baik-baik saja. Ini adalah kerancuan berpikir yang berbahaya, dan sayangnya, kerancuan ini sering kali hadir dalam komunikasi publik resmi pemerintah,”

Febryan.
Wanti-wanti Kenaikan Harga Pertamax ke Inflasi, Airlangga: Stimulus Lagi Disiapin

Diakui Febryan, kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia sejauh ini bekerja cukup efektif dalam menjaga stabilitas harga, dan mengendalikan gejolak inflasi.

Saya akui, secara teknis kebijakan moneter Bank Indonesia bekerja. Instrumen suku bunga, operasi pasar terbuka, dan pengelolaan nilai tukar dilakukan dengan cukup profesional. Itu harus kita akui secara jujur,”

ujarnya.

Namun, menurut Febryan, persoalan sebenarnya terletak pada sumber dari inflasi rendah itu sendiri. Ia menilai, inflasi yang terjadi saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh lemahnya permintaan masyarakat dibandingkan peningkatan produktivitas ekonomi.

Baca juga:
SBY Senang Rupiah-IHSG Kembali Menguat, Tapi Ingatkan Benahi APBN dan… Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai, penguatan nilai tukar rupiah dan…
Harga Emas Antam 11 Juni 2026 Merosot Tajam, Buyback Ambles… Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Kamis, 11 Juni…
Efek Drama AS-Iran: Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.960 per Dolar Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,09 persen atau turun 16 poin ke…
  • SBY Senang Rupiah-IHSG Kembali Menguat, Tapi Ingatkan Benahi APBN dan Utang
  • Harga Emas Antam 11 Juni 2026 Merosot Tajam, Buyback Ambles Rp92.000
  • Efek Drama AS-Iran: Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.960 per Dolar

Kebijakan moneter yang baik tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa inflasi kita yang ‘terkendali’ saat ini, sebagian besar adalah produk dari permintaan yang lesu, bukan dari produktivitas yang meningkat,”

tegasnya.

Febryan menjelaskan, terdapat dua jenis inflasi rendah. Pertama, inflasi rendah karena produksi melimpah dan distribusi berjalan efisien. Kondisi ini dianggap sehat bagi perekonomian. Namun jenis kedua justru lebih berbahaya, yakni ketika inflasi rendah terjadi karena masyarakat tidak memiliki kemampuan membeli barang dan jasa.

Inflasi rendah karena demand destruction, masyarakat tidak mampu beli, pedagang tidak berani naikkan harga, aktivitas ekonomi mandek. Ini alarm merah yang dibungkus angka yang tampak tenang,”

jelasnya.
Harga Pertamax Naik, DPR Akui Inflasi Tak Terhindarkan

Sebagai indikator, Febryan menyoroti stagnasi penjualan ritel dan melambatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi nasional.

Semua itu adalah sinyal bahwa daya beli riil masyarakat sedang tergerus, bukan sinyal bahwa ekonomi sedang efisien,”

ungkapnya.

Lebih jauh Febryan, mengkritik narasi pemerintah yang sering menampilkan inflasi terkendali sebagai prestasi tanpa melihat kondisi riil yang sedang dihadapi masyarakat. Dengan analogi yang tajam, Febryan menggambarkan situasi tersebut seperti pasien yang tampak sehat dari luar, padahal sedang mengalami masalah serius.

Itu seperti dokter yang bangga karena pasiennya tidak demam, padahal pasien tidak demam karena sudah terlalu lemah untuk bereaksi. Kondisi yang tampak stabil di permukaan bisa menyimpan rapuh yang jauh lebih serius di bawahnya,”

tutup Febryan.
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Purbaya Klaim Dampaknya Minim ke Inflasi
Tag:BPSEkonomiinflasiRupiah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Survei Kepuasan Prabowo Tembus 72,2 Persen, Kok Bisa di Tengah Banyak Persoalan?
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang (kiri) usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026)
1
Satu Kata dari Irma Chaniago Usai Namanya Masuk Daftar Pengelola Dapur MBG
By Rahmat Tunny
Irma Suryani Chaniago.
2
Menkop Bongkar Asal-Usul Koperasi Merah Putih, Ternyata Berawal Dari ‘Wangsit’ Orang Tua Prabowo!
By Rahmat Tunny
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.
3
Rupiah Ambruk, Ekonom Ungkap Fakta yang Jarang Diungkap
By Rahmat Tunny
Pakar Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati.
4
Owrite.id Siapkan Revolusi Kreativitas Mahasiswa, Trisakti dan Mercu Buana Jadi Titik Awal
By Syifa Fauziah
Program Owrite Goes To Campus
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/tom)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Akui Kenaikan Pertamax Bikin Konsumen Pindah ke Pertalite, Begini Nasib APBN

Kenaikan mendadak harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dikhawatirkan akan menambah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
29 detik lalu
Ilustrasi Pekerja di PHK. (Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev )
Ekonomi Bisnis

Konflik Timur Tengah Mulai Hatam RI, CORE Indonesia: 20 Ribu Pekerja Terancam PHK 

Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mengungkapkan, sebanyak 15,25 hingga 20,26…

Nisa-OWRITESyifa Fauziahdusep-malik
By
Anisa Aulia
Syifa Fauziah
Dusep Malik
11 menit lalu
SPBU BP-AKR. (Sumber: Dok.AKR)
Ekonomi Bisnis

BBM BP-AKR Ikut Naik Usai Harga Pertamax Pertamina Meroket 32 persen

Badan usaha swasta penyedia bahan bakar minyak (BBM) SPBU BP-AKR ikut menaikkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Gedung PT ANTAM Tbk. (Sumber: Dok. Antam)
Ekonomi Bisnis

Antam Rombak Susunan Direksi di RUPST 2025, Ini Jajaran Terbarunya

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melakukan perubahan susunan direksi dalam…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up