Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Keselamatan Aktivis Terancam, PDIP Kecam Aksi Pelacakan GPS ke Eks Ketua BEM UGM
Politik

Keselamatan Aktivis Terancam, PDIP Kecam Aksi Pelacakan GPS ke Eks Ketua BEM UGM

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 14, 2026 4:05 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Eks Ketua Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto temukan GPS di mobilnya. (Sumber: IG Tiyo Ardianto)
Eks Ketua Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto temukan GPS di mobilnya. (Sumber: IG Tiyo Ardianto)
SHARE

Dugaan pemasangan alat pelacak (tracker) pada kendaraan yang digunakan mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, memicu kekhawatiran baru terkait keamanan aktivis dan kebebasan sipil di Indonesia. 

Daftar isi Konten
  • WNI Berhak Dapatkan Rasa Aman
  • Desak Aparat Mengusut Pihak di Balik Pemasangan GPS

Hingga kini belum diketahui siapa pihak yang memasang perangkat tersebut, maupun motif di balik tindakan itu.

Politisi PDI Perjuangan, Mohammad Guntur Romli mengatakan, insiden tersebut tidak bisa dipandang sebagai peristiwa biasa. Buat dia, pemasangan alat pelacak tanpa izin merupakan bentuk pengawasan ilegal yang berpotensi mengancam keselamatan serta kebebasan individu.

Viral! Tyo Ardianto Temukan GPS Tracker Misterius di Mobil Setelah Ikut Demo Gejayan

Tindakan tersebut adalah bentuk pengawasan ilegal (illegal surveillance) yang merupakan teror psikologis nyata, dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, serta mencederai demokrasi di Indonesia,”

kata Guntur Romli dalam video pendeknya yang dikutip, Minggu, 14 Juni 2026.

WNI Berhak Dapatkan Rasa Aman

Anak buah Megawati Soekarnoputri itu menuturkan, konstitusi telah memberikan perlindungan terhadap hak setiap warga negara untuk merasa aman dari ancaman maupun tindakan yang mengganggu kehidupan pribadinya.

Menurut Guntur, Pasal 28G ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 secara tegas menjamin hak warga negara atas perlindungan diri, kehormatan, martabat, serta rasa aman dari berbagai bentuk ancaman dan ketakutan.

Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa tempat kediaman maupun kehidupan pribadi seseorang tidak boleh diganggu,”

ujarnya.

Dikatakan Guntur Romli, kasus yang menimpa eks Ketua BEM UGM tersebut menambah panjang daftar dugaan intimidasi terhadap kelompok-kelompok kritis di Indonesia yang hingga kini belum terungkap secara tuntas.

Kami juga mengingatkan aparat penegak hukum bahwa insiden ini memperpanjang daftar kelam teror yang dibiarkan tanpa kejelasan,”

ucapnya.

Guntur Romli kemudian menyinggung sejumlah kasus yang sempat menjadi perhatian publik, mulai dari teror kepala babi ke kantor media, dugaan peretasan data pribadi, hingga intimidasi terhadap jurnalis, aktivis, dan sejumlah figur publik.

Baca juga:
PDIP Sindir Jokowi: Habis Jadi Raja, Besok Kaisar, Syahwat Kuasa… Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus melontarkan kritik keras terhadap pemberian…
PDIP Sindir Pemerintah, Putusan MK Soal Wapres Berlaku 3 Hari… Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mendesak pemerintah segera menjalankan…
Pengamat Sebut Deddy Sitorus Tak Layak Dicap Menghina Wartawan Pengamat politik Emrus Sihombing menilai tudingan bahwa politisi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy…
  • PDIP Sindir Jokowi: Habis Jadi Raja, Besok Kaisar, Syahwat Kuasa Melampaui Nalar
  • PDIP Sindir Pemerintah, Putusan MK Soal Wapres Berlaku 3 Hari Tapi MBG…
  • Pengamat Sebut Deddy Sitorus Tak Layak Dicap Menghina Wartawan

Publik belum lupa pada kasus teror kepala babi di kantor Tempo, peretasan data pribadi, intimidasi dan teror terhadap jurnalis, aktivis, maupun influencer seperti Denny Siregar, Shirley Annavita, Firdian Aurellio, Palti Hutabarat, dan lainnya. Semua kasus tersebut hingga hari ini masih gelap dan belum diungkap secara tuntas,”

ungkapnya.

Guntur Romli juga mengkritik penanganan sejumlah kasus kekerasan yang menurutnya belum memberikan rasa keadilan bagi korban.

Kalaupun ada yang ditangkap dan diproses, seperti dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andre Yunus, kami memandang negara masih setengah hati melalui proses pengadilan yang terkesan sandiwara, karena vonis hukuman terhadap pelaku sangat ringan dan jauh dari rasa keadilan bagi korban maupun masyarakat,”

jelasnya.

Desak Aparat Mengusut Pihak di Balik Pemasangan GPS

Atas kejadian terbaru tersebut, ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut siapa pihak yang berada di balik pemasangan alat pelacak tersebut, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual yang memerintahkannya.

Kini, teror baru kembali terjadi. Karena itu, kita harus mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas aktor intelektual di balik pemasangan alat pelacak tersebut, sekaligus mengungkap berbagai teror sebelumnya,”

tegasnya.

Lebih jauh Guntur Romli, negara tidak boleh membiarkan praktik intimidasi berkembang tanpa penegakan hukum yang jelas karena dapat menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.

Negara tidak boleh kalah oleh pelaku teror, dan aparat tidak boleh tebang pilih demi menjaga ruang aman bagi suara-suara kritis dari masyarakat,”

pungkasnya.
Baca juga:
Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling… Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli mengatakan, hasil survei SMRC menjadi…
Sinyal Bahaya Hasil Survei: Guntur Romli Minta Pemerintah Stop Pencitraan… Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli mengatakan penurunan kepuasan publik terhadap…
Beda Nasib Maling Ayam dan Mantan Jampidsus: Hasto Kritik Hukum… Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengkritik dugaan perlakuan berbeda terhadap aparat penegak…
  • Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Era Prabowo Catat Sentimen Ekonomi Paling Buruk
  • Sinyal Bahaya Hasil Survei: Guntur Romli Minta Pemerintah Stop Pencitraan dan Omon-Omon
  • Beda Nasib Maling Ayam dan Mantan Jampidsus: Hasto Kritik Hukum Tebang Pilih
Tag:Alat pelacakGPSMohammad Guntur RomliPDIPTerancamTiyo Ardianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Kimpul, Umbi Tradisional yang Kembali Populer, Ini Kandungan Gizinya
By Ossid Duha Jussas Salma
Kimpul
2
Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya
By Ani Ratnasari
Ilustrasi menghitung weton
3
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
4
Usai Kalah Telak dari Vietnam, John Herdman Akui Timnas Indonesia Kalah Taktik
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
5

BERITA LAINNYA

Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
Politik

PDIP Sindir Jokowi: Habis Jadi Raja, Besok Kaisar, Syahwat Kuasa Melampaui Nalar

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus melontarkan kritik keras terhadap pemberian…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
Mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)
Politik

Aktivitas Politik Jokowi Bisa Picu Persepsi Dua Pusat Kekuasaan di Era Prabowo

Aktivitas politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo berpotensi memunculkan persepsi publik lantaran…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
Gedung Mahkamah Konstitusi
Politik

Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa Lagi Dipertahankan

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak lagi layak dipertahankan dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
Politik

Sahroni Usul Lembaga Baru Kelola Aset Sitaan, Kejaksaan dan KPK Tak Lagi Urus Sendiri

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengusulkan pengelolaan aset hasil…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up