Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 11 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Teddy Bilang Harga Pertamax di RI Jauh Lebih Murah, Pakar: Bagi Rakyat Mahal!
Nasional

Teddy Bilang Harga Pertamax di RI Jauh Lebih Murah, Pakar: Bagi Rakyat Mahal!

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 15, 2026 12:11 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang dengan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 19 Jakarta Pusat saat berkunjung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma)
SHARE

Pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya soal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding negara lain jadi sorotan. Dari data, omongan Teddy dinilai justru kontras.

Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Faisal Sallatalohy menilai dari sejumlah data menunjukkan persoalan kemiskinan energi di Indonesia masih berada di tingkat yang mengkhawatirkan.

Faisal menyampaikan dari hasil perhitungan menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dengan pendekatan pengeluaran energi, Multidimensional Energy Poverty Index, serta konsumsi listrik minimum, sebanyak 53 persen rumah tangga Indonesia tergolong miskin energi dari sisi beban pengeluaran.

Adapun, sekitar 22 persen rumah tangga masuk kategori miskin energi berdasarkan indikator konsumsi listrik minimum.

Baca juga:
Challenge Hafal Surah Alquran Hadiah Miras Bikin Geram, Siapapun yang… Viral di media sosial video challenge menghafal surat Alquran berhadiah minuman keras…
Lapangan Kerja Susah, Program Pemerintah Malah Dikuasai Orang Dekat Kekuasaan Analis Kebijakan Publik The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke menilai, persoalan sulitnya…
Gurita Korupsi Kuota Haji: Yaqut Didakwa Kantongi Rp4,8 Miliar, Ini… Jaksa KPK mengatakan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memperkaya diri hingga…
  • Challenge Hafal Surah Alquran Hadiah Miras Bikin Geram, Siapapun yang Terlibat Harus…
  • Lapangan Kerja Susah, Program Pemerintah Malah Dikuasai Orang Dekat Kekuasaan
  • Gurita Korupsi Kuota Haji: Yaqut Didakwa Kantongi Rp4,8 Miliar, Ini Daftar Pihak…

Beban Rakyat

Menurut Faisal, angka itu menunjukkan bahwa persoalan utama bukan sekadar ketersediaan energi. Namun, juga karena mahalnya biaya yang harus ditanggung rakyat untuk mengakses kebutuhan energi sehari-hari.

Data tersebut secara langsung menunjukan, bahwa kemiskinan energi Indonesia tergolong tinggi. Di mana biaya akses energi yang mahal menjadi penyebab utama kemiskinan,”

kata Faisal kepada Owrite, Senin, 15 Juni 2026.
Seskab Teddy Dikritik Keras! Gaya Komunikasi Istana Dinilai Reaktif dan Jadi Bumerang

Faisal mengkritisi pernyataan Seskab Teddy soal BBM pertamax di Indonesia dengan negara lain.

Dia bilang, pendekatan itu tak cukup untuk menjelaskan beban yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Berbicara soal harga BBM, tidak cukup hanya dengan membandingkan harga dengan negara lain. Tapi, soal apakah besaran harga itu sesuai dengan daya beli rakyat, setara dengan pendapatan rakyat,”

ujar Faisal.

Faisal mengatakan ukuran keberhasilan kebijakan energi seharusnya dilihat dari kemampuan masyarakat membeli energi. Hal itu tanpa mengorbankan kebutuhan pokok lainnya.

Percuma harga BBM murah jika dibandingkan negara lainnya. Tapi, ternyata bagi rakyat sendiri, harga tersebut terbilang mahal, memukul rakyat,”

jelas Faisal.
Baca juga:
Titik Lemah Kabinet Prabowo Bukan Cuma Menteri, Banyak Wamen Tak… Isu perombakan atau reshuffle kabinet kembali mencuat jelang momentum dua tahun pemerintahan…
Haji Isam Sambangi Seskab Teddy di Kantornya, Bahas Soal Apa? Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan Andi Syamsuddin Arsyad…
Sidang Kuota Haji Tambahan: Eks Menag Yaqut Didakwa Bikin Negara… Jaksa KPK mendakwa Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atas kerugian keuangan…
  • Titik Lemah Kabinet Prabowo Bukan Cuma Menteri, Banyak Wamen Tak Jelas Kinerjanya
  • Haji Isam Sambangi Seskab Teddy di Kantornya, Bahas Soal Apa?
  • Sidang Kuota Haji Tambahan: Eks Menag Yaqut Didakwa Bikin Negara Rugi Rp622,09…

Buktinya kemiskinan energi Indonesia cukup tinggi dengan faktor utama disebabkan masalah harga yg cenderung mahal,”

lanjut Faisal.

Dalam kritiknya, Faisal juga meminta pejabat publik seperti Teddy lebih berhati-hati saat bicara mengenai isu yang menyangkut langsung kehidupan masyarakat.

Oleh sebab itu, Seskab Teddy harusnya lebih bijaksana, lebih rasional dan lebih berakal,”

tuturnya.

Sebelumnya, Seskab Teddy menyampaikan harga Pertamax atau BBM dengan oktan (RON) 92 di Indonesia lebih murah dibandingkan negara lain.

Teddy bilang untuk harga Pertamax saat ini dibanderol Rp16.250 per liter. Ia membandingkan dengan harga BBM RON 92/95 sejenis di Filipina yang sudah menembus Rp 22.158.

Pun, di Laos sudah mencapai Rp31.945; Thailand Rp28.910, lalu di Singapura di level Rp 42.971.

Teddy mengatakan status Pertamax adalah salah satu jenis BBM non-subsidi. Meski harga minyak dunia sudah melonjak sejak Maret 2026. pemerintahan Presiden Prabowo Subianto malah menahan kenaikan harga Pertamax selama berbulan-bulan.

Untuk jenis harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar masih sama atau tidak naik.

Tag:Harga BBMHeadlinePakarpertamaxSekretaris KabinetTeddy Indra Wijaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Viral! Challenge Hafal Ayat Alquran Ditukar Miras di Booth Festival Musik, Ustaz Hilmi: Kelewatan
By Syifa Fauziah
Booth di acara festival musik yang menawarkan miras dengan syarat hafalan ayat surat Alquran.
1
Ojol Bakal Berstatus UMKM, Bukan Pekerja Formal! Begini Nasib Bonus hingga THR Driver
By Rika Pangesti
Ilustrasi pengemudi ojek daring siap mengantar penumpang di Lebak Bulus, Jakarta.
2
Challenge Hafal Surah Alquran Hadiah Miras Bikin Geram, Siapapun yang Terlibat Harus Ditindak Tegas!
By Rika Pangesti
Anggota Komisi VIII DPR sekaligus Ketua DPP PAN Sigit Purnomo alias Pasha.
3
Titik Lemah Kabinet Prabowo Bukan Cuma Menteri, Banyak Wamen Tak Jelas Kinerjanya
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (kedua kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri), Wamen KKP Didit Herdiawan (kanan) saat meninjau panen raya udang di lokasi Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/foc)
4
KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 223,6 Miliar
By Rahmat Baihaqi
Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres Suhendrik (ketiga kanan), Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (kedua kanan), dan Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama Elang Sophan Jaya Kusuma (kanan) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Booth di acara festival musik yang menawarkan miras dengan syarat hafalan ayat surat Alquran.
Nasional

Hafalan Alquran Berhadiah Miras Bikin Geger, MC Minta Maaf dan Ungkap Kronologi Sebenarnya di Booth

Video viral challenge menghafal surah Alquran berhadiah minuman keras atau miras dalam…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Nasional

PHK Menggila dan Daya Beli Lemah, Klaim Pertumbuhan Ekonomi Hanya di Atas Kertas

Analis Kebijakan Publik Dr. Faisal Sallatalohy menilai, pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
Pencari kerja antre saat mencari informasi lowongan pekerjaan pada kegiatan Job Fair Kendal 2026 di Kendal, Jawa Tengah.
Nasional

Lapangan Kerja Susah, Program Pemerintah Malah Dikuasai Orang Dekat Kekuasaan

Analis Kebijakan Publik The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke menilai, persoalan sulitnya…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Sejumlah pengemudi ojek online membawa penumpang di Depok, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia sepakat untuk menurunkan potongan atau komisi aplikator menjadi sebesar delapan persen untuk pengemudi ojek online yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026, sebelumnya angka potongan atau komisi yang diterapkan oleh aplikator itu sekitar 20 persen yang artinya para pengemudi hanya mendapatkan 80 persen dari jasa layanan transportasi itu. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijay
Nasional

Perpres Ojol Dikebut, Pemerintah dan DPR Targetkan Sebelum 17 Agustus 2026

Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempercepat finalisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up