Gelombang kritik terhadap mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, terus bergulir setelah video kritik kerasnya kepada Presiden Prabowo Subianto menjadi perbincangan publik.
Menariknya, di tengah ramainya kecaman dari sejumlah tokoh dan mantan pejabat, Presiden Prabowo sendiri tidak menunjukkan respons terbuka yang bernada marah terhadap kritik tersebut.
Situasi itu justru menjadi sorotan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus. Ia mempertanyakan sikap sejumlah mantan pejabat yang dinilainya lebih emosional dibanding pihak yang menjadi sasaran kritik.
Ada Kegelisahan Politik di Lingkar Kekuasaan
Menurut Deddy, fenomena tersebut menunjukkan adanya kegelisahan politik di kalangan tokoh-tokoh yang tidak lagi berada dalam lingkar kekuasaan.
Mantan-mantan pejabat apkiran sahut-sahutan menyerang Tiyo,”
tulis Deddy Sitorus yang dikutip dari laman facebook pribadinya, Selasa, 16 Juni 2026.
Politisi asal Kalimantan Utara itu melontarkan sindiran ,bahwa reaksi keras yang muncul bisa saja dipicu oleh harapan untuk tetap memperoleh kedekatan dengan kekuasaan.
Berharap masih dapat remah-remah kekuasaan?,”
lanjutnya.

Eks Pejabat Kompak Serang Tiyo
Pernyataan Deddy muncul setelah sejumlah tokoh, tseperti mantan Menpora Adhyaksa Daud, manna Mensos Idrus Marham ikut mengkritik cara Tiyo menyampaikan pendapatnya kepada Presiden.
Mereka menilai kritik yang disampaikan mahasiswa tersebut tidak mencerminkan etika dan sopan santun dalam ruang publik.
Yang dikritik saja gak marah, malah mereka yang baperan,”
herannya.
Politikus PDIP itu bahkan menilai fenomena tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan dalam dinamika politik Indonesia saat ini.
Aneh? Nggak!! Emang lagi musim menjilat,”
tutup Deddy.

