Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pemerintah Didesak Batalkan Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat
Nasional

Pemerintah Didesak Batalkan Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 26, 2026 6:34 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 jam lalu
Share
Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid.
Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. (Sumber: owrite)
SHARE

Rencana pemerintah melibatkan seribu taruna Akademi Militer (Akmil) untuk membina karakter siswa Sekolah Rakyat menuai kritik keras.

Daftar isi Konten
  • Harus Bebas dari Intervensi Militer
  • Desakan Evaluasi

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah membatalkan rencana pelibatan taruna Akmil dalam mendidik siswa Sekolah Rakyat.

Baca juga:
Eks Jenderal TNI Kritik Materi Latihan Militer, Calon Manajer Kopdes… Kematian tiga peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang disiapkan jadi…
Tiga Korban Jiwa Jadi Alarm Keras, Program Semi Militer Calon… Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli menyoroti kematian tiga calon manajer…
Korban Bertambah! Calon Manajer Kopdes-KNPM Meninggal saat Latihan Militer, Total… Latihan dasar militer atau latsarmil program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang…
  • Eks Jenderal TNI Kritik Materi Latihan Militer, Calon Manajer Kopdes Harus Belajar…
  • Tiga Korban Jiwa Jadi Alarm Keras, Program Semi Militer Calon Manajer Kopdes…
  • Korban Bertambah! Calon Manajer Kopdes-KNPM Meninggal saat Latihan Militer, Total 3 Nyawa…

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai, kebijakan tersebut merupakan bentuk meluasnya militerisasi di ruang sipil. Hal itu menurutnya berpotensi mengancam hak anak untuk memperoleh pendidikan yang bebas, kritis, dan humanis.

Ini adalah bukti semakin meluasnya militerisasi ruang sipil di Indonesia. Pemerintah menutup mata terhadap kritik kebijakan pelibatan tentara dalam program pemerintah di luar urusan pertahanan,”

kata Usman dalam keterangannya, Jumat, 26 Juni 2026.

Ia menyinggung tragedi meninggalnya tiga warga sipil saat mengikuti latihan dasar kemiliteran untuk menjadi pengurus Koperasi Desa Merah Putih dan kampung nelayan.

Harus Bebas dari Intervensi Militer

Menurutnya, peristiwa itu seharusnya menjadi pelajaran agar pemerintah tidak kembali membawa pendekatan militer ke ranah sipil.

Usman menegaskan, ruang pendidikan harus menjadi tempat anak-anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bukan ruang yang diintervensi pendekatan militer.

Ruang kelas harus bebas dari intervensi militer. Dalih pembentukan karakter dan kedisiplinan anak bukanlah alasan untuk memberikan jalan bagi militer masuk ke ranah pendidikan sipil,”

ujarnya.

Menurut Amnesty, sistem pendidikan militer yang bertumpu pada komando dan kepatuhan hierarkis bertentangan dengan prinsip pendidikan sipil yang mendorong kebebasan berpikir dan ruang aman untuk berpendapat.

KPK Telusuri Potensi Korupsi Program Sekolah Rakyat, Pengadaan Jadi Titik Rawan

Bagaimana mungkin anak-anak bisa belajar berpikir kritis jika ekosistem belajarnya menggunakan pendekatan pendidikan militer yang mengutamakan kepatuhan, kekuatan, dan bahkan kekerasan?”

kata Usman.

Amnesty juga menyoroti sasaran program tersebut yang menyasar Sekolah Rakyat, yakni sekolah bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Penempatan lima taruna Akmil di setiap sekolah dinilai berpotensi menciptakan ketimpangan relasi kuasa terhadap kelompok yang rentan.

Baca juga:
DPR Minta Evaluasi Total Latihan Militer Usai 2 Calon Manajer… Pemerintah diminta mengevaluasi total pelatihan dasar militer bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan…
Usai 2 Peserta SPPI Meninggal, Latihan Militer untuk Kopdes Didesak… Latihan dasar militer atau Latsarmil dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI)…
2 Peserta SPPI Meningggal saat Latihan Militer, Pakar: Koperasi Butuh… Insiden dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah…
  • DPR Minta Evaluasi Total Latihan Militer Usai 2 Calon Manajer Kopdes-Kampung Nelayan…
  • Usai 2 Peserta SPPI Meninggal, Latihan Militer untuk Kopdes Didesak Dihentikan
  • 2 Peserta SPPI Meningggal saat Latihan Militer, Pakar: Koperasi Butuh Manajer, Bukan…

Padahal anak-anak sejatinya membutuhkan pendekatan yang welas asih, memanusiakan, dan memotivasi, bukan doktrinasi kepatuhan ala prajurit,”

tegasnya.

Desakan Evaluasi

Usman mengingatkan bahwa berdasarkan Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi Indonesia, pendidikan harus diarahkan pada pengembangan kepribadian, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kebebasan dasar.

Karena itu, Amnesty meminta pemerintah segera mengevaluasi dan membatalkan program tersebut.

Fokuslah pada pendidikan yang mengutamakan pemahaman nilai-nilai universal HAM, dan penguatan identitas mereka sebagai masyarakat sipil yang bermartabat, bukan mereduksinya dengan menggunakan pendekatan pendidikan militer,”

ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dominasi militer di ruang sipil bukan solusi untuk memperbaiki kinerja pemerintah maupun mengentaskan kemiskinan yang menjadi tujuan utama Sekolah Rakyat.

Orde Baru memberikan pelajaran penting bahwa militerisme ruang sipil berujung menguatnya praktik otoriter pelanggaran hak asasi manusia. Ketika militerisme ruang sipil menguat maka korbannya adalah warga. Jangan sampai siswa-siswi Sekolah Rakyat yang menjadi korban selanjutnya,”

pungkasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Sosial dan TNI berencana menempatkan sekitar seribu Taruna Akmil tingkat I dan II di 178 titik Sekolah Rakyat mulai Agustus 2026. Masing-masing sekolah akan didampingi lima taruna untuk memberikan pembinaan karakter, termasuk soal kedisiplinan dan kerapian siswa.

Tag:Direktur Eksekutif Amnesty International IndonesiaKoperasi Desa Merah PutihSekolah Rakyattaruna akmilUsman Hamid
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Panas! Amien Rais Minta Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Singgung Kasus Roy Suryo
By Rahmat Tunny
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/wsj)
1
Kronologi Korupsi Dana Desa Terbongkar, Uang Negara Diduga Berakhir Jadi Gift TikTok
By Ani Ratnasari
Kepala Urusan Keuangan Keuangan Desa Lok Bangkai, Banjang, Kalimantan Selatan berinisial MT jadi tersangka. sebagai tersangka
2
Islah Bahrawi: Untuk Apa Kita Punya Presiden, Kalau Setiap Pidato Hanya Salahkan Rakyatnya
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo. (Sumber: YT BPMI)
3
5 Potret Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail Termuda yang Jadi Sorotan
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare) Ginka Febriyanti Ginting
4
Tak Temui Mahasiswa dan Kerap Serang Pengkritik, Prabowo Dinilai Makin Anti Kritik
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kekayaan negara harus dijaga untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan layak dan sejahtera, salah satunya lewat jalur pendidikan. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua LPSK Sri Suparyati menemui keluarga korban.
Nasional

Bukan Kasus Biasa, LPSK Pakai Pasal ‘Situasi Khusus’ demi Selamatkan Sisa Hidup Korban Penyekapan Bandung

Kasus dugaan penganiayaan berat dan penyekapan yang dialami perempuan berinisial YTR di…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto dalam Pembukaan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026
Nasional

Prabowo Bangga Naik Maung, Tapi Pertanyakan RI yang Belum Punya Industri Mobil Mandiri

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti pentingnya hilirisasi dan penguatan riset nasional sebagai…

Hilwa UrwatulHardani Triyoga
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kanan) bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan), Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah), Cucun Ahmad Syamsurijal (kedua kiri), dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal (kiri) berbincang sebelum menyampaikan keterangan usai rapat koordinasi satgas mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Nasional

Gagalkan Rencana ‘Bedol Desa’ ke Vietnam, Satgas Mitigasi PHK Tahan 2 Raksasa Otomotif

Satgas Mitigasi PHK mengklaim berhasil menunda rencana relokasi dua perusahaan otomotif dari…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
4 jam lalu
Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica.
Nasional

Diduga Ada Andil TNI Aktif dalam Kematian Petani di Labura: DPR Desak Usut Tuntas

Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica mendesak pengusutan tuntas kasus meninggalnya…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up