Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Kantong APBN Cuma Kuat 18 Persen, Menteri LH Jumhur Cari Dana Iklim Nasional di London
Nasional

Kantong APBN Cuma Kuat 18 Persen, Menteri LH Jumhur Cari Dana Iklim Nasional di London

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 28, 2026 8:53 am
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 hari lalu
Share
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dalam London Climate Action Week 2026.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dalam London Climate Action Week 2026. (Humas Kementerian Lingkungan Hidup)
SHARE

Pada forum London Climate Action Week 2026, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan pelestarian lingkungan merupakan fondasi utama untuk mencapai delapan persen target pertumbuhan ekonomi nasional.

Daftar isi Konten
  • Strategi Tata Kelola
  • Ubah Kebijakan Perdagangan Global

Hal ini ia sampaikan untuk mendorong masuknya investasi hijau guna mengatasi celah pendanaan iklim nasional yang membutuhkan lebih dari 281 miliar dolar Amerika Serikat.

Dalam forum yang diinisiasi oleh Indonesia Climate and Growth Dialogue, Standard Chartered Bank, dan Kedutaan Besar Inggris di London tersebut, Jumhur menyatakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini baru mampu menutupi sekitar 18 persen dari total kebutuhan dana aksi iklim. Maka pihaknya mendorong partisipasi global untuk memperkuat pembiayaan tersebut.

“Perlindungan lingkungan bukan penghambat pembangunan. Justru sebaliknya, lingkungan yang terjaga menjadi fondasi agar pertumbuhan ekonomi delapan persen dapat dicapai secara berkelanjutan,”

kata Jumhur, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu, 28 Juni 2026.
Baca juga:
Contek Inggris, KLH Bakal Bikin Badan Independen Pengendali Iklim Nasional,… Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) merencanakan pembentukan lembaga independen demi memperkuat tata kelola…
Raja Charles III Puji Visi Lingkungan Prabowo, Lupa Banjir Kayu… Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat melangsungkan pertemuan khusus dengan Raja Charles…
Bumi Makin Sekarat, Menteri LH Jumhur Serukan 'Pertobatan Ekologis' Lintas… Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan bahwa seluruh agama pada…
  • Contek Inggris, KLH Bakal Bikin Badan Independen Pengendali Iklim Nasional, Biar Bebas…
  • Raja Charles III Puji Visi Lingkungan Prabowo, Lupa Banjir Kayu Gelondongan di…
  • Bumi Makin Sekarat, Menteri LH Jumhur Serukan 'Pertobatan Ekologis' Lintas Agama

Guna memastikan aliran dana investasi ini sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan, pemerintah menetapkan kriteria ketat.

“Kami membutuhkan partisipasi dunia usaha dan mitra internasional untuk memperkuat investasi hijau. Namun, investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi perlindungan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi,”

ujar Jumhur.

Strategi Tata Kelola

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menyiapkan instrumen tata kelola strategis agar laju ekonomi selaras dengan aksi iklim. Salah satunya adalah implementasi dokumen panduan merencanakan dan melaksanakan aksi penurunan emisi gas rumah kaca, serta adaptasi perubahan iklim atau Subnational Nationally Determined Contribution (Subnational NDC) Roadmap.

Peta jalan ini mendistribusikan kewajiban penurunan emisi pada 38 provinsi di Indonesia berdasar karakteristik dan kapasitas masing-masing wilayah.

“Setiap daerah memiliki potensi dan tantangan yang berbeda. Dengan pembagian target ini, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang lebih jelas, sementara capaian penurunan emisi dapat dipantau dan dievaluasi secara terukur,”

jelas Jumhur.

Paralel dengan langkah mitigasi tersebut pemerintah juga tengah menjalankan National Adaptation Plan (NAP) 2026–2030. Strategi ini dirancang untuk memastikan ketahanan infrastruktur, pangan, dan kesejahteraan masyarakat dari dampak perubahan iklim.

“Ini bukan semata agenda lingkungan. Adaptasi adalah investasi untuk melindungi infrastruktur, sektor pertanian, dan masyarakat dari risiko bencana akibat perubahan iklim,”

terang dia.

Ubah Kebijakan Perdagangan Global

Di kancah internasional, isu keberlanjutan kini menjadi syarat mutlak dalam perdagangan global. Salah satunya adalah penerapan UK Carbon Border Adjustment Mechanism (UK CBAM) yang berlaku efektif pada 2027. Tata kelola lingkungan yang kuat di dalam negeri adalah modal strategis bagi Indonesia.

“Kami memandang perkembangan kebijakan global ini sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia. Dengan standar lingkungan yang semakin baik, produk Indonesia akan semakin mampu bersaing di pasar internasional,”

ujar Jumhur.

Upaya mencapai pertumbuhan ekonomi melalui jalur hijau ini membutuhkan sinergi multipihak. Jumhur menekankan dibutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat agar transformasi menuju ekonomi hijau mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing nasional, serta menghadirkan manfaat bagi rakyat.

Baca juga:
BPLH Tegaskan Solusi Mengatasi Sampah Bukan Sekadar Diubah Jadi Energi Pengelolaan sampah dinilai tidak cukup hanya mengandalkan teknologi pengubah sampah menjadi energi…
Menteri LH Ajak Media hingga NGO Kolaborasi Bersama Jaga Keanekaragaman… Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat mengajak…
Baru Dilantik jadi Menteri KLH, Jumhur Beri Sanksi 330 Pemda… Lebih dari 330 pemerintah daerah (pemda) mendapat sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup…
  • BPLH Tegaskan Solusi Mengatasi Sampah Bukan Sekadar Diubah Jadi Energi
  • Menteri LH Ajak Media hingga NGO Kolaborasi Bersama Jaga Keanekaragaman Hayati
  • Baru Dilantik jadi Menteri KLH, Jumhur Beri Sanksi 330 Pemda Karena Hal…

Tag:IklimJumhur HidayatKLHLondon Climate Action Week 2026National Adaptation PlanNationally Determined ContributionNDC
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Alarm Bahaya Brasil, Jepang Siap Tebar Teror dan Paksa Favorit Juara Angkat Koper
By Hadi Febriansyah
Pemain Brasil saat laga melawan Skotlandia di grup C Piala Dunia. (Foto: FIFA).
1
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
2
Tak Cuma Cari Keringat, Mahasiswa UI-Trisakti Gelar Aspirasi ‘Indonesia Bangkrut’ di CFD
By Rahmat Tunny
Gabungan mahasiswa menggelar aksi CFD and Solidarity Campaign di kawasan Car Free Day, Minggu, 28 Juni 2026.
3
Contek Inggris, KLH Bakal Bikin Badan Independen Pengendali Iklim Nasional, Biar Bebas Drama Sektoral?
By Adi Briantika
Pemerintah Indonesia bertemu dengan Climate Change Committee di London, Juni 2026.
4
Komnas Perempuan Ngadi-ngadi Sebut Kasus Yuvita Bukan Siksaan, DPR: Harus Nunggu Fatal?
By Rahmat Tunny
Koordinator Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) Lita Anggraini (ketiga kiri) bersama Direktur Institut Sarinah Eva Kusuma Sundari (kiri) dan Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor (kedua kiri) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Legislasi DPR di Kompleks Parlemen, Senayan
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah pengemudi ojek online membawa penumpang di Depok, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia sepakat untuk menurunkan potongan atau komisi aplikator menjadi sebesar delapan persen untuk pengemudi ojek online yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026, sebelumnya angka potongan atau komisi yang diterapkan oleh aplikator itu sekitar 20 persen yang artinya para pengemudi hanya mendapatkan 80 persen dari jasa layanan transportasi itu. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijay
Nasional

Cancel Fee Gojek Bikin Heboh, Pelanggan Protes Kena Biaya Meski Driver Tak Respons

Kebijakan baru Gojek yang mengenakan biaya pembatalan (cancel fee) kepada pelanggan dalam…

Hilwa UrwatulAmin-Suciady-Owrite
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Amin Suciady
46 menit lalu
Pekerja Migran Indonesia inisial AJ mengaku alami perlakuan tak menyenangkan saat bekerja di Libya.
Nasional

Tangis PMI Asal Cianjur di Libya Viral! Kemlu Pastikan AJ Selamat, Kronologi Masih Didalami

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat suara terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Nasional

Latsarmil Berdarah, 5 Nyawa SPPI Melayang dalam 10 Hari: Komnas HAM Minta Stop Program

Koordinator Subkom Penegakan HAM Komnas HAM Pramono Ubaid Tantowi merespons kematian lima…

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
By
Adi Briantika
Amin Suciady
19 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.
Nasional

Swasta Nikmati Subsidi BBM dan Listrik: Prabowo Sebut Lumrah Demi Kelangsungan Hidup Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menyinggung sektor swasta yang ikut menikmati subsidi dari negara,…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up