Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / RUU Keamanan Siber Dikritik Keras, Praktisi Sebut Pemerintah dan DPR Terlalu Terburu-buru
Nasional

RUU Keamanan Siber Dikritik Keras, Praktisi Sebut Pemerintah dan DPR Terlalu Terburu-buru

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juni 30, 2026 6:42 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 jam lalu
Share
Principal Chief Executive Officer Indonesia Cyber Services, Ardi Sutedja.
Principal Chief Executive Officer Indonesia Cyber Services, Ardi Sutedja dalam rapat dengan Komisi I DPR. (Foto: Tangkapan Layar).
SHARE

Pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) mendapat kritik tajam dari kalangan praktisi keamanan siber. Pemerintah dan DPR dinilai terlalu terburu-buru membahas regulasi baru.

Praktisi menilai ancaman siber yang dipahami saat ini baru menyentuh sebagian kecil dari persoalan yang sebenarnya.

Principal Chief Executive Officer Indonesia Cyber Services Ardi Sutedja mengibaratkan ancaman siber sebagai gunung es. Menurutnya, apa yang dipahami negara saat ini baru berada di permukaan.

Kita mungkin terjebak dalam fenomena Iceberg of Ignorance atau gunung es ketidaktahuan, di mana yang kita pahami sebetulnya hanya 4 persen di permukaan saja. Padahal, ancaman siber yang paling besar berada di bawah permukaan,”

kata Ardi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi I DPR RI, Selasa, 30 Juni 2026.
Baca juga:
RI Masih Jadi Konsumen Teknologi Asing, Jangan Gegabah Bikin UU… Rencana pembentukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai masih menyisakan banyak…
Latsarmil Manajer Kopdes Sedot Rp30 Juta per Peserta, DPR: Negara… Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes…
DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Ulangi Kisruh Tata Kelola BGN di… Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…
  • RI Masih Jadi Konsumen Teknologi Asing, Jangan Gegabah Bikin UU Keamanan Siber
  • Latsarmil Manajer Kopdes Sedot Rp30 Juta per Peserta, DPR: Negara Harusnya Bisa…
  • DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Ulangi Kisruh Tata Kelola BGN di Kopdes Merah…

Ardi menyampaikan pola serangan siber saat ini semakin sulit dideteksi. Hal itu terlebih dengan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dan teknologi kuantum yang melaju sangat cepat.

Di sisi lain, Indonesia juga dinilai belum bisa memiliki kemandirian teknologi yang memadai untuk menghadapi ancaman tersebut.

Hampir semua produk digitalisasi yang kita gunakan saat ini bukanlah ciptaan kita. Kita hanya berperan sebagai konsumen. Oleh karena itu, banyak hal yang harus kita kejar,”

jelas Ardi.

Maka itu, Ardi menyampaikan pembentukan RUU KKS tak boleh dilakukan secara terburu-buru.

Apalagi, kata dia, hasil kajian Indonesia Cybersecurity Forum (ICSF) menemukan setidaknya ada 22 titik buta atau blind spots yang diduga belum terakomodasi dalam rancangan beleid tersebut.

Hasil diskusi kami di ICSF menemukan adanya 22 titik buta (blind spots) yang kemungkinan belum tercakup atau diakomodasi dalam RUU KKS dari pemerintah,”

katanya.
RUU Keamanan Siber Mulai Dibahas, DPR Akui Banyak Celah Berbahaya

Menurut dia, berbagai persoalan mendasar masih perlu dibahas lebih dalam. Hal itu mulai dari landasan filosofis, ruang lingkup pengaturan, manajemen krisis, perlindungan hak privasi, hingga diplomasi siber.

Ardi bilang pihaknya mendukung pembahasan RUU KKS dilanjutkan. Namun, pemerintah dan DPR diminta tidak tergesa-gesa mengetok palu pengesahan.

Jangan terburu-buru mengesahkannya sebelum ada sosialisasi yang matang dengan masyarakat dan industri,”

ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa keamanan siber bukan semata isu teknologi informasi. Tapi, melainkan sudah jadi bagian dari pertahanan negara, perlindungan hak warga negara, dan keberlanjutan ekonomi digital.

Tag:Ancaman SiberDPRPemerintahRegulasiRUU Keamanan Siber
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
PSI Bantah ‘Magnet’ Jokowi Sudah Luntur: Lucu Aja Pengamat, Gak Apple to Apple
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Jokowi di Lampung. (Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah).
2
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Chromebook
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim (tengah) didampingi para pendukung saat memasuki Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
3
Jelang Putusan: 177 Hari Berkutat di Sidang Chromebook, Nadiem Makarim Sentil Sistem Hukum Nasional
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selesai membacakan duplik saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
4
VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Laga Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
5

BERITA LAINNYA

Gedung DPR RI
Nasional

RI Masih Jadi Konsumen Teknologi Asing, Jangan Gegabah Bikin UU Keamanan Siber

Rencana pembentukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai masih menyisakan banyak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Warga berbelanja produk sembako saat ujicoba operasional di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pasirharjo Kecamatan Talun, Blitar, Jawa Timur, Selasa (2/6/2026).
Nasional

Buntut 5 Calon Manajer Tewas, Ombudsman Siap ‘Turun Gunung’ Audit Pelatihan Kopdes Merah Putih

Kematian lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat mengikuti pelatihan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
5 jam lalu
Kemkomdigi) mengungkap ada modus baru judi online atau judol yang dijalankan jaringan internasional.
Nasional

Waspada! Jaringan Judol Internasional Tumpangi Demam Piala Dunia 2026 untuk Tebar Promosi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap ada modus baru judi online atau…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Susilaningtias
Nasional

LPSK Masih Proses Pengajuan JC Sony Sonjaya: Keluarganya Aman, Gak Ada Teror

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) masih memproses pengajuan justice collaborator (JC)…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up