Peluncuran Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) beserta penerbitan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus untuk kucing sukses mencuri perhatian warganet.
Program yang digagas Muhammadiyah ini ramai diperbincangkan di media sosial, dengan mayoritas netizen memberikan respons jenaka sekaligus mengapresiasi pendekatan unik tersebut.
Program tersebut digelar oleh Bidang Kesehatan DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Zoonosis Sedunia di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Yogyakarta, pada Minggu, 5 Juni 2026.
Kegiatan ini mengusung konsep One Health, yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Merujuk pada laman resmi Muhammadiyah, sebanyak 60 ekor kucing mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi general check-up, konsultasi dokter hewan, pemberian obat cacing, obat kutu, suplemen, hingga pengobatan non-invasif.
Ketua Bidang Kesehatan DPD IMM DIY Afghan Azka Falah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan hewan sekaligus upaya mencegah penyebaran penyakit zoonosis.
Tak hanya layanan kesehatan, acara ini juga menjadi momen peluncuran Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM DIY.
Bersamaan dengan itu, diterbitkan pula KTAM khusus untuk kucing sebagai bagian dari pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan.
Kucing Bernama Messi Penerima Pertama KTAM
Salah satunya, kucing bernama Messi yang menjadi penerima pertama KTAM Kucing. Kucing peliharaan Wakil Ketua PWM DIY Azman Latif itu turut menjalani pemeriksaan kesehatan.
Keunikan program tersebut langsung mencuri perhatian netizen. Banyak yang mengaku terhibur sekaligus mengapresiasi pendekatan Muhammadiyah dalam mengampanyekan kepedulian terhadap hewan.
Muhammadiyah dengan gebrakannya,”
komentar akun Instagram @daibaskara.
Selain menuai apresiasi, banyak warganet yang menanggapi program tersebut dengan candaan. Salah satunya datang dari netizen yang berseloroh ingin meminta persetujuan sang kucing terlebih dahulu sebelum didaftarkan menjadi anggota.
Bentar aku tanya dulu ke kucingku mau ikut apa nggak?”
gurau akun @tanungvinoba.
Ada pula yang mengaitkan program itu dengan slogan “Islam Berkemajuan” yang selama ini identik dengan Muhammadiyah. Menurutnya, kini bukan hanya manusia, tetapi kucing juga ikut “berkemajuan”.
Kucing berkemajuan,”
tulis akun @fachrezyzulfikar.
Candaan lain yang tak kalah ramai menyindir secara ringan bahwa seekor kucing kini sudah memiliki identitas sebagai anggota Muhammadiyah.
Kucing aja Muhammadiyah, kamu kapan?”
tulis akun @mujibwyx.
Sementara itu, ada juga komentar yang paling mengundang tawa datang dari netizen yang berkelakar ingin mendaftarkan kucingnya agar menjadi lebih rajin beribadah.
Kak mau daftar biar kucing saya rajin sholat, dftarnta kemana ya????”
tulis akun @safaazdh_.
Meski dipenuhi komentar bernada humor, respons warganet menunjukkan program KucingMu berhasil menarik perhatian publik.
Di balik candaan tersebut, banyak netizen juga melihat inisiatif ini sebagai cara baru Muhammadiyah mengampanyekan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan sekaligus memperluas jangkauan dakwah di tengah masyarakat.


















