Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Heboh Isu Dubes RI Ditolak Iran, Pengamat: Jangan Salah Tafsir, Ini Soal Keamanan
Nasional

Heboh Isu Dubes RI Ditolak Iran, Pengamat: Jangan Salah Tafsir, Ini Soal Keamanan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 9, 2026 5:14 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Ira, Ayatollah Ali Khamenei.
Prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Ira, Ayatollah Ali Khamenei. Doc: nytimes
SHARE

Pengamat Hubungan Internasional dari President University Teuku Rezasyah mengatakan, anggapan bahwa Iran melarang Duta Besar Indonesia menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei tidak tepat, karena kebijakan tersebut lebih dipengaruhi situasi keamanan.

Ia menilai, Iran masih berada dalam kondisi darurat akibat ancaman keamanan di tengah konflik yang berlangsung. Karena itu, pemerintah Iran dinilainya memilih menerapkan standar penerimaan tamu negara yang lebih terbatas dengan memprioritaskan kepala negara atau pejabat setingkat menteri.

Ketua MPR Jadi Utusan Presiden ke Iran, Ada Paradoks Konstitusi di Era Prabowo

Dan mereka juga kan mengelola keadaan dalam situasi perang. Jadi kalau dalam keadaan perang itu semuanya bersifat darurat. Jadi mereka putuskan saja sekarang,”

kata Teuku Rezasyah kepada Owrite, Kamis, 9 Juli 2026.

Kebijakan tersebut, sambungnya, merupakan langkah yang lazim dilakukan untuk mempermudah pengamanan selama prosesi pemakaman berlangsung.

Saya coba mengerti bahwa daripada terjadi penumpukan tamu negara dan diplomat, jadi mereka memakai satu standar saja, yaitu standar penerimaan pejabat tertinggi. Itu wajar-wajar saja, ini memudahkan pengamanan,”

jelasnya.

Dikatakan Teuku, penerapan standar tersebut tidak berarti menutup ruang bagi para duta besar untuk menyampaikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Iran.

Dan untuk itu menggunakan satu standar saja. Tapi bagaimanapun juga kan dubes diberi kesempatan juga untuk menyatakan duka cita, kan ada porsinya,”

ungkapnya.

Iran Belum Aman

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman keamanan terhadap Iran masih belum sepenuhnya mereda sehingga kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama pemerintah setempat.

Baca juga:
AS Siapkan Sanksi Terberat ke Iran, Harga Minyak Dunia Dijual… Harga minyak dunia turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin. Penurunan…
Prabowo Mau Jual KRI Ki Hajar Dewantara Karena Sudah Tua,… Presiden Prabowo Subianto disebut mengusulkan penjualan KRI Ki Hajar Dewantara karena kapal…
Prabowo Didesak Tindak Aparat yang Hadang Aksi Mahasiswa di Bundaran… Presiden Prabowo Subianto didesak mengambil tindakan tegas terhadap aparat yang melarang atau…
  • AS Siapkan Sanksi Terberat ke Iran, Harga Minyak Dunia Dijual US$93,22 per…
  • Prabowo Mau Jual KRI Ki Hajar Dewantara Karena Sudah Tua, DPR Malah…
  • Prabowo Didesak Tindak Aparat yang Hadang Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Apalagi ancaman dari Amerika yang belum dicabut itu masih ada. Dan intel-intel dari China, Rusia, dan Pakistan sarannya sama. Kita harus siap-siap semuanya,”

bebernya.

Jadi kalau protokol hanya diberikan kepada kepala negara saja, itu kan waktunya bisa dibuat lebih ringkas,”

tambahnya.

Teuku menambahkan, keberadaan para kepala negara justru akan membuat pihak-pihak yang berkonflik berpikir ulang untuk melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi internasional.

Dan juga serangan itu kan tidak mungkin dilakukan pada saat kepala negara ada di situ. Itu bisa-bisa Amerika Serikat dan Israel dimusuhi ramai-ramai,”

ujarnya.

Karena itu, Teuku menilai seluruh pengaturan protokol yang diterapkan Iran saat ini lebih didasarkan pada pertimbangan keamanan daripada faktor diplomatik.

Suasana sedang darurat karena faktor pengamanan. Dan juga nanti repot kalau Pak Sugiono ke sana, kan,”

tutupnya.
Tag:Amerika SerikatAyatollah Ali KhameneiDudes RIiranPemakaman Pemimpin IranPengamat Hubungan InternasionalPrabowo SubiantoTeuku Rezasyah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
2
Polda Metro Blokir Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Supriyono Selama 5 Hari
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
3
Polda Metro Akui Blokir Rekening Koordinator AMPB Supriyono, Selidiki Asal Muasal Saldo
By Rahmat Baihaqi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Sumber: Istimewa)
4
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap pesawat tempur Sukhoi di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).
Nasional

Rem Bermasalah Saat Test Flight, Sukhoi TNI AU Tergelincir

Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin, Maros,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 menit lalu
Foto udara situ yang mengalami penyusutan imbas musim kemarau.
Nasional

Kemarau Panjang Mengancam Warga Kalbar, Air Susah hingga Harga Kebutuhan Bisa Melonjak

Kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai dipandang bukan sekadar…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
33 menit lalu
Ilustrasi seorang warga lansia
Nasional

Desil Naik, Bansos Hilang? Aspirasi: Rakyat Tidak Hidup di Dalam Spreadsheet

Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) meminta pemerintah mengevaluasi sistem penetapan desil…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
40 menit lalu
Petugas tengah memadamkan api yang membakar lahan.
Nasional

WALHI Beberkan Penyebab Karhutla Kalimantan: 74 Persen Hotspot Ternyata di Kawasan Konsesi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengungkap sekitar 74 persen titik panas atau…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
51 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up