Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 5 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Crab Mentality, Fenomena ‘Teman Julid’ yang Gak Suka Kamu Sukses, Pernah Mengalaminya?
Hype

Crab Mentality, Fenomena ‘Teman Julid’ yang Gak Suka Kamu Sukses, Pernah Mengalaminya?

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juli 20, 2026 2:43 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
(Foto: Pexels/ cottonbro studio)
SHARE

Pernah mengalami nggak, waktu kamu berbagi cerita kebahagiaan ke temanmu kayak cerita kamu baru keterima kerja, bisnismu lancar, ataupun cerita pengalaman liburan tapi ternyata kamu dapat respons yang nggak sesuai ekspektasi?

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Crab Mentality?
  • Kenapa Seseorang Bisa Punya Crab Mentality?
  • Beberapa penyebabnya antara lain:
  • Tanda-Tanda Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic
  • Dampak dari Crab Mentality
  • Cara Menghadapi Orang dengan Crab Mentality

Bukannya ikut senang atau mendoakan, temanmu justru julid dan menganggap semua prestasi yang kamu usahakan dan punya itu terjadi karena hoki? Atau bahkan mewanti-wantimu untuk tidak sombong, dan ada juga yang nyeletuk bahwa ini nggak bakal bertahan lama.

Kalau situasi ini terdengar familiar, fix kamu sedang berhadapan dengan teman yang punya crab mentality.

Istilah psikologi ini sering dikaitkan dengan budaya julid, insecure, hingga kebiasaan pulling people down yang masih sering ditemui, baik di dunia nyata maupun media sosial.

Sebenarnya fenomena ini bukan sekadar soal iri hati. Crab mentality lebih ke pola pikir yang merasa tidak rela melihat orang lain lebih sukses darinya, sehingga ia berusaha “menarik” kamu agar tetap berada di posisi yang sama dengannya.

Baca juga:
Gyaru, Gaya Makeup Jepang yang Tampil Berani dan Ekspresif Tren makeup Jepang tidak hanya dikenal dengan tampilan natural dan minimalis. Ada…
Tempura, Makanan Serba Goreng Khas Jepang yang Menggugah Selera Tempura menjadi salah satu kuliner khas Jepang yang dikenal hingga berbagai negara.…
Punya Banyak Temen Tapi Tetap Merasa Kesepian? Mungkin Ini yang… Pernah nggak sih kamu ngerasa kesepian banget, padahal jadwal nongkrong udah menunggu,…
  • Gyaru, Gaya Makeup Jepang yang Tampil Berani dan Ekspresif
  • Tempura, Makanan Serba Goreng Khas Jepang yang Menggugah Selera
  • Punya Banyak Temen Tapi Tetap Merasa Kesepian? Mungkin Ini yang Sebenarnya Kamu…

Apa Itu Crab Mentality?

Merujuk pada laman Alodokter, istilah crab mentality berasal dari perilaku kepiting di dalam ember. Saat ada satu kepiting yang hampir berhasil keluar dari ember, bukannya membantu, kepiting lain justru mencapit dan menariknya kembali yang ending-nya nggak ada satu pun kepiting yang berhasil lolos.

Dalam psikologi, kondisi ini menjadi metafora bagi orang yang memiliki pola pikir, “Kalau gue gagal, lo juga harus gagal.”

Perilaku ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari meremehkan pencapaian orang lain, menyebarkan gosip, memberikan komentar yang menjatuhkan, hingga menyabotase usaha seseorang.

Masih Jadi People Pleaser? Yuk Saatnya Mulai Pasang Boundaries Demi Kesehatan Mentalmu 

Kalau di media sosial, fenomena ini sering terlihat lewat komentar bernada sinis ketika seseorang membagikan kabar bahagia. Bukannya memberi ucapan selamat, justru muncul komentar seperti, “Sok iye banget, padahal gitu doang,” atau “Gitu doang di-post, kalau gue malu sih.”

Kenapa Seseorang Bisa Punya Crab Mentality?

Sebenarnya nggak ada orang yang lahir dengan mentalitas seperti ini. Menurut penjelasan Halodoc, crab mentality biasanya terbentuk karena kombinasi antara pengalaman hidup dan psikologis seseorang.

Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Insecure atau kurang percaya diri: dia menganggap kesuksesan orang lain adalah sebuah ancaman.
  • Scarcity mindset: dia percaya kesempatan sukses itu terbatas, sehingga kalau orang lain menang, dirinya pasti kalah.
  • Rasa iri yang tidak dikelola: sebenarnya rasa iri itu wajar. Tapi kalau emosi ini not controlled dan berubah jadi keinginan untuk menjatuhkan orang lain, hati-hati, siapa tahu kamu punya crab mentality.
  • Lingkungan yang terlalu kompetitif: hati-hati dengan circle pertemanan yang toxic, kayak circle yang lebih memilih menjatuhkan orang lain atau mengambinghitamkan orang lain atas kegagalannya.

Tanda-Tanda Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic

Tanpa kamu sadari, crab mentality sering kali datang dari orang terdekat. Karena itu, perilakunya kadang sulit dikenali.

Beberapa tandanya antara lain:

  • Mereka selalu punya komentar negatif setiap kamu berhasil.
  • Prestasimu selalu dibanding-bandingkan dengan orang lain.
  • Kamu jadi takut membagikan kabar baik karena khawatir di-judge.
  • Obrolan mereka lebih sering berisi gosip atau menjatuhkan orang lain.
  • Mereka terlihat lebih semangat saat melihat orang lain gagal dibanding ketika orang lain berhasil.
  • Kalau kamu sering merasa harus “mengecilkan diri” supaya orang lain tetap nyaman, itu bisa menjadi salah satu sinyal bahwa lingkunganmu udah mulai toxic.

Dampak dari Crab Mentality

Sering berada di lingkungan yang dipenuhi crab mentality bukan hanya menguras energi, karena lama-kelamaan, kondisi ini bisa memengaruhi kesehatan mental.

Kamu sebagai korban bisa saja jadi kehilangan rasa percaya diri, mengalami imposter syndrome, merasa pencapaian yang kamu peroleh tidak layak untuk dibanggakan, hingga mengalami stres dan burnout karena terus-menerus mendapat tekanan.

Sementara itu, bagi pelakunya sendiri, rasa iri yang terus dipelihara justru membuat mereka sulit berkembang. Energi yang seharusnya dipakai untuk memperbaiki diri malah habis untuk membandingkan hidup dengan orang lain.

Cara Menghadapi Orang dengan Crab Mentality

Kalau kamu sedang berada di lingkungan seperti ini, bukan berarti kamu harus ikut drama. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap waras:

1. Jangan oversharing:

Tidak semua rencana harus diumumkan. Kadang, lebih baik bekerja diam-diam lalu biarkan hasilnya yang berbicara.

2. Fokus dengan tujuanmu:

Komentar negatif memang menyakitkan, tetapi jangan sampai membuatmu berhenti berkembang. Ingat, hidupmu bukan soal memenuhi ekspektasi orang lain.

3. Cari circle yang suportif:

Lingkungan yang sehat akan ikut merayakan keberhasilanmu, bukan merasa terancam olehnya. Cari teman yang membuatmu berkembang, bukan yang selalu bikin overthinking.

4. Ubah rasa iri menjadi motivasi:

Kalau suatu hari kamu merasa iri melihat pencapaian orang lain, coba ubah sudut pandangnya. Daripada bertanya, “Kenapa dia?”, lebih baik bertanya, “Apa yang bisa aku pelajari dari dia?”

Yang nggak kalah menarik, crab mentality tidak hanya bisa dialami orang lain. Tanpa sadar, siapa pun juga berpotensi memilikinya.

Misalnya saat kamu merasa kesal melihat teman sukses lebih dulu, lalu berharap diam-diam agar usahanya gagal. Kalau perasaan seperti ini muncul, itu bukan berarti kamu orang jahat. Namun, penting untuk segera menyadarinya dan mengubahnya menjadi motivasi untuk berkembang.

Pada akhirnya, hidup bukan kompetisi siapa yang paling cepat sampai. Kesuksesan orang lain tidak mengurangi peluangmu untuk berhasil.

Jadi, kalau ada yang terus berusaha menarikmu turun, jangan ikut turun ke dalam “ember”. Terus bertumbuh, cari lingkungan yang sehat, dan ingat satu hal: orang yang benar-benar mendukungmu tidak akan takut melihatmu bersinar.

Tag:Crab MentalityIri Tanda Tak MampuPengembangan DiriPsikologi SosialTeman JulidToxic Friendship
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Listrik Jalan, Bensin Siaga: Ini 3 PHEV buat Road Trip!
By Ani Ratnasari
Ilustrasi mobil PHEV.
1
Cara Membuat Telur Asin Sendiri di Rumah, Cukup dengan Bahan Sederhana
By Ossid Duha Jussas Salma
Telur asin
2
Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”
By Rahmat Tunny
Ilustrasi “Kawasan angker” Grogol, Slipi, Palmerah.
3
Ratu Tisha Puji Opening Ceremony BRI Super League 2026/2027, Singgung Suporter Tandang
By Hadi Febriansyah
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha
4
Belum Pernah Menang, Nova Arianto Penasaran Taklukkan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
By Hadi Febriansyah
Belum Pernah Menang, Nova Arianto Penasaran Taklukkan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
5

BERITA LAINNYA

Gaya makeup gyaru
Hype

Gyaru, Gaya Makeup Jepang yang Tampil Berani dan Ekspresif

Tren makeup Jepang tidak hanya dikenal dengan tampilan natural dan minimalis. Ada…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Buku Islam Ala Prabowo.
Hype

Buku Islam Ala Prabowo Viral Lagi, Judulnya Bikin Warganet Riuh

Buku Islam Ala Prabowo kembali ramai dibahas di media sosial. Karya yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
16 jam lalu
Ilustrasi bully.
Hype

Pernah Di-Bully? Jangan Heran Jika Pelaku Terlihat Lebih Bahagia, Ini Penjelasannya

Pernah nggak sih kamu mikir, “Kok orang yang dulu nge-bully gue hidupnya…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
18 jam lalu
Ilustrasi tempura khas Jepang
Hype

Tempura, Makanan Serba Goreng Khas Jepang yang Menggugah Selera

Tempura menjadi salah satu kuliner khas Jepang yang dikenal hingga berbagai negara.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up