Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Pemerintah Dianggap Sengaja Alihkan Kritik Publik dengan Menghina Simbol Akademik
Politik

Pemerintah Dianggap Sengaja Alihkan Kritik Publik dengan Menghina Simbol Akademik

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 21, 2026 5:31 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
6 jam lalu
Share
Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik UMB, Dr. Syaifuddin.
Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik UMB, Dr. Syaifuddin. Doc: pribadi
SHARE

Respons Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ulta Levenia Nababan yang menyamakan jas almamater Universitas Indonesia (UI) dengan baju daster dinilai mengalihkan substansi kritik mahasiswa dan mencerminkan komunikasi publik pemerintah yang tidak terkelola.

Apabila simbol akademik seperti jas almamater UI diperlakukan secara sarkastik atau direduksi menjadi objek olok-olok, maka aksi tersebut dapat dimaknakan sebagai praktik simbolik yang berpotensi mendelegitimasi identitas kelompok akademik,”

kata Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB), Dr. Syaifuddin kepada Owrite, Selasa, 21 Juli 2026. 

Penggunaan simbol akademik sebagai bahan sindiran, lanjutnya, berpotensi menggeser cara publik memandang kritik mahasiswa dalam ruang demokrasi.

KSP Disorot, Respons Ulta Levenia ke BEM UI Justru Bikin Citra Pemerintah Terpukul

Terlepas dari maksud komunikator, tambah Syaifuddin, respons tersebut dapat membentuk persepsi bahwa kritik mahasiswa tidak lagi dipandang sebagai hak konstitusional warga negara yang patut dihormati.

Terlepas dari apakah statemen itu adalah niat komunikator, namun persepsi publik dapat berkembang ke arah bahwa kritik mahasiswa tidak dipandang sebagai hak konstitusional yang sah dari warga negara dalam kehidupan demokrasi, melainkan sebagai sesuatu yang layak diremehkan,”

ucapnya.

Dalam kajian komunikasi politik, Syaifuddin menjelaskan pengalihan perhatian dari isu utama menuju persoalan simbolik merupakan salah satu pola yang telah lama dijelaskan dalam teori komunikasi dan ideologi.

Saya tambahkan di sini, John B. Thompson juga mengemukakan bahwa ideologi bekerja melalui berbagai modus operasi, salah satunya adalah dissimulation, yaitu pengalihan perhatian dari persoalan utama menuju aspek lain yang lebih emosional atau simbolik,”

jelasnya.

Pejabat Tak Beretika

Dosen komunikasi itu menambahkan, polemik yang berkembang menunjukkan perhatian publik bergeser dari substansi kritik mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah menjadi perdebatan mengenai unggahan pejabat pemerintah yang dinilai tidak beretika.

Dalam konteks polemik ini, fokus publik yang semula tertuju pada substansi kritik mahasiswa terhadap pemerintah lalu bergeser ke arah perdebatan mengenai unggahan pejabat pemerintah yang tidak beretika,”

tegasnya.

Ia menilai, pergeseran tersebut menjadi indikator bahwa komunikasi politik yang tidak dikelola secara baik justru dapat menghasilkan dampak politik yang merugikan pemerintah sendiri.

Baca juga:
Heboh Mutasi ASN 'Gak Jelas' di Kementerian PU, Pengamat Minta… Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah meminta Presiden…
KSP Disorot, Respons Ulta Levenia ke BEM UI Justru Bikin… Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin…
Presma UI Sentil Prabowo Soal Tudingan Bandar Aksi: Coba Belajar… Presiden Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Ma’shum Imawan menanggapi pernyataan Presiden Prabowo…
  • Heboh Mutasi ASN 'Gak Jelas' di Kementerian PU, Pengamat Minta Prabowo Buka…
  • KSP Disorot, Respons Ulta Levenia ke BEM UI Justru Bikin Citra Pemerintah…
  • Presma UI Sentil Prabowo Soal Tudingan Bandar Aksi: Coba Belajar dari Mahasiswa,…

Pergeseran fokus ini menunjukkan bagaimana komunikasi politik yang tidak terkelola dengan baik dapat menghasilkan efek politik yang kontraproduktif,”

ungkapnya.

Alih-alih menjawab kritik melalui argumentasi kebijakan, Syaifuddin menilai polemik tersebut justru memperluas kontroversi dan memunculkan kritik baru terhadap cara aparat negara berkomunikasi dengan publik.

Alih-alih memperkuat legitimasi pemerintah melalui argumentasi, polemik justru memperbesar ruang kontroversi dan memperluas kritik terhadap gaya komunikasi politik aparat negara yang tidak berkompeten,”

tutupnya.
Tag:Analis Komunikasi PolitikJas AlmamaterKomunikasi GagalKomunikasi PemerintahKSPSyaifuddinuiUlta Levenia Nababan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
3
Jejak Law Firm Diduga Afiliasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terungkap, Kantor Lama Tinggalkan Permata Hijau
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi korupsi
4
APBN Semester I-2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya Klaim Masih Bagus
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Doc: IG SekjenPDIP.
Politik

PDIP Kritik Keras Wacana Libatkan Babinsa Urus Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan Negara

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengkritik keras wacana pelibatan Bintara…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
20 menit lalu
Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya saat membuka pameran seni memperingati peristiwa Kudatuli di TIM.
Politik

Megawati Tegur Pramono! Minta TIM Dikembalikan Jadi Rumah Seniman, Bukan Kaum Borjuis

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pembukaan pameran peringatan Kuda Tuli di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Politik

Megawati Kritik Polri: Seperti Tidak Ada Wibawanya Lagi

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melontarkan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Politik

Heboh Pengawasan Pajak Libatkan Babinsa, DPR Ingatkan Kepercayaan Publik Bisa Turun

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kebijakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up