Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono langsung beri perhatian terhadap tata kelola internal pada hari pertamanya berkantor usai dilantik Presiden Prabowo Subianto.
Dia menyoroti tidak tersedianya perangkat sound system saat BGN dijadwalkan menggelar konferensi pers.
Saya tadi diberitahu ada presscon cuman memang belum ada perangkat sound system-nya. Saya kira nanti ini teguranlah ya untuk BGN,”
kata Sudaryono di kantor BGN, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurut Sudaryono, kesiapan sarana pendukung komunikasi dengan media merupakan bagian penting dari upaya membangun lembaga yang terbuka dan profesional. Karena itu, ia mengaku telah memberikan teguran kepada jajaran internal agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sudaryono tiba di kantor BGN sekitar pukul 17.11 WIB dengan mengenakan jas biru dongker, beberapa jam setelah resmi dilantik Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.
Setibanya di kantor, eks Wakil Menteri Pertanian itu langsung memimpin rapat bersama para pejabat utama BGN. Pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut jadi agenda perdana untuk membangun komunikasi sekaligus menyamakan arah kerja kepemimpinan baru.
Usai rapat, Sudaryono menemui awak media. Namun, sesi yang semula direncanakan sebagai konferensi pers berubah menjadi doorstop karena fasilitas pendukung belum tersedia.
Ia mengungkapkan telah menerima laporan bahwa perangkat sound system belum disiapkan. Kondisi itu membuat konferensi pers tidak dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Tak Boleh Disepelekan
Sudaryono menegaskan penyampaian informasi kepada publik tak boleh dianggap sebagai hal sepele. Menurutnya, komunikasi yang baik harus didukung oleh sarana yang memadai agar informasi dapat diterima secara jelas dan utuh.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat pendukung komunikasi di lingkungan BGN dipastikan selalu dalam kondisi siap digunakan.
Informasi itu penting dan harus disampaikan dengan cara yang baik maka alat itu juga harus dalam keadaan baik ya,”
tutur Sudaryono.
Dalam rapat perdananya, Sudaryono mengatakan belum membahas program secara mendalam. Agenda utama masih difokuskan pada perkenalan dengan para pejabat utama BGN serta mendengarkan berbagai pandangan mengenai kondisi lembaga.
Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan arah kepemimpinan yang akan dijalankannya setelah resmi dipercaya memimpin BGN.
Selain perkenalan juga kita saya mendengarkan mereka mendengarkan atau Bapak tim ini mendengarkan pandangan-pandangan dan juga sikap saya,”
ujarnya.
Sudaryono sebelumnya dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang. Usai dilantik, politikus Partai Gerindra itu janji membangun tata kelola BGN yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel, termasuk dalam aspek pelayanan informasi kepada publik.




















