Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 28 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual
Daerah

Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 27, 2026 4:14 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 hari lalu
Share
Ilustrasi keadilan hukum untuk anak.
Ilustrasi keadilan untuk korban anak. (Foto: Dibuat AI).
SHARE

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar di Sumatera Utara kembali jadi sorotan luas.

Salah satu yang menyoroti adalah The Indonesian Institute Center for Public Policy Research (TII). Peneliti TII Afifah Fitriyani Oceanto menyebut kasus di Sumut menambah panjang daftar kasus yang melibatkan anak sebagai korban.

Korban seharusnya menjadi pusat dari proses penegakan hukum,”

kata Afifah, dalam keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.
Baca juga:
Korupsi Lebih Berbahaya dari Pencurian Ayam, Penegakan Hukum Harus Tegas Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengkritik kontras respons publik…
Rumah Tak Lagi Aman, 20.573 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di… Rumah yang semestinya menjadi tempat paling aman bagi anak justru masih menjadi…
Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII:… Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…
  • Korupsi Lebih Berbahaya dari Pencurian Ayam, Penegakan Hukum Harus Tegas
  • Rumah Tak Lagi Aman, 20.573 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Lingkungan Keluarga
  • Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII: Implementasi UU…

Afifah menyampaikan dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala yang dialami korban mulai dari proses pelaporan yang berbelit. Selain itu, keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum, hingga perlindungan korban yang belum berjalan secara optimal.

Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dilihat dari jumlah pelaku yang ditangkap. Tetapi, juga dari sejauh mana korban memperoleh rasa aman, pendampingan, pemulihan, dan kepastian hukum,”

ujar Afifah.

Afifah mengutip data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) yang menunjukkan hingga Juli 2025 ada 15.615 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari jumlah itu, 6.999 kasus merupakan kekerasan seksual, menjadikannya sebagai bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan.

Dokter Magang Tewas Diduga Terjun dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Adapun mayoritas korban merupakan anak berusia 13–17 tahun. Sementara, 9.956 kasus terjadi di lingkungan rumah tangga yang seharusnya jadi tempat paling aman bagi anak.

Angka itu diperkirakan belum mencerminkan kondisi sebenarnya atau dark figure of crime.

Afifah menyoroti dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala. Mulai dari proses pelaporan yang berbelit, keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum, hingga perlindungan korban yang belum berjalan secara optimal.

Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dilihat dari jumlah pelaku yang ditangkap, tetapi juga dari sejauh mana korban memperoleh rasa aman, pendampingan, pemulihan, dan kepastian hukum,”

ujar Afifah.

Dia bilang masih banyak korban yang tak melapor akibat rasa takut. Selain itu, ada ancaman pelaku, ketergantungan ekonomi maupun emosional, stigma, hingga rendahnya kepercayaan terhadap proses penegakan hukum.

Pun, di tengah terus bermunculannya kasus kekerasan seksual terhadap anak termasuk yang diduga dilakukan tenaga pendidik, TII menilai tantangan utama saat ini bukan lagi pada ketersediaan regulasi.

Baca juga:
Setelah 28 Tahun Menanti, Tambang Seng dan Timbal Raksasa di… PT Dairi Prima Mineral (DPM) memastikan proyek tambang bawah tanah timah hitam…
Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali, DPR: Bukti Negara Belum… Anggota Komisi XIII DPR RI Saadiah Uluputty menyoroti tewasnya seorang pria berinisial…
Usai Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Minta Tuduhan TPPU… Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan…
  • Setelah 28 Tahun Menanti, Tambang Seng dan Timbal Raksasa di Dairi Siap…
  • Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali, DPR: Bukti Negara Belum Mampu Lindungi…
  • Usai Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Minta Tuduhan TPPU Dibuka Terang…

Meski pemerintah sudah memiliki Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta berbagai aturan turunannya, implementasi dan efektivitas penegakan hukum dinilai masih perlu diperkuat.

Afifah mengatakan keberhasilan penegakan hukum tak hanya diukur dari banyaknya laporan yang diterima atau jumlah pelaku yang diproses.

Namun, juga dari kemampuan aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan yang komprehensif kepada korban sejak tahap pelaporan, penyidikan, penuntutan, hingga pemulihan.

Tag:keadilanKekerasan anakPenegakan HukumPerlindungan HukumSumatera Utara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Soal Spekulasi Mundur Perry Warjiyo Gegara Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham
By Anisa Aulia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kemenko Perekonomian (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
1
Setya Novanto Rayakan Ultah Istri Bertema BTS di Hotel Mewah, Netizen: Koruptor Tak Pernah Miskin
By Syifa Fauziah
Setya Novanto Rayakan Ultah Istri Bertema BTS
2
QRIS hingga BI-Fast, Ini Warisan Perry Warjiyo Setelah Tinggalkan Bank Indonesia
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
3
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Polisi: Hoaks
By Rahmat Baihaqi
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) dikawal menuju Rutan Cabang KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
4
Terungkap! Ini Alasan John Herdman Nonton Timnas Indonesia dari Tribun saat Lawan Kamboja
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
5

BERITA LAINNYA

Penyerang muda Timnas Indonesia Mitchell Baker
DaerahOlahraga

Debut Gila Mitchell Baker: Hattrick ke Gawang Kamboja, Julukan ‘Haaland Indonesia’ Menggema

Penyerang anyar Timnas Indonesia Mitchell Baker langsung menjadi pusat perhatian setelah tampil…

hadi-febriansyah-owriteHardani Triyoga
By
Hadi Febriansyah
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute (TII) - Center for Public Policy Research, Afifah Fitriyani Oceanto
Daerah

Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII: Implementasi UU TPKS Masih Perlu Diperkuat

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi orang kesakitan.
Daerah

BAB Sambil Main HP Berujung Ambeien: Kebiasaan Sepele yang Bikin Anus “Menjerit”

Dalam salah satu video di akun TikTok pribadinya, dr. Ikhsan Qotih, melalui konten MPR…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
2 hari lalu
Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).
Daerah

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Dipicu Bullying, JPPI: Pemerintah Jangan Hanya Andalkan Regulasi

Koordinator Advokasi Seknas Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ari Hardi menilai, pemerintah…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up