Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
Ekonomi Bisnis

Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI

dusep-malikAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 4, 2026 12:23 am
By
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
46 menit lalu
Share
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
SHARE

Siapa yang menyangka bahwa lapangan minyak dan gas (migas) tua atau mature kini justru mampu menghasilkan produksi yang signifikan buat menjaga ketahanan energi nasional?

Daftar isi Konten
  • Nafas Baru Lapangan Tua
  • Reaktivasi Sumur Menjaga Produksi
  • Keselamatan Kerja
  • Energi yang Memberi Manfaat bagi Masyarakat
  • Tak Tinggalkan Sampah
  • Dari Kalimantan untuk Masa Depan Indonesia

Di tengah tantangan penurunan alamiah produksi migas nasional yang selama bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah besar bagi sektor energi Indonesia, lapangan migas tua di Kalimantan justru menghadirkan cerita berbeda dan patut dibanggakan.

Di Pulau Borneo itu selama puluhan tahun telah dikenal sebagai salah satu pusat industri migas nasional, beberapa lapangan tua justru menunjukkan daya hidup yang luar biasa berkat sentuhan teknologi, inovasi, dan strategi pengelolaan yang kekinian.

Baca juga:
Prabowo Ajak Thailand Perkuat Pakta Pertahanan, Latihan Militer Bersama Ditambah Presiden Prabowo Subianto ingin melakukan kerja sama pertahanan dan keamanan antara Indonesia…
PHE Produksi 935 Ribu BOEPD Semester I 2026, Raih Cadangan… PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina mencatat kinerja operasional…
KAI Tinggalkan Solar Murni, Biodiesel B50 Kini Jadi Bahan Bakar… PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada…
  • Prabowo Ajak Thailand Perkuat Pakta Pertahanan, Latihan Militer Bersama Ditambah
  • PHE Produksi 935 Ribu BOEPD Semester I 2026, Raih Cadangan Migas Baru…
  • KAI Tinggalkan Solar Murni, Biodiesel B50 Kini Jadi Bahan Bakar Lokomotif

Kisah dan pengalaman sukses itu datang dari perusahaan migas nasional yaitu PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola aset hulu migas di Regional 3 Kalimantan.

Dari tangan-tangan Perwira dan Pertiwi terbaik milik PHI, upaya itu menghasilkan catatan kinerja produksi yang melampaui target perusahaan maupun target nasional pada sepanjang kuartal I tahun 2026.

Di mana hingga akhir Maret 2026, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya berhasil memproduksi 60,44 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 619 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Tentunya, angka kinerja produksi migas tersebut setara dengan sekitar 120 persen dari target produksi minyak dan 105 persen dari target produksi gas yang ditetapkan pada tahun ini oleh perusahaan.

Dengan demikian, hasil yang dicapai menjadi sinyal penting bahwa upaya pemerintah menuju swasembada energi bukan sekadar wacana. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, fluktuasi harga energi, dan meningkatnya kebutuhan energi domestik, keberhasilan menjaga bahkan meningkatkan produksi dari lapangan-lapangan tua menjadi aset strategis bagi bangsa.

Direktur Utama PHI Sunaryanto menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target produksi nasional dan memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Di PHI, kami terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi keberlanjutan produksi migas perusahaan yang penting dalam mendukung target produksi nasional dan ketahanan energi Indonesia,”

ujar Sunaryanto dikutip dari keterangannya, Senin, 3 Agustus 2026.

Tabel Capaian Produksi Migas PT Pertamina Hulu Indonesia (2021–2025)

TahunProduksi Minyak (MBOPD / Barel per Hari)Produksi Gas (MMSCFD / Juta Kaki Kubik per Hari)Keterangan & Catatan Kinerja
202146,50 MBOPD625,00 MMSCFDMelampaui target RKAP (103,4 persen untuk minyak dan 102,3 persen untuk gas).
202257,80 MBOPD668,30 MMSCFDPertumbuhan kinerja pasca transformasi Subholding Upstream Pertamina.
202362,17 MBOPD710,00 MMSCFDKenaikan produksi ditopang efisiensi operasional dan program pengeboran agresif.
202444,27 MBOPD526,04 MMSCFDHasil optimalisasi portofolio dan pengelolaan lapangan tua (mature fields).
202544,42 MBOPD536,72 MMSCFDPertama kali dalam 5 tahun berhasil menembus di atas target tahunan RKAP (Minyak 107,29 persen & Gas 101,34 persen).

Sumber: PHI, diolah Owrite

Nafas Baru Lapangan Tua

PHM Tuntaskan Rejuvenasi Lapangan Handil. (Sumber: Dok. PHI)
PHM Tuntaskan Rejuvenasi Lapangan Handil. (Sumber: Dok. PHI)

Seperti diketahui, selama bertahun-tahun lapangan migas tua identik dengan produksi yang terus menurun. Namun dengan perkembangan teknologi kekinian yang semakin canggih telah mengubah cara pandang industri terhadap aset-aset yang sebelumnya dianggap memasuki masa senja.

Di Kalimantan, PHI kemudian membuktikan bahwa inovasi dan teknologi mampu memperpanjang usia produktif lapangan migas mature sekaligus meningkatkan tingkat perolehan cadangan (recovery rate).

Adapun, salah satu terobosan yang diterapkan adalah metode High Pour Point Oil (HPPO) di Lapangan Handil yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta Lapangan Mutiara dan Pamaguan yang dikelola PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).

Teknologi ini diketahui dirancang untuk mengatasi tantangan minyak dengan kandungan parafin atau lilin tinggi yang berpotensi membeku saat mengalir melalui jaringan pipa produksi. Dengan penggunaan pelarut khusus, minyak dapat tetap mengalir sehingga produksi tetap berjalan optimal.

Tak hanya itu, PHM juga berhasil mengoptimalkan sumur-sumur emulsi di Lapangan Tunu. Sementara PHSS menerapkan teknologi Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) di sejumlah sumur di Lapangan Louise, Samboja, dan Mutiara. Teknologi tersebut bekerja dengan menyuntikkan gas bertekanan ke dalam sumur untuk membantu mengangkat minyak ke permukaan secara lebih efisien.

Deretan Inovasi yang diadopsi ini menjadi bukti bahwa masa depan energi Indonesia tidak selalu harus dimulai dari penemuan lapangan baru. Bahlan, dalam banyak kasus, peningkatan produktivitas dari aset yang sudah ada justru mampu memberikan kontribusi besar dalam waktu lebih cepat dan biaya yang lebih efisien.

Baca juga:
Perdana di RI, Elnusa Suntik Teknologi CEOR Offshore Genjot Produksi… Penerapan teknologi kekinian menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produksi minyak nasional,…
Danantara Gandeng Latitude Energy dari AS, Batu Bara RI Disulap… Perusahaan teknologi energi asal Amerika Serikat (AS), Latitude Energy, dan Danantara Indonesia…
Prabowo Sebut BBM B50 Diluncurkan Juli 2026, Pede RI Tak… Presiden Prabowo Subianto meyakinkan diri bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat…
  • Perdana di RI, Elnusa Suntik Teknologi CEOR Offshore Genjot Produksi Migas Lapangan…
  • Danantara Gandeng Latitude Energy dari AS, Batu Bara RI Disulap Jadi Gas…
  • Prabowo Sebut BBM B50 Diluncurkan Juli 2026, Pede RI Tak Impor Solar…

Reaktivasi Sumur Menjaga Produksi

Selain inovasi teknologi, PHI juga menjalankan berbagai program pemeliharaan, perbaikan, hingga reaktivasi sumur untuk mempertahankan tingkat produksi.

Seperti Program Handil Rejuvenation yang dijalankan di Lapangan Handil menjadi salah satu contoh nyata. Program ini diketahui telah berhasil meningkatkan produksi hingga lima persen dibandingkan kondisi sebelum revitalisasi dilakukan.

Kontribusi lainnya datang dari keberhasilan proyek Sisi Nubi AOI yang dikelola PHM. Beroperasinya platform kedua dan ketiga pada awal 2026 memberikan tambahan produksi gas yang signifikan.

Peningkatan produksi juga berasal dari kegiatan well service di Lapangan Tunu, workover sumur di Lapangan Santan yang dikelola PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), serta pengembangan di Lapangan Nilam dan Mutiara milik PHSS.

Sementara itu, PHKT turut berkontribusi melalui percepatan produksi di Lapangan Kerindingan, Lapangan Sapi, serta sejumlah sumur sisipan baru di lepas pantai Kalimantan Timur.

Berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa menjaga ketahanan energi nasional membutuhkan kombinasi antara investasi, teknologi, disiplin operasional, dan keberanian mengambil langkah inovatif.

PHI Klaim Selamatkan Aset Migas Negara Rp1,27 Triliun di Kalimantan Timur

Keselamatan Kerja

Sementara itu, keberhasilan meningkatkan produksi migas juga tidak akan berarti tanpa aspek-aspek keselamatan kerja yang kuat. PHI mencatatkan 57,36 juta jam kerja selamat sepanjang kuartal pertama 2026 dengan nihil fatalitas (zero fatality) dan nihil kehilangan waktu kerja akibat kecelakaan (zero Lost Time Incident).

Pencapaian ini menjadi indikator bahwa peningkatan produksi tidak dilakukan dengan mengorbankan aspek keselamatan pekerja maupun lingkungan. Pada industri hulu migas yang memiliki tingkat risiko tinggi, budaya keselamatan merupakan fondasi utama keberlanjutan operasi.

Keberhasilan menjaga keseimbangan antara produktivitas dan keselamatan menjadi modal penting dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional di masa depan.

Pengeboran minyak lepas pantai milik PHI. (Sumber: Dok. Pertamina)
Pengeboran minyak lepas pantai milik PHI. (Sumber: Dok. Pertamina)

Energi yang Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Di luar pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam mengejar target produksi migas, Perseroan juga berupaya memastikan manfaat industri energi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar wilayah operasi.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut terlihat melalui program Guru Tamu PHKT Goes to School yang digelar di SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Program yang melibatkan sekitar 100 siswa dari sembilan jurusan keahlian tersebut memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat industri hulu migas, memahami pentingnya budaya keselamatan kerja, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Melalui kolaborasi dengan SKK Migas dan dunia pendidikan, para siswa mendapatkan wawasan mengenai rantai bisnis energi, perkembangan teknologi industri, hingga kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi bagian dari sektor energi masa depan.

Langkah tersebut mencerminkan bahwa ketahanan energi tidak hanya berbicara tentang minyak, gas, sumur, atau teknologi. Ketahanan energi juga berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia yang akan menjadi pelaku utama industri di masa mendatang.

Tak Tinggalkan Sampah

PHM memanfaatkan sampah organik berupa sisa makanan dari kafetaria di area operasi South Processing Unit (SPU). (Sumber: Dok. PHM)
PHM memanfaatkan sampah organik berupa sisa makanan dari kafetaria di area operasi South Processing Unit (SPU). (Sumber: Dok. PHM)

Tak sampai di situ, selain fokus mengejar produksi migas, PHI juga selalu menjaga lingkungan sekitar wilayah operasi, salah satunya yang dilakukan pleh PHM dengan memanfaatkan sampah organik berupa sisa makanan dari kafetaria di area operasi South Processing Unit (SPU) sebagai pakan ternak bebek milik warga Pulau Nubi, Desa Muara Pantuan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

General Manager PHM Setyo Sapto Edi mengatakan program ini sebagai bentuk penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat. Selain mendukung ekonomi sirkular, program ini juga mengurangi kebutuhan pengangkutan limbah dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah.

Pemanfaatan sampah organik tersebut turut mendorong perkembangan usaha peternakan bebek warga. Sejak Februari 2026, peternakan yang dikelola H. Taher bersama masyarakat mampu menghasilkan sekitar 60 hingga 90 butir telur bebek per hari, bahkan terkadang lebih dari 100 butir.

Kami berharap kolaborasi PHM dan masyarakat dapat terus berkembang dan menginspirasi lahirnya berbagai inovasi lain yang akan berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Sejalan dengan semangat ESG, kami akan terus mendorong program-program yang menciptakan nilai bersama atau creating shared value bagi seluruh pemangku kepentingan,”

tuturnya.

Dari Kalimantan untuk Masa Depan Indonesia

Kisah PHI di Kalimantan menunjukkan bahwa energi bukan sekadar komoditas ekonomi. Energi merupakan fondasi pembangunan, penggerak industri, penopang pertumbuhan daerah, sekaligus faktor penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Dari sumur-sumur migas di Kalimantan hingga ruang kelas di Penajam Paser Utara, terdapat benang merah yang sama: upaya membangun masa depan Indonesia yang lebih mandiri.

Dan dari Kalimantan, pesan itu semakin jelas terdengar. Bahwa perjalanan menuju swasembada energi tidak hanya sedang berlangsung, tetapi juga sedang dibangun setiap hari melalui kerja keras, inovasi, dan kolaborasi untuk Indonesia.

Baca juga:
PHI Klaim Selamatkan Aset Migas Negara Rp1,27 Triliun di Kalimantan… PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengamankan aset hulu minyak dan gas bumi…
Orangutan Indonesia Dijodohkan dengan Orangutan Jepang, Netizen: Kami Kalah Soal… Kisah pertemuan dua orangutan Kalimantan bernama Jennifer dan Hayato viral di media…
PHI Tambah Cadangan Migas 70 Juta Barel, Sinyal Kuat Energi… PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan produksi minyak rata-rata sebesar 44,42 ribu…
  • PHI Klaim Selamatkan Aset Migas Negara Rp1,27 Triliun di Kalimantan Timur
  • Orangutan Indonesia Dijodohkan dengan Orangutan Jepang, Netizen: Kami Kalah Soal Jodoh
  • PHI Tambah Cadangan Migas 70 Juta Barel, Sinyal Kuat Energi RI Masih…
Tag:KalimantanKetahanan Energilapangan migasPertamina Hulu IndonesiaPHIproduksi migasSwasembada Energi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger
By Rahmat Baihaqi
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
Bukan MBG, Rocky Gerung Bongkar Biang Elektabilitas Prabowo Merosot
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
2
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
3
Erick Thohir Siapkan Agenda Besar di Kongres PSSI 2026, Pemilihan 2027 Ikut Dibahas
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir
4
IFW 2026 Raup Transaksi Rp10 Miliar, 35.000 Pengunjung Ramaikan Industri Fashion
By Syifa Fauziah
BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026
5

BERITA LAINNYA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia
Ekonomi Bisnis

Kata Bahlil Soal Polemik Ekspor LTJ yang Bikin Panas Pelaku Usaha

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara mengenai…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
6 jam lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Bantah Ada Izin Tambang Baru di Raja Ampat, Sentil Greenpeace ‘Sok Tahu’

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menepis tudingan Greenpeace…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
7 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai rapat KSSK. (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ramai Isu BI Masuk Kabinet, Purbaya: Kurang Baik Mengubah Sistem

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait independensi Bank Indonesia (BI),…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 jam lalu
Ilustrasi PHK pegawai industri nikel.
Ekonomi Bisnis

PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara ‘Haram’ Lepas Tangan Usai Klaim Manis Hilirisasi Nikel

Rencana PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up