Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Bukan Karena Malas, Ini Alasan Kelompok Marginal Sulit Keluar dari Ketertinggalan 
Nasional

Bukan Karena Malas, Ini Alasan Kelompok Marginal Sulit Keluar dari Ketertinggalan 

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 11, 2026 10:53 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa
Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa (Foto: jurnalperempuan.org)
SHARE

Kelompok marginal kerap dipandang sebagai kelompok yang tertinggal dari segi ekonomi, pendidikan, maupun akses kesehatan. Biasanya orang memandang kelompok marginal sebagai kaum yang kurang berusaha.

Padahal, kenyatannya keterbatasan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, ekonomi, hingga fasilitas publik inilah yang membuat mereka sulit berpartisipasi penuh di masyarakat.

Menteri Hak Perempuan dan Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa Agustyani mengatakan persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari semata-mata karena kurangnya kemauan individunya untuk bekerja keras.

Ini bukan sekedar soal individu-individu ya, orang mau bekerja keras. Karena kalau soal bekerja keras, saya rasa semua orang bekerja keras, cuma ketika bahan pokoknya mahal, BBMnya naik, kan semua orang jadi terdampak, dan yang kena dampak langsung ya teman-teman kelompok yang terpinggirkan,”

kata Khoirunnisa, Senin 10 Agustus 2026.

Ia juga mencontohkan perempuan dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Ketika biaya pendidikan menjadi beban keluarga, salah satu anak bisa terpaksa mengalah agar anggota keluarga lainnya tetap bisa bersekolah.

Baca juga:
Kabinet Bayangan: Yang Dibutuhkan Sistem, Bukan Sekadar Proyek Per Proyek Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa mengungkapkan untuk…
Kinerja Kementerian PPPA Belum Terlihat, Bagimana Fungsi Lembaga Ini? Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dinilai belum menunjukkan terobosan…
HAN 2026: Menteri PPPA Minta Orang Tua Gak Jadikan Gawai… Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengingatkan para orang…
  • Kabinet Bayangan: Yang Dibutuhkan Sistem, Bukan Sekadar Proyek Per Proyek
  • Kinerja Kementerian PPPA Belum Terlihat, Bagimana Fungsi Lembaga Ini?
  • HAN 2026: Menteri PPPA Minta Orang Tua Gak Jadikan Gawai "Pengasuh" Anak

Ketersedian Lapangan Pekerjaan

Menurut Khoirunnisa, kondisi ini membutuhkan intervensi yang lebih luas. Pemerintah perlu memastikan pendidikan yang terjangkau, sekolah yang mudah dijangkau, serta ketersedian lapangan pekerjaan.

Sehingga dalam keluarga tidak harus memilih siapa yang mendapatkan akses pendidikan.

Mungkin gak langsung ke si perempuan ini, tapi bisa jadi lapangan pekerjaan untuk orangtuanya, pendidikan gratis, pendidikan yang dekat dengan masyarakat, jadi orang kalau mau ke sekolah gak usah jauh-jauh, gak usah nyeberang sungai, di lingkungannya dia ada sekolah,”

ujarnya.

Hambatan serupa juga dapat dialami oleh penyandang disabilitas. Khoirunnisa menilai keterbatasan mereka untuk beraktivitas secara mandiri seringkali bukan disebabkan karena kemampuan personal saja, melainkan lingkungannya yang belum mendukung.

Kabinet Bayangan Bukan Ancaman, Justru Koreksi bagi Pemerintah dan DPR

Seperti trotoar yang tidak ramah pengguna kursi roda maupun kondisi jalan yang menyulitkan penyandang tunanetra.

Jika fasilitas publik dirancang secara inklusif, penyandang disabilitas pasti bisa menggunakan ruang publik dan transportasi tanpa selalu bergantung pada orang lain.

Kalau akses itu dibuka, dia mau naik transportasi umum gampang, mereka bisa sendiri,”

katanya.

Khoirunnisa menilai persoalan ini menunjukkan bahwa marginalisasi sebenarnya berkaitan dengan sistem dan lingkungan yang belum memberikan mereka kesempatan kesetaraan. 

Karena itu, pemerintah perlu memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan kelompok mayoritas, tetapi juga bisa menghilangkan hambatan yang membuat kelompok tertentu sulit memperoleh hak dan kesempatan yang sama.

Tag:Kementerian PPPAKhoirunnisaKolompok Marginal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral! Challenge Hafal Ayat Alquran Ditukar Miras di Booth Festival Musik, Ustaz Hilmi: Kelewatan
By Syifa Fauziah
Booth di acara festival musik yang menawarkan miras dengan syarat hafalan ayat surat Alquran.
1
Challenge Hafal Surah Alquran Hadiah Miras Bikin Geram, Siapapun yang Terlibat Harus Ditindak Tegas!
By Rika Pangesti
Anggota Komisi VIII DPR sekaligus Ketua DPP PAN Sigit Purnomo alias Pasha.
2
Ojol Bakal Berstatus UMKM, Bukan Pekerja Formal! Begini Nasib Bonus hingga THR Driver
By Rika Pangesti
Ilustrasi pengemudi ojek daring siap mengantar penumpang di Lebak Bulus, Jakarta.
3
Titik Lemah Kabinet Prabowo Bukan Cuma Menteri, Banyak Wamen Tak Jelas Kinerjanya
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (kedua kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri), Wamen KKP Didit Herdiawan (kanan) saat meninjau panen raya udang di lokasi Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/foc)
4
25 Ucapan Ulang Tahun Islami Penuh Doa dan Makna, Cocok untuk Sahabat hingga Orang Tersayang
By Syifa Fauziah
Ilustrasi Ulang Tahun
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.
Nasional

Belajar dari Kasus Dadan Cs, BGN Minta Pendampingan Kejagung

Badan Gizi Nasional (BGN) minta pendampingan hukum Kejaksaan Agung (Kejapung) serta pengawasan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat Baihaqi
Ivan Syahruna Lubis
25 menit lalu
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
Nasional

Dana Rp18,9 Triliun Digelontorkan ke 546 Daerah, Ada Masalah Besar di Balik Gaji PPPK

Pemerintah pusat menggelontorkan tambahan dana Rp18,9 triliun untuk 546 pemerintah daerah (Pemda)…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa
Nasional

Kabinet Bayangan: Yang Dibutuhkan Sistem, Bukan Sekadar Proyek Per Proyek

Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa mengungkapkan untuk…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marjinal di Kabinet Bayangan Khoirunnisa
Nasional

Kinerja Kementerian PPPA Belum Terlihat, Bagimana Fungsi Lembaga Ini?

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dinilai belum menunjukkan terobosan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up