Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri telah mengantongi identitas sejumlah terduga pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Hal itu disampaikan Listyo Sigit di Jawa Timur, Jumat, 21 Agustus 2026, saat proses penyelidikan dan pemadaman di sejumlah titik masih dilakukan.
Beberapa nama sudah kita amankan,”
kata Sigit kepada wartawan.
Seiring dengan proses penyelidikan, Polri bersama tim gabungan tengah melakukan mitigasi dan pemadaman di sejumlah titik panas kebakaran.
Pemadaman sekaligus juga kita lakukan lidik dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi,”
ucapnya.
Karhutla di Kalimantan semakin meluas per 19 Agustus 2026. Tercatat ada 518 titik panas (hotspot) berkecepatan tinggi yang terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Jumlah ini mengalami lonjakan empat kali lipat dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 109 hotspot.
Berdasarkan pemutakhiran Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan melalui pemantauan satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua, Kalimantan Barat tercatat sebagai wilayah dengan titik api terbanyak dengan 259 hotspot.
Disusul dengan Kalimantan Tengah mencatat 242 hotspot, sedangkan Kalimantan Selatan sebanyak 17 hotspot.



















