Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
Politik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 3, 2026 11:26 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi reshuffle kabinet
Ilustrasi reshuffle kabinet (Foto: cdn.setneg.go.id)
SHARE

Memasuki hampir dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, isu reshuffle kabinet dinilai tidak seharusnya menjadi sekadar ajang pembagian ulang kursi politik. 

Direktur Eksekutif Partner Politik Indonesia, Abubakar Solissa, mengatakan reshuffle justru harus dijadikan instrumen koreksi untuk memperbaiki kinerja pemerintahan dan mengganti menteri yang terbukti menjadi beban politik maupun kinerja.

Menurut saya, opsi terbaik: bukan reshuffle besar-besaran, tetapi reshuffle terbatas dan sangat terukur,”

kata Abubakar kepada Owrite, Kamis, 3 September 2026.

Menurutnya, Prabowo Subianto justru bisa memperoleh keuntungan politik lebih besar apabila mayoritas kabinet tetap dipertahankan. 

Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri

Namun, sejumlah figur yang secara objektif dinilai menjadi beban bagi kinerja maupun citra pemerintahan perlu dievaluasi dan, bila diperlukan, diganti.

Abubakar menilai, reshuffle tidak harus selalu dimaknai sebagai perubahan besar-besaran di tubuh kabinet. Setelah hampir dua tahun pemerintahan berjalan, evaluasi seharusnya dilakukan berdasarkan capaian nyata para menteri dalam menjalankan tugasnya.

Prabowo justru akan memperoleh keuntungan politik terbesar apabila ia mempertahankan mayoritas kabinet, tetapi mengganti beberapa figur yang secara objektif menjadi beban kinerja atau beban politik pemerintahan,”

ucapnya.

Ekspektasi Publik Bergeser

Lebih jauh dia mengatakan, ekspektasi publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran kini telah bergeser. Masyarakat tidak lagi hanya menunggu simbol perubahan melalui pergantian pejabat, tetapi mulai menilai apakah berbagai program pemerintah benar-benar memberikan hasil yang dirasakan langsung.

Karena setelah hampir dua tahun pemerintahan berjalan, publik tidak lagi hanya membutuhkan simbol perubahan,”

jelasnya.

Dikatakannya, ukuran keberhasilan pemerintahan semakin ditentukan oleh kemampuan kabinet menghadirkan hasil konkret. 

Persoalan lapangan pekerjaan, daya beli masyarakat, hingga kualitas pelayanan publik menjadi sejumlah indikator yang akan menentukan penilaian publik terhadap pemerintahan.

Baca juga:
Santap Siang Bareng Putin di Vladivostok, Prabowo Akui Senang Kembali… Presiden Prabowo Subianto kembali bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam jamuan santap…
Masuk Tahun Kedua, Prabowo Harus Tunjukkan Sikap Politiknya terhadap Jokowi-Gibran Memasuki tahun kedua pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto dinilai akan mulai menunjukkan sikap…
Syahganda Klaim Prabowo Mulai Singkirkan Oligarki Warisan Jokowi Aktivis senior, Syahganda Nainggolan, mengatakan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan pergeseran arah…
  • Santap Siang Bareng Putin di Vladivostok, Prabowo Akui Senang Kembali Bertemu
  • Masuk Tahun Kedua, Prabowo Harus Tunjukkan Sikap Politiknya terhadap Jokowi-Gibran
  • Syahganda Klaim Prabowo Mulai Singkirkan Oligarki Warisan Jokowi

Publik mulai menuntut delivery: program berjalan atau tidak, lapangan pekerjaan tumbuh atau tidak, daya beli terjaga atau tidak, pelayanan publik membaik atau tidak,”

tegas Abubakar.

Dia menilai, apabila reshuffle hanya dilakukan untuk mengakomodasi kepentingan politik atau membagi kembali kursi kepada kelompok tertentu, momentum evaluasi kabinet justru kehilangan makna. 

Pergantian menteri semestinya memiliki alasan yang jelas dan terukur berdasarkan kebutuhan pemerintahan.

Karena itu, Abubakar menegaskan reshuffle harus diarahkan sebagai mekanisme koreksi agar pemerintahan Prabowo-Gibran dapat bekerja lebih efektif memasuki tahun-tahun berikutnya.

Reshuffle harus menjadi instrumen koreksi pemerintahan, bukan sekadar pembagian ulang kursi politik,”

pungkasnya.
Tag:Abubakar SolissaIsu ReshuflleJatah Kue Politikkabinet merah putihPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
Benarkah Vaksin HPV Sebabkan Kerusakan Saraf hingga Kemandulan? Ini Penjelasan Epidemiolog
By Syifa Fauziah
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) di SLB/E Prayuwana, Kraton, Yogyakarta
3
Usai Praperadilan Ditolak, Eks Jampidsus Bakal Diperiksa Sebagai Saksi Dugaan Korupsi dan TPPU 
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah.
4
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
5

BERITA LAINNYA

Masyarakat adat menunjukkan hasil tembakau dari Papua Pegunungan pada kegiatan PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Politik

Papua Jadi Sorotan DPD, Pansus Mulai Petakan Dugaan Pelanggaran HAM hingga Proyek PSN

Pantia Khusus (Pansus) Papua DPD RI mulai bergerak menginventarisasi berbagai persoalan di…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
40 menit lalu
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Politik

Kakek dan Ayah Prabowo Dikabarkan Bakal Jadi Pahlawan Nasional, Fadli Zon: Saya Belum Tahu

Beredar kabar begawan Sumitro Djojohadikusumo yang merupakan ayah kandung Presiden Prabowo Subianto…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
Politik

Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen

Munculnya julukan satire terhadap pejabat publik di media sosial Threads dinilai bukan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran lahan.
Politik

Denda Karhutla Cuma Rp1,5 Triliun, Analis: Masa Sanksinya Lebih Kecil dari Keuntungan Korporasi?

Sanksi terhadap korporasi yang terbukti terlibat dalam kejahatan kebakaran hutan dan lahan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
21 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up