Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Papua Jadi Sorotan DPD, Pansus Mulai Petakan Dugaan Pelanggaran HAM hingga Proyek PSN
Politik

Papua Jadi Sorotan DPD, Pansus Mulai Petakan Dugaan Pelanggaran HAM hingga Proyek PSN

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: September 3, 2026 2:09 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 hari lalu
Share
Masyarakat adat menunjukkan hasil tembakau dari Papua Pegunungan pada kegiatan PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Masyarakat adat menunjukkan hasil tembakau dari Papua Pegunungan pada kegiatan PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
SHARE

Pantia Khusus (Pansus) Papua DPD RI mulai bergerak menginventarisasi berbagai persoalan di Papua mulai dari dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) hingga proyek strategis nasional (PSN).

Wakil Ketua DPD RI sekaligus Ketua Pansus Papua, Yorrys Raweyai mengatakan pembentukan Pansus berangkat dari berbagai masukan daerah mengenai persoalan yang terus berkembang di Papua.

Kenapa kita lakukan pertemuan pada pagi hari ini? Itu berangkat dari tanggal 22 Mei yang lalu melalui sidang Paripurna DPR RI diputuskan bahwa DPR RI akan membentuk Pansus setelah mendengar berbagai macam masukan dari daerah tentang kejadian-kejadian yang berkembang dari waktu ke waktu terus,”

kata Yorrys dalam pertemuan dengan Komnas HAM, Kamis, 3 September 2026.
Baca juga:
DPD RI Colek Komite Eksekutif Papua Bentukan Prabowo: Bikin Tumpang… DPD RI mempertanyakan keberadaan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua bentukan…
Yorrys Raweyai: Konflik Papua Makin Tinggi, Pemerintah Belum Punya Visi… Ketua Pansus Papua DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan eskalasi kekerasan di Papua…
Pansus Papua DPD Siap Urai Benang Kusut Konflik di Bumi… Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD…
  • DPD RI Colek Komite Eksekutif Papua Bentukan Prabowo: Bikin Tumpang Tindih dan…
  • Yorrys Raweyai: Konflik Papua Makin Tinggi, Pemerintah Belum Punya Visi Penyelesaian
  • Pansus Papua DPD Siap Urai Benang Kusut Konflik di Bumi Cenderawasih

Yorrys mengatakan, sesuai tata tertib, Pansus kemudian dibentuk dengan jumlah anggota sebanyak 15 orang. Tiga hari sebelum pertemuan dengan Komnas HAM, Pansus telah menggelar rapat perdana untuk memetakan persoalan yang akan menjadi perhatian.

Nah, tiga hari lalu Pansus sudah mengadakan rapat perdana untuk menginventarisir seluruh persoalan di Papua, baik itu pelanggaran HAM maupun PSN,”

ujarnya.

Inventarisasi tersebut tidak hanya dilakukan secara internal. Pansus juga akan meminta masukan dari kementerian, lembaga, maupun pemangku kepentingan lain yang dinilai memiliki keterkaitan dengan persoalan Papua.

Kemudian, akan mengundang kementerian, lembaga atau stakeholder yang lain yang bisa bersama-sama atau tetap berdialog untuk mendapatkan masukan-masukan,”

tutur Yorrys.
Karhutla Masih Membara di Papua, Titik Api Tepat di Area PSN

Setelah menghimpun masukan, pansus berencana melakukan kunjungan kerja ke Papua. Kunjungan tersebut dijadwalkan dimulai pada 13 September 2026 dan menyasar dua wilayah.

Kemudian, kita akan lakukan kunjungan kerja, yang insyaallah akan dimulai pada tanggal 13 bulan ini, itu kedua tempat. Pertama ke Meubrat, Sorong Selatan dan kedua di Timika, Papua Pegunungan,”

ujarnya.

Dalam proses itu, Pansus juga menggandeng Komnas HAM. Yorrys mengatakan Komnas HAM sebelumnya telah mengirimkan surat untuk meminta audiensi dengan Pansus.

Kami berterima kasih juga bahwa Komnas HAM cukup merespon Pansus ini, kemudian membuat surat untuk audensi dengan Pansus dan surat ini sudah ditujukan bulan lalu,”

kata Yorrys.
Baca juga:
Komnas HAM Bongkar Dampak Serius Konflik Papua: Pengungsi Internal Terancam… Persoalan konflik dan kekerasan di Papua dinilai belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Komnas…
Anggaran Komnas HAM 2027 Bikin Geleng Kepala: Penyelidikan 3 Kasus… Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menghadapi keterbatasan anggaran untuk menjalankan…
Karhutla Masih Membara di Papua, Titik Api Tepat di Area… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Papua dan…
  • Komnas HAM Bongkar Dampak Serius Konflik Papua: Pengungsi Internal Terancam Kehilangan Masa…
  • Anggaran Komnas HAM 2027 Bikin Geleng Kepala: Penyelidikan 3 Kasus HAM Berat…
  • Karhutla Masih Membara di Papua, Titik Api Tepat di Area PSN

Menurut dia, audiensi baru bisa dilakukan setelah Pansus menyelesaikan sejumlah agenda internal, termasuk kesibukan menjelang peringatan 17 Agustus dan masa reses.

Baru ini kali, setelah kita sudah putuskan persoalan di internal, baru kami mengundang Komnas HAM dan ini sedang kita dialog dan mudah-mudahan nanti hasil dialog ini kita akan riliskan pada teman-teman semua,”

ujarnya.

Komnas HAM menyambut pembentukan Pansus tersebut. Komisioner Komnas HAM Atnike Nova Sigiro menilai langkah DPD RI menunjukkan bahwa persoalan Papua mulai ditempatkan sebagai agenda resmi lembaga negara di tingkat pusat.

Saya pikir itu adalah satu keputusan yang sangat kami apresiasi bapak Yorrys yang kami hormati, bahwa isu Papua menjadi perhatian pusat dan secara resmi menjadi agenda kerja dari DPD RI,”

kata Atnike.

Tag:DPDPansuspapuaPelanggaran HAM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Terungkap! 6 Juta Data MBG Ganda, BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
1
Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
2
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
3
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
4
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
Politik

Prabowo Pamer MBG di Forum Dunia Saat Kasus Keracunan Marak, Saidiman: Korban Bukan Keracunan, tapi ‘Diracun’

Presiden Prabowo Subianto memamerkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri penutupan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
18 menit lalu
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
Politik

21 Badan Usaha Disegel Terkait Karhutla, Anggota DPR: Jangan Cuma jadi Tindakan Simbolik

Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan mengingatkan Kementerian Lingkungan Hidup agar penyegelan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berfoto dengan warga terdampak penutupan operasional tambang saat pemberian bantuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/11/2025). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan dana kompensasi sebesar Rp3 juta kepada 9.300 warga di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi langkah awal pemulihan ekonomi setelah penutupan tambang diberlakukan.
Politik

Elektabilitas Dedi Mulyadi Lewati Prabowo, SMRC: Bukan Cuma Pemilih Kecewa, yang Puas Pun Pilih KDM

Peta elektabilitas menuju Pilpres 2029 kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
5 jam lalu
Ilustrasi, Gedung Gedung DPR/MPR RI
Politik

PPHN Diusulkan Kembali, Pengamat Sentil MPR: Negara Demokrasi Tak Butuh Haluan Negara yang Kaku!

Rencana MPR RI menghidupkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) menuai kritik dan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up