Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Istana “Disentil” Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi
Nasional

Istana “Disentil” Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: September 11, 2026 11:34 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
36 menit lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto, bertemu dengan anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas agenda bidang kehutanan dan pertambangan, di kediaman pribadinya
Presiden Prabowo Subianto, bertemu dengan anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas agenda bidang kehutanan dan pertambangan, di kediaman pribadinya, Minggu, 23 November 2025. (Foto: BPMI Setpres)
SHARE

Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden Prabowo Subianto. 

Menurutnya, Istana semestinya mampu menjadi sumber harapan, memberikan rasa nyaman, sekaligus membangun keyakinan masyarakat di tengah berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah.

Saya rasa memang kembali lagi ke cara komunikasi Istana. Ini kan sebenarnya di mana seharusnya mungkin saya setuju pada dasarnya presiden dan pemerintah itu sebenarnya adalah merchant of hope,”

ujarnya kepada Owrite, Jumat, 11 September 2026.

Dikatakan Rindra, pemerintah seharusnya hadir sebagai pihak yang menawarkan harapan kepada masyarakat. Namun, ia mempertanyakan apa yang sebenarnya hendak ditawarkan pemerintah ketika harapan tersebut justru tidak terlihat.

Ulta Levenia Singgung Erupsi Anak Krakatau Ulah Asing, Deddy Sitorus Beri Komentar Pedas

Jadi dia orang yang memberikan harapan seharusnya. Tapi apa yang mau diberikan di Indonesia sekarang, apa yang mau dijual sementara hope-nya tidak ada,”

ucapnya.

Lebih jauh dia menilai, ketika pemerintah tidak memiliki sesuatu yang kuat untuk ditawarkan sebagai harapan, komunikasi publik berpotensi bergeser ke isu-isu lain yang justru dapat memancing respons emosional masyarakat.

Jadi mereka mau jualan apa juga. Akhirnya mereka menjual lah beberapa teori konspirasi,”

jelasnya.

Lanjut Rindra, persoalan tersebut kemudian tidak berhenti pada munculnya teori konspirasi. Emosi publik juga dapat menjadi bagian dari pola komunikasi ketika pemerintah tidak mampu menghadirkan harapan yang kuat.

Terus abis itu menjual emosi. Karena harapannya tidak ada,”

ungkapnya.

Berikan Rasa Nyaman

Ia kemudian menyoroti pentingnya Presiden dan Istana memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Komunikasi pemerintah tidak semata-mata soal menyampaikan pesan atau menjelaskan kebijakan, tetapi juga bagaimana pemimpin mampu membuat masyarakat merasa lebih tenang.

Terlepas harapan anda, kan sebelumnya Istana dan Presiden harus jadi converter. Memberikan rasa nyaman,”

tuturnya.

Ditegaskannya, pemerintah memang tetap harus bekerja menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Namun, dalam komunikasi publik, kemampuan menghadirkan rasa tenang juga menjadi hal yang tidak kalah penting.

Baca juga:
Komunikasi Pemerintah Tak Bisa Manipulasi Publik, Sekali Tak Jujur Kepercayaan… Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menyoroti pentingnya kejujuran dalam komunikasi pemerintah…
Gara-gara Ulta Levenia, Komunikasi Istana Disindir Komedian: Hitler Juga Mati… Komedian Ben Dhanio menyindir gaya komunikasi sejumlah figur yang disebut mewakili Istana…
Istana Diingatkan Jangan Serang Lawan Politik Secara Frontal, Bisa Jadi… Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menyoroti cara Istana menghadapi pihak-pihak yang…
  • Komunikasi Pemerintah Tak Bisa Manipulasi Publik, Sekali Tak Jujur Kepercayaan Bisa Runtuh
  • Gara-gara Ulta Levenia, Komunikasi Istana Disindir Komedian: Hitler Juga Mati di Garut
  • Istana Diingatkan Jangan Serang Lawan Politik Secara Frontal, Bisa Jadi Bumerang

Minimal rasanya aja dulu. Urusan solusinya kan yaudahlah,”

tegasnya.

Karena itu, Rindra menilai pemerintah perlu lebih serius memikirkan pesan yang disampaikan kepada publik. Harapan yang dibutuhkan masyarakat, kata dia, harus menjadi bagian penting dalam cara Presiden dan Istana membangun komunikasi.

Dengan demikian, komunikasi pemerintah tidak cukup hanya berorientasi pada penyampaian informasi. Pemerintah juga dituntut mampu menghadirkan harapan dan rasa nyaman agar publik tidak justru semakin terbawa emosi oleh isu-isu yang berkembang.

Tag:Hilang HarapanJual Teori KonspirasiKomunikasi BurukKomunikasi PemerintahPrabowo SubiantoRindra Danantara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Gedung DPR
Nasional

RUU Reforma Agraria Disiapkan, DPR Bidik Tiga Masalah Besar: Tanah, Konflik, dan Petani Gurem

Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria DPR RI menyebut…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
52 menit lalu
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
Nasional

Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima pewarta foto dan tiga awak kapal…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
1 jam lalu
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas

Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Papan zona aman Tsunami bila terjadi gempa bumi. (Sumber: Unsplash/Bernard Hermant)
Nasional

Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat Sunda

BMKG mengerahkan sekitar 20 sensor untuk memantau tinggi muka air laut di…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up