Tim SAR gabungan menemukan sebuah benda yang diduga merupakan pelampung saat melakukan pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Delapan orang tersebut terdiri dari lima jurnalis, dua awak, dan satu pemandu. Proses pencarian hingga kini masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Tim juga menemukan sebuah benda yang diduga berupa pelampung atau jaket keselamatan. Benda tersebut masih dalam proses identifikasi dan belum dapat dipastikan memiliki keterkaitan dengan rombongan yang dicari,”
kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Jumat, 11 September 2026.
Berton menjelaskan upaya pencarian terhadap delapan orang tersebut terus dioptimalkan melalui jalur laut dan udara. Area pencarian di sisi selatan Gunung Anak Krakatau diperluas hingga sekitar 20 nautical mile (NM) dari pusat aktivitas gunungapi.
Area pencarian kemudian diperluas ke arah utara dengan mempertimbangkan arus, pergerakan gelombang, dan arah angin, termasuk hingga perairan Lampung.
Dari jalur udara, tim menggunakan helikopter dan drone untuk membantu pemantauan visual di sejumlah titik. Namun, pada pencarian 10 September 2026, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut di daratan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan visual terhadap Pulau Sertung juga belum menunjukkan tanda keberadaan mereka. Pencarian langsung di pulau tersebut masih mempertimbangkan faktor keselamatan karena lokasinya berada dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Delapan orang itu sebelumnya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada 7 September lalu. Rombongan jurnalis foto itu berangkat sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan.
Posisi terakhir rombongan diketahui sekitar pukul 14.42 WIB, sebelum komunikasi terputus sekitar pukul 15.04 WIB.
Informasi mengenai keberadaan maupun kondisi mereka belum bisa dipastikan dan masih menunggu hasil operasi SAR gabungan.
BNPB bersama instansi terkait juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi operasi pencarian di Selat Sunda.


























