Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 2 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Menelisik Filosofi di Balik 10 Nama Jajanan Pasar Tradisional yang Unik
Daerah

Menelisik Filosofi di Balik 10 Nama Jajanan Pasar Tradisional yang Unik

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: September 1, 2026 5:59 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Kue Putu
Kue Putu (Foto: unsplash Rizky Rahmat Hidayat)
SHARE

Indonesia memiliki beragam jajanan tradisional dengan nama yang unik. Tidak sedikit nama makanan yang ternyata merupakan singkatan atau gabungan kata yang menggambarkan bahan, bentuk, hingga cara membuatnya.

Beberapa nama bahkan terdengar seperti permainan kata ketika kepanjangannya diuraikan. Ada pula nama jajanan yang memiliki kepanjangan berupa plesetan yang berkembang di masyarakat.

Lantas, apa saja jajanan dengan nama unik tersebut dan apa arti di balik namanya? Merangkum dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

1. Misro

Misro merupakan jajanan khas Sunda yang namanya berasal dari ungkapan amis di jero, yang berarti “manis di dalam”. Nama tersebut menggambarkan ciri khas makanan ini yang memiliki isian manis di bagian tengah.

Dibuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat atau lonjong dan diisi gula merah. Setelah digoreng, bagian luarnya terasa gurih dan manis di dalamnya.

2. Comro

Masih berasal dari jajanan Sunda, comro merupakan kependekan dari oncom di jero, yang berarti “oncom di dalam”. Comro dibuat dari parutan singkong yang diberi bumbu, kemudian diisi oncom berbumbu sebelum digoreng. Cita rasanya cenderung gurih dan pedas.

Baca juga:
Mengenal Peuyeum, Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Manis dan… Indonesia memiliki beragam makanan tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya di…
Mengenal Papeda, Kuliner Tradisional Papua yang Jadi Makanan Pokok Indonesia memiliki beragam makanan tradisional yang menjadi identitas setiap daerah. Belakangan, kuliner…
Mengenal Jongkong Bangka, Kudapan Tradisional yang Manis, Lembut, dan Melegenda Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang kaya akan cita rasa, salah satunya…
  • Mengenal Peuyeum, Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Manis dan Legit
  • Mengenal Papeda, Kuliner Tradisional Papua yang Jadi Makanan Pokok
  • Mengenal Jongkong Bangka, Kudapan Tradisional yang Manis, Lembut, dan Melegenda

3. Colenak

Colenak memiliki nama yang berasal dari ungkapan dicocol enak. Namanya menggambarkan cara makannya yaitu mencocol peuyeum atau tape singkong bakar ke dalam saus manis.

Peuyeum terlebih dahulu dibakar hingga bagian luarnya sedikit kecokelatan. Setelah itu, makanan ini disajikan bersama campuran gula merah dan kelapa parut.

4. Cilok

Cilok merupakan singkatan dari aci dicolok. Kata “aci” merujuk pada bahan utama berupa tepung tapioka, sedangkan “dicolok” menggambarkan cara penyajiannya yang menggunakan tusukan. Adonan aci dibentuk menjadi bulatan kecil dan dimasak hingga kenyal. Setelah matang, cilok biasanya ditusuk menggunakan lidi atau tusuk bamboo.

5. Cimol

Nama cimol berasal dari aci digemol. Kata digemol menggambarkan proses membentuk adonan aci menjadi bulatan-bulatan kecil menggunakan tangan. Cimol kemudian digoreng hingga bagian luarnya terasa garing, tetapi bagian dalamnya tetap kenyal.

Mengenal Peuyeum, Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Manis dan Legit

6. Batagor

Batagor merupakan singkatan dari baso tahu goreng. Batagor umumnya dibuat dari adonan ikan yang dipadukan dengan tahu atau kulit pangsit, kemudian digoreng hingga matang. Setelah itu, batagor disajikan bersama bumbu kacang, kecap, dan perasan jeruk limau.

7. Gehu

Gehu merupakan gabungan kata yang merujuk pada toge dan tahu. Tahu yang telah dilubangi diisi dengan taoge dan bahan pelengkap lainnya, kemudian dibumbui dan digoreng hingga bagian luarnya renyah.

8. Putu

Kue putu memiliki kepanjangan yang sering dipelesetkan menjadi pencari uang tenaga uap. Ungkapan tersebut menggambarkan pedagang yang mencari penghasilan dengan menjual kue yang proses memasaknya menggunakan uap.

Kue putu sendiri dibuat dari tepung beras dengan isian gula merah dan biasanya disajikan bersama kelapa parut. Salah satu ciri khasnya adalah proses pengukusan menggunakan tabung bambu yang menghasilkan suara uap ketika kue sedang dimasak.

9. Ketoprak

Nama ketoprak sering dipelesetkan sebagai ketupat, toge, geprak. Kepanjangan tersebut merujuk pada bahan utama sekaligus proses pengolahan bumbu dalam hidangan ini.

Ketoprak biasanya terdiri atas ketupat, taoge, tahu, bihun, dan pelengkap lainnya yang disiram bumbu kacang. Bumbu tersebut diolah dengan cara diulek atau dikaitkan dengan istilah geprak.

10. Gethuk

Gethuk sering dipelesetkan sebagai digigit manthuk-manthuk. Ungkapan tersebut menggambarkan sensasi ketika menikmati makanan tradisional ini.

Gethuk dibuat dari singkong yang dikukus atau direbus, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula. Teksturnya lembut dengan rasa manis, sehingga cocok dijadikan teman minum teh atau kopi.

Terlepas dari asal-usulnya, keunikan nama tersebut membuat jajanan tradisional Indonesia semakin menarik untuk dikenali.

Bukan hanya rasanya yang menggugah selera, nama-nama jajanan tersebut juga menyimpan cerita dan kreativitas bahasa yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia. Kira-kira mana yang baru kamu tahu?

Tag:BatagorCilokCimolColenakComroGehuGethukKetoprakMakanan TradisionalMisroPutu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Mulai 1 September Harga BBM Pertamina Naik: Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
By Natania Longdong
Pengendara sepeda motor melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertamax 92 di SPBU MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (4/8/2026).
1
Viral Warga Bogor Segel Alfamart Minta Bangunan Dialihfungsikan Jadi Kopdes Merah Putih, Netizen: Emang Bakal Laku?
By Ani Ratnasari
Alfamart di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
2
Isu Reshuffle Menguat Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Layak Evaluasi Menteri
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Borgol Plastik Polri Dianggarkan Rp24 Miliar, Netizen Langsung Roasting: Murah Banget!
By Ani Ratnasari
Ilustrasi borgol plastik.
4
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini yang Bakal Terjadi pada Kebijakan Rupiah dan Inflasi
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman (kiri) dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro (kanan) memberi salam saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/YU)
5

BERITA LAINNYA

Lokasi pusat gempa
Daerah

Gempa M4,3 Guncang Cianjur, Terasa hingga Jakarta, Bandung dan Sukabumi

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (m) 4,3 guncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada…

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
11 jam lalu
Ilustrasi matahari
Daerah

Kenapa Matahari Berwarna Merah Saat Karhutla? Dosen IPB Ungkap Penyebabnya

Belum lama ini ramai di media sosial Matahari berwarna merah atau jingga…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Petugas pemadam kebakaran Mitra Bhakti menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu
Daerah

Karhutla Tak Berhenti di Titik Api, IPB Pantau Jejak Asap dan Kualitas Udara dari Satelit

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak berhenti ketika api berhasil dipadamkan. Asap…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Daerah

Ketua MPR: RI Sudah Dirancang Jadi Negara Industri Sejak 1951

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengungkap arsip sejarah menunjukkan gagasan menjadikan Indonesia…

Rika PangestiAmin-Suciady-Owrite
By
Rika Pangesti
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up